Mengenal 10 Kecamatan dan Hotel Bintang 5 di Jakarta Selatan
Ilustrasi jakarta selatan
Jakarta Selatan merupakan kota administrasi yang berada di bagian selatan dari DKI Jakarta. Dibandingkan empat kota administrasi lainnya, Jakarta Selatan merupakan kota administrasi yang paling kaya. Di daerah ini, terdapat rumah-rumah warga dari kalangan menengah ke atas. Selain itu, banyak sekali terdapat gedung-gedung perkantoran, dan menjadi tempat bisnis utama di Jakarta.
Di sebelah utaranya berbatasan dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Sebelah timur terdapat Jakarta Timur dan sebelah selatan berbatasan dengan Kota Depok. Sebelah baratnya berbatasan dengan Kota Tangerang Selatan. Jakarta Selatan sendiri terdiri dari 10 Kecamatan.
Jakarta Selatan - Kebayoran Baru
Kebayoran Baru merupakan kecamatan di Jaksel yang berupa daerah pemukiman, walau di daerah ini juga terdapat pertokoan dan masih menjadi pusat bisnis. Pada Kecamatan Kebayoran Baru terdapat Gedung Balaikota Jaksel, markas Kepolisian Resor Jaksel, Gedung Pusat Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Gedung Sekretariat Jenderal ASEAN, serta satu terminal bus dalam kota yang sangat terkenal, yakni Terminal Blok M.
Kecamatan dengan 10 kelurahan ini, memiliki batas sebelah utara dengan Kecamatan Tanah Abang dan Setiabudi. Untuk bagian utara berbatasan dengan Jalan Hang Lekir, Jalan Jendral Sudirman, serta Jalan Gatot Soebroto. Di sebelah barat terdapat Kali Grogol yang memisahkan Kebayoran Baru dengan Kebayoran Lama.
Sedangkan Kali Krukut di sebelah timur membatasinya dengan Kecamatan Mampang Prapatan. Sebelah selatan terdapat Jalan Margaguna dan Jalan Haji Nawi Raya yang membatasinya dengan Kecamatan Cilandak.
Kebayoran Baru merupakan wilayah ini yang dibangun setelah Indonesia merdeka. Saat itu, Jakarta memerlukan banyak sekali fasilitas publik sebagai pusat pemerintahan Indonesia. Pada tahun 1948, daerah ini dirancang oleh H Moh. Soesilo. Soesilo sendiri merupakan murid dari seorang arsitek Hindia belanda bernama Thomas Karsten, yang ikut merancang Bandung, Malang, dan Bogor pada masa penjajahan.
Pembangunan Kebayoran Baru ini memakai konsep "kota taman" yang memfokuskan ruang terbuka hijau, agar menjadi ruang milik publik serta menarik perhatian khusus. Selain itu, kota ini juga dibuat konsep menjadi kota satelit, sehingga semua fasilitas yang menunjang masyarakat dan banyak komunitas dapat ditemukan di daerah ini.
Jakarta Selatan - Kebayoran Lama
Kebayoran Lama dulunya merupakan wilayah yang terletak paling barat dari Kotamadya Jakarta Selatan. Kemudian, daerah ini dimekarkan, sehingga menjadi dua kecamatan baru, yaitu Pesanggrahan dan Kebayoran Lama.
Untuk itu, sebagian wilayah Kebayoran Lama menjadi wilayah Pesanggrahan. Pesanggrahan akhirnya menjadi wilayah terbarat dari Jaksel. Kebayoran sendiri berasal dari bahasa Betawi, yakni kabayuran, artinya tempat untuk menimbun kayu bayur (Pterospermum javanicum).
Kayu bayur dianggap sangat bagus, karena sifatnya yang kuat serta tahan terhadap serangan rayap. Menilik sedikit sejarahnya, dahulu sebelum Indonesia merdeka, Kebayoran merupakan sebuah distrik dengan seorang wedana sebagai kepalanya. Di wilayah ini merupakan bagian dari Kabupaten Meester Cornelis, dengan wilayah meliputi Ciputat.
Pada 1938, pemerintah Hindia Belanda berencana untuk membangun sebuah lapangan terbang internasional. Sayangnya, Perang Dunia II membuat realisasi dari rencana tersebut tidak kesampaian.
Areal yang telah menjadi lahan kosong tersebut, setelah kemerdekaan dikembangkan oleh pemerintah pada 1969 menjadi wilayah Kebayoran Baru, dan daerah lainnya menjadi wilayah Kebayoran Lama. Pada 1990, sebagian wilayahnya berubah menjadi wilayah Pesanggrahan.
Adapun luas dari wilayah Kebayoran Lama ini dimulai dari pertigaan Rawa Belong, Kemandoran, Palmerah, hingga di selatan, yakni Pasar Jumat, Ciputat, serta Lebak Bulus. Di wilayah ini juga terdapat banyak mal, seperti ITC Permata Hijau dan Pondok Indah Mall.
Permata Hijau merupakan salah satu daerah elite yang dipenuhi sejumlah real estate, perumahan, apartemen, serta kondominium tingkat atas. Di sebelah selatan terdapat Pondok Indah yang memiliki sejumlah perumahan yang masih hijau di sepanjang Jalan Metro Pondok Indah, serta apartemen dan kondominium mewah.
Jakarta Selatan - Pesanggrahan
Kecamatan Pesanggrahan merupakan daerah yang terletak di paling barat Jakarta Selatan. Dahulu, daerah ini merupakan pemekaran dari wilayah Kecamatan Kebayoran Lama. Nama dari Pesanggrahan sendiri diambil dari nama Sungai Pesanggrahan yang alirannya melewati wilayah kecamatan ini.
Jakarta Selatan - Cilandak
Kecamatan Cilandak merupakan salah satu kecamatan yang terletak di daerah ini. Cilandak sendiri berasal dari bahasa Sunda, yakni Sungai Landak. Daerah ini merupakan wilayah pemukiman. Di sini juga banyak fasilitas pendidikan.
Jakarta Selatan - Pasar Minggu
Kecamatan Pasar Minggu merupakan daerah yang terletak di Jaksel. Namanya diambil dari nama Pasar Minggu. Adapun daerah ini di sebelah timurnya berbatasan dengan Kali Ciliwung dan Kecamatan Kramat Jati, sebelah utara dengan Kecamatan Mampang Prapatan dan Pancoran, sebelah barat dengan Kecamatan Cilandak, dan sebelah selatan dengan Kecamatan Jagakarsa.
Jakarta Selatan - Jagakarsa
Kecamatan Jagakarsa merupakan daerah di Jaksel yang memiliki banyak fasilitas pendidikan. Di kecamatan ini terdapat beberapa universitas ternama, seperti Universitas Indonesia. Daerah ini juga berdekatan dengan Kota Depok dan Kecamatan Cilandak.
Jakarta Selatan - Mampang Prapatan
Kecamatan Mampang Prapatan sebelah utaranya berbatasan dengan Kecamatan Setiabudi. Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kebayoran Baru, Cilandak, serta Kecamatan Pasar Minggu. Di sebelah selatan dan sebelah timurnya terdapat Kecamatan Pancoran.
Jakarta Selatan - Pancoran
Sama seperti Pesanggrahan yang merupakan pemekaran dari Kebayoran Lama, Kecamatan Pancoran ini adalah daerah yang menjadi pemekaran dari Kecamatan Mampang Prapatan. Sebelum berubah pada 1985, daerah ini bernama Kecamatan Perwakilan Pancoran.
Di sebelah barat terdapat Mampang Prapatan, kemudian terdapat Pasar Minggu di sebelah selatannya, sebelah timurnya Kramat Jati dan Tebet di sebelah utara.
Jakarta Selatan - Tebet
Kecamatan Tebet merupakan daerah di Jakarta Selatan yang tergolong sangat luas, dengan luas sebesar 9,53 kilometer persegi, serta terdiri dari tujuh kelurahan, yaitu Tebet Barat, Tebet Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Manggarai, Manggarai Selatan, serta Menteng Dalam.
Sedikit sejarah dari daerah pemukiman penduduk ini, pada 1960, pemerintah akan membangun sebuah stadion olahraga dalam rangka akan diselenggarakannya Olimpiade, untuk menjadi ajang pertandingan persahabatan negara-negara Non Blok. Karena stadion ini dibangun di daerah Senayan, maka penduduk daerah ini diungsikan untuk pindah ke daerah Tebet.
Tapi pemindahan ini juga tidak dilakukan secara sembarangan. Daerah ini lalu dibagi-bagi menjadi banyak kavling, serta dibangun fasilitas seperti taman, fasilitas umum, jalan raya, dan fasilitas penunjang lainnya. Dahulu, karena jauh dari pusat keramaian kota, tidak banyak orang yang mau tinggal di daerah tersebut.
Namun, saat ini Tebet menjadi salah satu daerah, yang sangat diminati untuk menjadi tempat tinggal. Selain itu, juga terdapat tempat usaha, sekolah, dan lain-lain. Di daerah ini terdapat taman yang dikelola oleh Dinas Pertamanan DKI.
Tempat pembibitan tanaman (nursery) yang bernama Taman Tebet ini terletak di antara jalan Tebet Timur Raya, serta Jalan Tebet Barat Raya. Sebagai taman kota, daerah ini sering menjadi area senam, jogging, rekreasi, pedagang tanaman hias, dan lainnya.
Jakarta Selatan - Setiabudi
Kecamatan Setiabudi merupakan salah satu daerah di Jakarta Selatan yang merupakan daerah elite. Daerah ini banyak ditemukan gedung-gedung tinggi, terutama pada daerah Kuningan.
Daerah Jakarta Selatan saat ini sangat ramai, bahkan rawan macet. Jika Anda ingin mengunjunginya, maka siapkan peta dan carilah jam-jam di mana Anda dapat menghindari kepadatan kendaraan.
Hotel Bintang 5 di Jakarta Selatan
Tahukah Anda hotel-hotel terbaik di Jakarta Selatan? Informasi ini penting agar jika suatu saat Anda berkunjung ke daerah ini, Anda tidak akan bingung untuk memilih hotel yang nyaman dan sesuai dengan keinginan Anda. Berikut ini akan dipaparkan beberapa hotel bintang lima yang ada di Jakarta Selatan. Baca baik-baik dan simpulkan kelebihan serta kekurangan hotel-hotel ini agar menjadi panduan Anda saat memilih hotel.
Hotel Gran Melia
Gran Melia masuk ke dalam deretan hotel bintang lima di Jakarta Selatan. Untuk menuju lokasi ini, Anda membutuhkan waktu kurang dari 30 menit jika bertolak dari Bandara Internasional Soekarno Hatta dan hanya 10 menit dari distrik komersial di jantung Kota Jakarta. Hotel bintang lima ini didesain spesial dengan arsitektur yang besar dan dramatis serta dikombinasikan dengan pelayanan yang hangat dan pribadi.
Di hotel ini, tamu sangat diutamakan. Tamu dapat bersantai di bar tepi kolam atau di pub. Pengalaman yang lebih nyaman adalah ketika menyantap masakan Cina, Jepang, dan Mediterania. Selain untuk menikmati penginapan yang mewah dan besar, hotel ini juga merupakan media untuk membantu menyumbangkan darah dan korban banjir.
Seorang tamu yang pernah menginap membagikan pengalamannya saat menginap di hotel tersebut. Baginya, Hotel Gran Melia di Jakarta Selatan adalah hotel terbaik. Proses check-in di hotel ini lebih cepat dibandingkan hotel pesaingnya. Lobinya pun luar biasa dengan air mancur, lounge, dan arena bermain anak-anak. Kamar deluxe dan kamar yang standar memiliki TV layar lebar yang besar.
Banyak pilihan makanan panas dan jus buah. Sarapan prasmanan pun disediakan. Para pegawainya sangat ramah dan sangat membantu. Kekurangan hotel ini adalah air panasnya yang kurang panas.
Selain kelebihan-kelabihan di atas, di hotel ini ada beberapa fasilitas lainnya, yaitu:
- Iayanan kamar 24 jam,
- bar/pub,
- klub malam,
- restoran,
- salon,
- transfer pelabuhan udara,
- kedai kopi,
- lift,
- layanan laundry/dry cleaning,
- toko,
- tempat penitipan anak,
- pusat bisnis,
- poolside bar,
- ruangan merokok,
- taman,
- spa dan sauna,
- luar ruangan kolam,
- ruang olahraga,
- kolam anak,
- lapangan tenis, serta
- internet LAN dan nirkabel.
Hotel Dharmawangsa
Hotel terbaik selanjutnya di Jakarta Selatan adalah Hotel Dharmawangsa yang cukup dikenal. Nama Dharmawangsa memiliki sejarah dari abad ke-11. Dharmawangsa adalah nama raja Hindu. Hotel meriah ini menawarkan layanan hebat, fasilitas luar biasa, dan lokasi yang besar untuk para tamu. Layanan di hotel ini lebih diutamakan. Untuk perencanaan tour, ada jasa transportasi.
Hotel ini memiliki fasilitas untuk pertemuan lengkap, spa dengan beberapa jenis terapi pijat, tiga restoran yang menawarkan hidangan Asia dan barat, dan Lounge Bar Majapahit dengan koleksi beberapa minuman. Hotel ini juga dekat dengan pusat-pusat kota, seperti tempat perbelanjaan dan restoran sehingga pas dikunjungi saat berlibur.
Hotel Dharmawangsa yang berlokasi di Jakarta Selatan ini memliki fasilitas-fasilitas unggulan, seperti:
- layanan kamar 24 jam,
- restoran,
- salon,
- transfer pelabuhan udara,
- kedai kopi,
- lift,
- layanan laundry/dry cleaning,
- tempat penitipan anak,
- pusat bisnis,
- fasilitas rapat,
- poolside bar,
- taman,
- kolam renang dalam dan luar,
- spa dan sauna,
- ruang olahraga,
- kolam anak,
- lapangan tenis,
- internet LAN dan internet nirkabel berbayar, serta
- parkir valet.
