Irfan Bachdim: Idola Baru Sepak Bola Indonesia

Seperti menemukan tambahan tenaga, persepakbolaan Indonesia mulai menunjukkan kekuatannya. Semua ini berkat usaha dan perbaikan di sana-sini oleh berbagai pihak yang terkait. Terlebih, pelatih dan para punggawa Timnas Indonesia yang terjun secara langsung ke lapangan hijau. Mereka beradu strategi, ketangkasan, serta keberuntungan secara langsung.
Pelatih serta para atlet sepak bola yang tergabung dalam Timnas memiliki jarak lebih dekat dengan kesuksesan dunia sepak bola Indonesia. Salah satu pemain Timnas yang dinilai berhasil membawa persepakbolaan Indonesia pada posisi lebih baik adalah Irfan Bachdim. Punggawa Timnas yang memiliki segudang penggemar wanita ini menjadi idola baru di dunia olahraga Indonesia. Irfan digemari karena wajahnya yang tampan dan permainan bola yang menarik.
Profil Irfan Bachdim
Irfan Bachdim adalah salah satu pemain naturalisasi. Irfan Bachdim lahir di Amsterdam, 11 Agustus 1988. Di usianya yang masih sangat muda, Irfan Bachdim sudah menorehkan prestasi yang cukup baik. Irfan di naturalisasi karena merupakan keturunan Belanda dan menetap di Belanda selama beberapa tahun. Irfan yang keturunan Indonesia, bahkan, kesulitan ketika diminta untuk berbicara dalam bahasa Indonesia.
Irfan Bachdim lahir dari pasangan Noval Bachdim dan Hester van Dijic. Sebelum menetap di Belanda, ayah Irfan yang asli Malang tinggal di Malang hingga 1980-an. Meskipun berayahkan orang Indonesia, Irfan Bachdim lahir dan besar di Belanda, negara asal ibunya. Itulah sebabnya Irfan Bachdim kesulitan ketika harus berbicara menggunakan bahasa Indonesia.
Kehebatannya dalam bermain dengan benda berbentuk bulat itu tidak semata-mata datang dengan sendirinya. Kakek serta ayah Irfan Bachdim adalah pemain bola di zaman kejayaan mereka dahulu. Bakat Irfan dalam bermain bola bisa jadi karena faktor keturunan dari kedua leluhurnya tersebut.
Sepak Bola, Irfan Bachdim dan Belanda
Karir Irfan Bachdim sebagai pesebak bola sudah dimulai sejak ia tinggal di Belanda. Bakat alami yang dimiliki oleh Irfan Bachdim membuatnya mencintai sepak bola secara alami. Karier sepak bola Bachdim dimulai ketika ia mengikuti akademi sepak bola Ajax Amsterdam. Irfan tergabung dalam tim Ajax Amsterdam junior.
Bersama Ajax Amsterdam, Irfan Bachdim menghabiskan waktunya selama tiga tahun. Setelah memutuskan untuk berhenti dari Ajax Amsterdam, Irfan Bachdim kemudian memutuskan untuk bergabung bersama salah satu klub bola di Belanda, SV Argon.
Di SV Argon inilah kemampuan Irfan Bachdim dalam memainkan bola mulai terlihat. Selama bergabung dengan SV Argon, Irfan Bachdim menempati posisi sebagai gelandang. Ia juga merupakan pemain S V Argon dengan cetakan gol terbanyak.
Kelihaian Irfan Bachdim dalam memainkan bola menarik minat dari pihak pencari bakat FC Utrecht. Di klub barunya tersebut, ia menjadi starting eleven untuk tim Junior FC Utrecht. Bahkan, Irfan juga pernah bermain untuk tim senior FC Utrecht sebagai pemain cadangan. Lepas dari FC Utrecht, Irfan Bachdim kemudian berpindah klub ke HFC Harleem pada 2009 lalu.
Sepak Bola, Irfan Bachdim dan Indonesia
Setahun kemudian, di 2010 Irfan memutuskan untuk menjajal peruntungannya di dunia sepak bola Indonesia. Klub yang menjadi incarannya saat itu adalah Persib Bandung dan Persija Jakarta. Sayangnya, Irfan dinyatakan tidak lolos seleksi yang diadakan dua klub sepak bola tersebut.
Ditolak Persib dan Persija, Irfan Bachdim justru dirangkul oleh Persema Malang. Bersama Kim Jeffrey Kurniawan yang juga teman seperjuangannya, Irfan resmi bermain untuk klub bola yang berasal dari kota kelahiran ayahnya tersebut.
Irfan Bachdim kini tengah berada di puncak karirnya sebagai pemain bola profesional. Ia bersama beberapa pemain sepak bola Indonesia berbakat lain, direkrut untuk menjadi pasukan Timnas Indonesia dalam ajang pertandingan AFF. Dalam beberapa kali laga, Irfan berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai pemain bola, ia berhasil menyarangkan bola sebanyak beberapa kali ke gawang lawan.






