logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Siswa

IPA, Induk dari Segala Ilmu


Ilustrasi ipa

IPA atau Ilmu Pengetahuan alam merupakan disiplin ilmu yang mempelajari benda-benda yang barada di alam. Semua benda berwujud fisik maupun non fisik dan benda hidup maupun benda mati adalah objek yang dipelajari. Manusia pun dijadikan objek pembelajaran dari IPA/Ilmu Pengetauan Alam. Jadi, IPA merupakan wujud dari rasa penasaran manusia akan rahasia alam semesta.  

Lantas manusia sejak dahulu mulai mendokumentasikan benda-benda dan karakter alam yang ada di sekitarnya untuk dijadikan patokan dalam bertindak dan menetukan sikap. IPA merupakan disiplin ilmu yang paling luas di antara disiplin ilmu lainnya. IPA juga sebagai landasan bagi cabang ilmu non eksak seperti ekonomi, psikologi, politik, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, IPA disebut sebagai induk dari berbagi disiplin ilmu yang ada di bumi.  

Sejarah IPA / Ilmu Pengetahuan Alam

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang sudah dipelajari sejak zaman prasejarah. Karena IPA merupakan ilmu yang berdasarkan dari pengamatan dan pemahaman, semua objek yang ada di alam merupakan bahan ajar di alam merupakan bahan ajar yang sempurna. Habitat sungai adalah laboratirum hidup yang menawarkan berbagi objek untuk diteliti. Gugusan bintang dilangit menjadi jam patokan navigasi pelaut sejak lama. Masih banyak contoh lain ilmu IPA yang diterapkan oleh masyarakat sejak dahulu kala.

Sejak 4000 SM, Mesir mengembangkan IPA yang diaplikasikan untuk membantu pekerjaan manusia, seperti menarik bongkahan batu besar bahan pembuat piramida. Orang Mesir menggunakan batang-batang kayu bulat yang ditarung berjejer fungsinya sebagai lintasan / rel agar batu-batu besar bisa didorong dengan mudah, dengan kata lain, kayu-kayu bulat itu berfungsi mengurangi gesekan pada tanah.

Ketika zaman Nabi Muhamad Saw, bulan dipakai sebagai pedoman menentukan puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Matahari dipakai sebagai penanda waktu shalat tiba dan masih banyak lagi ilmu IPA yang diterapkan dikeseharian. Aplikasi Ilmu IPA bisa Anda lihat kapal layar era Majapahit, pada 1293 -1500 M. Nelayan pada masa kejayaan Majapahit memanfaatkan embusan angin laut sebagai tenaga untuk menggerakan perahunya, caranya dengan memasang layar ditengah perahu nelayan maupun perahu niaga.

Cabang Ilmu IPA

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memiliki cakupan yang luas dan bercabang. Oleh karena itu, dibuatlah disiplin ilmu baru yang berbasis IPA. Disiplin ilmu ini khusus mempelajari hal-hal yang spesifik dan cangkupannya pun terbatas, seperti ilmu tata surya, arkeologi, dan lain sebagainya.

Di bawah ini penjelasan dari cabang ilmu IPA:

1. Geografi

Geografi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari tentang bumi, seperti pulau, laut, kontur tanah, dan wilayah dan masyarakat yang mendiami daerah tertentu.  Dirunut secara etimologi, geografi adalah paduan dua kata yang berasal dari bahasa Yunani kuno, geo yang berarti bumi, sedangkan graphy berarti menulis. Jadi, makna dari geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi, manusia, dan seisinya.

Geografi masih memiliki anak cabang yang membelajari karaktrisitik tertentu, seperti geografi fisik, geografi sejarah, geografi manusia, ekologi budaya dan politik, pemetaan risiko dan bencana alam, mitigasi, planning & development area. Sementara itu, ilmu geografi yang dipadukan dengan ilmu eksakta adalah teknik kartografi atau ilmu pemetaan bumi, kemudian ada remote sensing / penginderaan jarak jauh. Dasar-dasar ilmu geografi sudah diperkenalkan sejak kelas 1 Sekolah Dasar dalam materi IPA. Topik bahasannya berupa gunung, sungai, laut dan hutan. Kemudian meningkat pada ekosistem dan populasi.

2. Astronomi

Astronomi merupakan salah satu cabang IPA yang sudah dipelajari sejak zaman prasejarah. Astronomi merupakan disiplin ilmu yang memperlajari tentang benda-benda di angkasa. Objek yang dipalajari dalam astronomi antara lain, planet, bintang, galaksi, lubang hitam, meteor, dan lain sebagainya.

Awalnya, astronomi dikembangkan hanya menggunakan pengamatan dengan  mata telanjang, tanpa ada bantuan media lain. Kemudian seiring perkembangan zaman, ditemukanlah sebuah teropong sederhana yang bisa memperbesar objek yang jaraknya jauh. Penemu teropong secara sempurna pada 1608 adalah Galileo Galile, ilmuwan ini berasal dari Italia. Namun, teknologi dalam bidang astronomi kian melajut pesat, terbukti manusia sudah ada yang menginjakan bulan, membuat aneka fungsi satellite, dan membuat teleskop super canggih, mampu menangkap benda langit yang paling jauh sekalipun. 

