Jahit Baju
Sebuah baju baru bisa digunakan setelah dijahit. Teknik jahit baju bermacam-macam. Ada teknik jahit baju pesta, baju kantor, baju sehari-hari, baju anak, juga ada teknik jahit untuk jaket dan sebagainya. Bagi Anda yang pandai menjahit baju bisa menghemat pengeluaran Anda untuk kebutuhan berbusana.
Selain menghemat uang, menjahit baju sendiri memiliki keuntungan tersendiri. Di antaranya adalah kita bisa bebas menentukan model baju yang kita ingin buat. Bila Anda tertarik pada baju yang Anda lihat di toko atau butik misalnya, karena harganya yang mahal, Anda cukup memerhatikan model bajunya lalu Anda tiru dan buat sendiri seperti model yang anda lihat.
Teknik menjahit baju bisa Anda pelajari dengan mengikuti kursus atau pelatihan. Ada banyak lembaga kursus menjahit baju yang sekaligus sebagai peluang usaha. Atau Anda bisa mempelajarinya secara otodidak dengan membeli buku petunjuk menjahit, lengkap dengan contoh pola dan model-model baju, serta serba-serbi dalam menjahit baju.
Belajar Jahit Baju Sendiri
Bagi Anda yang hobi berganti-ganti gaya busana, membeli baju yang sudah jadi di toko baju tidak selalu memuaskan. Karena itu, menjahit baju sendiri bisa menjadi pilihan yang jauh lebih memuaskan.
Namun ternyata ada satu masalah lain dari menjahit baju, yaitu biasanya ongkos jahit baju membutuhkan anggaran lebih. Selain harus membeli bahan dan pernak perniknya berupa kancing, dan lain-lain, Anda juga harus mengeluarkan ongkos untuk membayar tukang jahit.
Sebagai solusi tak ada salahnya Anda belajar jahit baju sendiri dengan cara mengikuti kursus menjahit baju atau belajar menjahit baju sendiri secara otodidak. Tentunya hal ini bisa membantu Anda yang suka memakai busana dengan tren terbaru namun tak membuat saku bolong.
Berikut ada sejumlah langkah yang bisa Anda ikuti untuk jahit baju sendiri:
1. Pola
Anda membutuhkan pola untuk menjahit baju. Pada tahap awal sebaiknya Anda memilih pola baju yang modelnya sederhana. Anda pun bisa mengambil pola yang sudah jadi. Anda bisa menemukan pola jadi seperti ini di dalam lembaran majalah wanita yang memuat gambar busana berikut polanya.
Pola dalam menjahit pakaian adalah salah satu langkah yang bisa menentukan hasil jahitan akan berhasil atau tidak. Hal ini dikarenakan, dengan pola Anda akan dituntut bisa menjahit sesuai dengan pola yang telah ditentukan sebelumnya.
2. Bahan
Bila Anda membeli pola jadi plus bahan pada toko yang sama, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut. Bahan apa yang sebaiknya Anda pilih untuk proyek perdana ini. Perhatikan tebal tipisnya bahan atau malah murah mahalnya serta licin atau halus kasarnya bahan yang Anda pilih. Tujuannya agar anda tidak menemui banyak rintangan di dalam memotong bahan nantinya.
Bahan biasanya akan menjaid penentu nyaman tidaknya pakaian ketika dipakai. Tidak hanya elemen penting dalam pembentukkan baju jahitan, bahan juga menjadi penentu cocok tidaknya baju yang dijahit.
3. Menggunting
Setelah menentukan pola dan juga bahan, sekarang tibalah saatnya menggunting bahan. Pastikan Anda telah mengikuti semua petunjuk dengan benar agar tidak terjadi kesalahan yang bisa berakibat fatal. Misalnya Anda salah meletakkan bahan yang ternyata seratnya melintang atau berlawanan dari arah serat yang seharusnya digunting. Anda bisa menggunakan jarum pentul untuk membantu dan pensil merah biru atau kapur khusus untuk menandai bagian mana yang harus digunting.
Pengguntingan bahan ini diusahakan harus sesuai dengan ukuran pakaian yang akan dibuat. Pengguntingan bahan juga diharukan lebih berhati-dan mengikuti pola. Pola yang sebelumnya telah ditentukan akan menjadi faktor bagaimana teknik pengguntingan akan dilakukan.
4. Jahit Baju
Tahapan terakhir adalah jahit baju adalah mulai menjahit baju. Bila masih merasa kikuk atau takut salah, Anda dapat menjahit dulu dengan cara menjelujur tiap sambungan bagian depan dan belakang dengan menggunakan benang dan jarum jahit. Dengan teknik jahit menjelujur dengan jarum dan benang, akan membantu memperlancar penjahitan dengan menggunakan mesin jahit.
Setelah itu barulah anda gunakan mesin jahit untuk penyelesaian akhir. Jangan lupa untuk memperhatikan kerapihan lapisan dalam dan kelimannya. Setelah baju selesai dijahit, Anda bisa setrika supaya lebih rapi dan baju baru hasil jahitan sendiri siap untuk dikenakan.
Pola dalam Menjahit Pakaian
Seperti yang sebelumnya dijelaskan, pola dalam menjahit pakaian merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menjahit sebuah pakaian jadi. Pola menentukan model baju, ukuran baju, dan gambaran bagaimana model baju nanti yang akan dijahit. Dengan pola, pakaian yang akan dibuat akan bisa diarahkan dan dibuat dengan lebih cepat.
Pola atau pattern biasanya terbuat dari kain atau potongan kertas karton. Potongan kain atau kertas karton ini dipakai untuk membentuk bagian-bagian potongan pakaian sebelum bahan dijahit. Setiap desain pakaian memiliki pola-pola tersendiri, karena dari pola inilah nantinya akan terbentuk sebuah pakaian yang akan dijahit. Pola sendiri biasanya akan mengikuti ukuran desain kostum bentuk badan dan model tertentu.
Pola Dasar
Dalam pembuatannya, pola biasanya terdiri atas pola dasar yang menggambarkan bentuk baju atau pakaian yang akan dijahit. Dalam satu pakaian, pola yang akan dibuat akan terdiri atas beberapa pola. Pola-pola dasar tersebut terdiri atas sebagai berikut;
- Pola badan bagian atas, pola dasar ini dibuat dari bagian bahu sampai ke pinggang dan biasanya disebut pola badan bagian muka dan belakang.
- Pola dasar bagian bawah, merupakan pola yang diuat dari pinggang hingga lutut atau sampai mata kaki. Atau untuk pakaian wanita biasa disebut pola dasar rok muka dan belakang.
- Pola lengan, pola ini dibuat dimulai dari lengan atas atau bahu terendah sampai pada bagian siku atau pergelangan tangan atau biasa juga disebut dengan pola dasar lengan.
- Pola dasar lainnya adalah pola badan atas dengan pola badan bawah yang menjadi satu. Biasanya pola ini untuk pola dasar gaun atau baju terusan pada pakaian wanita.
Pola-pola dasar dalam menjahit ini merupakan pola yanb umumnya digunakan dalam proses menjahit. Tidak hanya sebagai penentu gambaran sebuah pakaian, pola juga menentukan keberhasilan dalam penjahitan baju.
Persiapan Alat dan Bahan untuk Membuat Pola
Dalam membuat sebuah pola pakaian, tentu ada hal-hal yang harus dipersiapkan untuk menunjang hal tersebut. Alat dan bahan dalam membuat pola ini terdiri dari beberapa jenis, di antaranya adalah sebagai berikut;
- Meteran. Meteran dipakai untuk mengambil ukuran badan maupun untuk menggambar pola dalam sebuah jahitan. Meteran atau pita ukur biasanya dibuat dengan ukuran satuan sentimeter dan inci.
- Buku pola atau buku kostum. Buku pola ini biasanya berukuran folio dengan lembar halaman berselang-seling garis dan polos. Lembar yang bergaris digunakan untuk mencatat ukuran dan keterangan, sedangkan lembar polos biasanya digunakan untuk menggambar pola dalam skala.
- Skala atau ukuran perbandingan dalam pola adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur pada waktu menggambar pola pada buku pola. Skala ini terbuat dari karton berbentuk penggaris dengan berbagai ukuran 1:2, 1:3, 1:4, 1:6, dan 1:8.
- Pensil hitam. Pensil hitam dalam membuat pola digunakan untuk menggambar garis 2 pola asli.
- Pensil merah. Pensil merah biasanya digunakan untuk menggambar pola jadi bagian muka.
- Pensil biru. Pensil biru biasa digunakan untuk menggambar garis pola jadi di bagian belakang.
- Penggaris lurus, penggaris siku, dan penggaris bentuk panggul, leher, dan juga lengan.
- Karet penghapus
- Kertas sampul cokelat untuk merancang bahan dan menggambar pola ukuran besar atau ukuran sesungguhnya pakaian nanti. Garis-garis memanjng yang terdapat pada kertas diumpamakan sebagai arah serat kain memanjang.
- Gunting kertas. Gunting kertas ini digunakan untuk menggunting pola kecil maupun besar.
Alat dan bahan dalam membuat pola ini membantu dalam proses penjahitan dari bahan kain menjadi pakaian jadi. Untuk itu, diperlukan ketelitian dalam membuat pola pakaian sebelum menjahitnya.
Demikianlah pembahasan mengenai jahit baju, semoga bermanfaat.