Dengan berkunjung ke hotel mewah yang terletak di Kebayoran baru Jakarta Selatan ini, para tamu dapat mempelajari sedikit sejarah Indonesia. Untuk menu makanan, selain disediakan makanan khas barat, ada juga makanan Jepang. Selain itu, hotel ini memberikan fasilitas toko roti sendiri bagi tamu yang menyukai makanan manis. Ini adalah hotel dengan gaya pribadi yang memberikan sentuhan nyaman.
Hotel JW Marriott
Keunggulan hotel ini ada pada segi makanan. Restoran di hotel ini sudah pernah mendapatkan penghargaan dan menyajikan makanan-makanan terbaik di dunia. Para tamu juga dapat menikmati panorama indah kota melalui hotel ini. Hotel JW Marriott menyediakan kemewahan, keindahan, dan keanggunan yang digulung menjadi satu dengan fasilitas modern.
Seorang pengunjung yang pernah menginap di hotel JW Marriott membagikan pengalamannya. Ia mengatakan bahwa hotel iini sangat memperhatikan hal-hal yang kecil. Saat itu ia berulang tahun, semua pelayan diberi tahu dan ia mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari mereka. Fasilitas kamarnya juga cukup besar dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi, TV layar lebar, dan layanan Indovision.
Suasana di bar sangat tenang walaupun untuk masuk ke sana kita harus membayar harga yang sangat mahal. Di kawasan hotel JW Marriott, sangat nyaman untuk berbelanja ke tempat perbelanjaan di sekitarnya.
Fasilitas hotel yang terletak di Jakarta Selatan ini seperti fasilitas hotel lainnya, yaitu:
- layanan kamar 24 jam
- bar/pub, klub malam,
- restoran,
- salon,
- transfer pelabuhan udara,
- kedai kopi,
- lift,
- layanan laundry/dry cleaning,
- room service,
- toko,
- wi-fi di area publik,
- tempat penitipan anak,
- pusat bisnis,
- fasilitas rapat,
- ruangan merokok,
- taman,
- kolam renang luar,
- spa dan sauna,
- ruang olahraga,
- akses internet LAN gratis dan akses internet nirkabel berbayar,
- area parkir mobil dan parkir valet.
Berikut ini adalah perbandingan hotel-hotel bintang lima di atas. Secara umum, ketiga hotel bintang lima yang sama-sama terletak di daerah Jakarta Selatan tersebut memiliki fasilitas-fasilitas unggulan yang sama, sedikit yang berbeda. Namun, ada perbedaan dalam fasilitas kamar.
Kamar yang disediakan oleh Hotel Gran Melia cukup besar dan memang sangat menghargai para tamu hotel ini. Untuk hotel Dharmawangsa, kamarnya sangat indah karena desainnya sangat dekat dengan nilai sejarah sehingga sangat indah dipandang mata. Anda akan merasa berada di keraton kerajaan. Sementara, kamar Hotel JW Marriott terlihat sangat mewah dan elegan ditambah dengan panorama kota dan langit yang benar-benar indah di luar kamar saat melihat melalui jendela.
Anda yang menyukai sejarah mungkin memilih Hotel Dharmawangsa karena desainnya yang memiliki nilai sejarah. Sementara, Anda yang menyukai panorama alam mungkin akan lebih tertarik dengan Hotel JW Marriot karena panorama yang disuguhkannya melalui jendela kamar. Namun, jika dilihat dari segi keindahan, Hotel Grand Melia bisa sanat memikat mata karena bangunannya indah dan besar. Hotel Grand Melia cocok untuk Anda yang menyukai nilai seni.
Keunggulan Hotel Dharmawangsa adalah bisa digunakan sebagai tempat liburan dan bersantai. Selain itu, jasa transportasi juga disediakan di Hotel Dharmawangsa ini sehingga dukungan untuk berlibur cukup maksimal jika memilih Hotel Dharmawangsa ini.
Inilah perbandingan ketiga hotel tadi. Apakah Anda sudah menentukan hotel yang cocok Anda singgahi bersama keluarga dari ketiga hotel tadi? Jika belum, Anda bisa berkunjung ke tiga hotel ini untuk membandingkannya secara nyata.
Daerah Jakarta Selatan adalah daerah yang cukup memadai untuk memilih hotel terbaik. Di daerah ini, bukan saja bisa dinikmati hotel-hotel terbaik, pusat perbelanjaan yang sangat dekat dengan lokasinya pun akan menyempurnakan hari-hari Anda di hotel ini.