3. Arkeologi

Arkeologi adalah displin ilmu yang mempelajari benda-benda purbakala dari era peradaban manusia purba hingga awal era modern. Secara etimologi, arkeologi berasal dari bahasa Yunani kuno, archeo dan logy. Acrheo bermakna  kuno, sedangkan logy adalah ilmu. Jadi, dua kata tersebut kalau digabungkan bermakna ilmu yang memperlajari hal-hal yang kuno.

Deskripsi arkeologi yakni ilmu yang mempelajari peninggalan dari kebudayaan dan peradaban manusia kuno, yang meliputi, pencarian, dokumentasi, pencacatan dan penyimpanan. Ketika mempelajari arkeologi, pelajar harus terjun langsung ke lokasi situs peninggalan perdabaan purba guna mengamati langsung objek yang dibelajari. Selain itu, kunjungan ke museum merupakan kegiatan wajib guna menambah wawasan tentang arkeologi. Indonesia merupakan negara yang menyimpan peninggalan peradaban manusia yang paling komplet. Dari zaman batu, kerajaan Hindu Budha, Kerajaan Islam, masa penjajahan, benda-benda itu hampir  bisa ditemukan di semua pulau di Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

4. Fisika

Fisika merupakan salah satu cabang IPA yang mempelajari benda secara fisik, non fisik, gejala alam, dan waktu. Objek benda yang dipelajari dari fisika berupa benda cair, gas, benda padat yang tak kasat mata, dan gabungan antara benda dan gas.  Fisika merupakan ilmu IPA yang bersinggungan dengan matematika dan ilmu eksakta lainnya. Dalam fisika, diperkenalkan perhitungan dengan menggunakan rumus-rumus kimiawi.

Ilmuwanterkenal sebagian besar merupakan pemikir fisika seperti Galileo yang merintis ilmu fisika modern, Isaac Newton penemu hukum gravitasi Newton, James Joule penemu rumus Joule yang menerangkan energi mekanik, penghitungan materi panas.

5. Kimia

Kimia merupakan disiplin ilmu dari cabang IPA yang mempelajari unsur-unsur zat dan perubahan materi dari gabungan berbagai materi / zat yang berskala mikro, baik itu atom maupun melekulnya. Kimia memiliki wilayah studi yang banyak. Oleh karena itu, kimia dipecah menjadi berbagai cabang studi yang khusus mempelajari objek secara spesifik. Cabang-cabang kimia antra lain kimia fisik, kimia organik, kimia analitik, biokimia. 

6. Biologi

Salah satu anak cabang IPA adalah biologi. Yang dimaksud dengan biologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari segala makhluk hidup yang ada di bumi, objek studi biologi mencangkup manusia, hewan, tanaman, jamur, bakteri, virus. Biologi berasal dari bahasa Yunani, bio berarti kehidupan, logy adalah ilmu. Jadi, kedua kata tersebut berarti ilmu kehidupan atau ilmu hayati.

Biologi masih dipecah lagi menurut objek pembelajaraannya seperti mikrobiologi yang mempelajari organisme yang tak kasat mata, botani yang mempelajari aneka tumbuh-tumbuhan, dan zoologi yang mempelajari dunia hewan fauna.

Bagaimana Mengajarkan IPA Agar Diminati Siswa

Cara mempelajari IPA secara lengkap tak hanya menggunakan buku panduan saja, melainkan terjun langsung ke alam, mengamati objek yang dipelajari dan mencatatnya. Belajar IPA merupakan kegiatan yang menyenangkan karena siswa bisa mengetahui rahasia alam semesta. Mempelajari IPA sebenarnya tak harus berhenti di sekolah formal saja. Setelah lulus sekolah pun, kita wajib mengembangkan wawasan ilmu IPA agar pintar.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tips Pintar Bahasa Inggris
  • Narrative Text in English: Stories
  • Hasil Belajar, Biasa dan Luar Biasa!
  • Ulasan Naskah Drama Lucu
  • Seni Menulis Teks Pidato
  • Ilmu Tanah: Sumber Daya Alam Tanah
  • Menggapai Beasiswa Inggris dan Mengenal Inggris
  • Hutan Tanaman Industri Versus Hutan Tanaman Rakyat
  • Kiat Menjadi Siswa Berprestasi
  • Faktor Penentu Prestasi Belajar Siswa
  • Tips Pintar Untuk Anak
  • Mengenal Jenis-Jenis Kera
  • Uniknya Huruf Jawa dan Pelestariannya
  • Biografi Para Tokoh Pahlawan Pendidikan
  • Mengenal Gangguan dalam Manajemen Waktu - ANNEAHIRA.COM
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA