logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Belanja    Baju atau Pakaian    Jaket

Jaket Almamater : Ciri Khas Mahasiswa yang Khas


Ilustrasi jaket almamater

Identitas Mahasiswa yang dapat dilihat dari luar oleh masyarakat luas biasanya melalui jaket atau jas khusus yang dikenakan. Jaket almamater atau yang juga disebut dengan jas almamater juga dianggap sebagai ciri khas untuk menunjukkan asal universitas para mahasiswa.

 

Keberadaan Jaket Almamater

 

Semua orang yang ada pastilah memerlukan identitas. Hal ini untuk menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya. Juga untuk membedakan dirinya dengan orang lain. Serta juga dapat digunakan sebagai pembuktian diri.

 

Hal ini juga berlaku pada pelajar sekolah. Pelajar dapat dikenal bahwa dirinya adalah sosok pelajar dengan atribut seragam yang ia kenakan. Kemanapun ia pergi selama masih memakai seragam itu, maka masyarakat lainnya akan dapat mengetahui bahwa dirinya adalah sosok pelajar.

 

Kita pun mengetahui bagaimana pembedaan strata pelajar yang ada di negara kita. Para pelajar tingkat sekolah dasar dikenal dengan seragam mereka yang berwarna merah dan putih. Bawaan merah dan atasan putih. Sedangkan tingkat sekolah pertama atau SMP, para pelajaranya memakai seragam biru putih. Untuk pelajar tingkat menengah atas, mereka memakai seragam putih abu-abau.

 

Dengan pembedaan ini, para pelajar tersebut dapat diketahui keberadaanya sebagai pelajar tingkat yang mana. Saat ini sepertinya kebijakan pemerintah ataupun dinas dan departemen pendidikan nasional memberikan kelonggaran bagi setiap sekolah untuk membuat seragam sesuai dengan identitas sekolah tersebut yang ingin ditonjolkan.

 

Namun, keberadaan dari seragam dengan warna yang khusus untuk setiap strata pendidikan tersebut sudah melekat erat di dalam jiwa masyarakat kita. Dan memang itulah yang dikenal dan diidentikkan.

 

Lain halnya dengan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi yaitu pada level kuliah. Para mahasiswa sudah terbebaskan dari atribut seragam ini. ketika mereka masuk kuliah, tak ada lagi keharusan untuk memakai seragam lagi. Mereka telah memiliki kebebasan untuk mengenakan pakaian apapun sesuai dengan apa yang mereka kehendaki. Walaupun kebebasan ini masih tetap harsu dalam kerangka kesopanan dan moral yang berlaku.

 

Hanya saja, identitas dari mahasiswa ini masih dapat diketahui dari adanya sebuah pakaian khusus. Jenis pakaian ini memang sengaja dibuat sebagai identitas dari setiap mahasiswa dari setiap kampus atau universitas yang berbeda. Pakaian khusus inilah yang disebut dengan jas almamater.

 

Jas almamater memang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Kepemilikan ini biasanya diberikan saat pertama kali seseorang menjadi mahasiswa. Dengan jas almamater inilah seseorang akan dikenal sebagai seorang mahasiswa.

 

Pemakaian jas almamater ini memang sedikit berbeda dibandingkan dengan pemakaian seragam oleh siswa sekolah. Jika seragam dipakai setiap kali pergi ke sekolah, jas almamater ini tak seddemikian rupa.

 

Jas hanya dipakai pada monent tertentu saja. Misalnya adalah pada awal mahassiswa berada di kampus. Inilah yang disbeut dengan masa orientasi mahasiswa. Dalam moment inilah mahasiswa diharuskan untuk memakai jas almamater.

 

Selain itu, pemakaian jas almamater ini adalah pada upacara hari tertentu dimana mahasiswa tersebut diwajibkan untuk memakai. Jatau pun juga ketika melakukan praktek tertentu. Pemakaian jas almamater ini akan menunjukkan bahwa mahasiswa tersebut adalah seorang mahasiswa yang berasal dari satu universitas tertentu. Penentuan harga dari jas almamater inipun juga merupakan keputusan dan kebijakan dari setiap universitas yang ada.

 

Jaket Almamater : Ciri Khas Mahasiswa

 

Pemberian jas almamater pada setiap universitas tidak selalu dalam waktu yang bersamaan. Namun, rata-rata pemberian jas almamater tersebut dilakukan pada saat mahasiswa baru memasuki lingkungan kampus. Jaket ini biasanya tidak dijual bebas di pasaran.

 

Model dari jas almamater cenderung sama untuk setiap universitas. Bentuknya seperti blazer, yaitu pakaian wanita yang biasa dikenakan pada saat pergi ke kantor untuk bekerja. Namun, bentuk dari jas almamater biasanya lebih panjang dan tidak terlalu mengikuti lekuk tubuh wanita.

 

Hal-hal yang biasanya terdapat pada jas almamater yang berguna untuk memberikan kekhasan sendiri pada jaketnya adalah kancing, logo universitas, dan warna. Kancing yang digunakan pada pembuatan jas almamater biasanya berbentuk bulat menonjol dengan logo universitas.

 

Pada pembuatan jas almamater, biasanya juga ditambahkan logo universitas berbentuk bordir pada sisi kanan atau kiri atas jaket. Gunanya tentu saja untuk identitas bagi para pemakainya. Jas almamater juga bisa dikatakan sebagai ciri khas mahasiswa yang khas.

 

Pada universitas-universitas tertentu, seperti Universitas Indonesia, penambahan logo berbentuk bordir ini bukan hanya logo universitasnya saja, tapi juga logo fakultas dan logo dari unit kegiatan mahasiswa semacam ekstrakulikuler yang diikuti.

 

Untuk warna yang digunakan, jas almamater juga memiliki warna yang berbeda di setiap universitas. Biasanya pemilihan warna disesuaikan dengan filosofi universitas tersebut. Warna pada almamater juga bisa dijadikan identitas universitas, selain logo yang terdapat di jas almamater itu sendiri.

 

Salah satu universitas di Indonesia yang terkenal berkat warna jaket yang dimiliki adalah Universitas Indonesia. Universitas Indonesia terkenal dengan sebutan Yellow Jacket karena jas almamater yang dimilikinya. Warna dasar kuning pada jas almamater Universitas Indonesia tidak pernah berubah dari pertama kali Universitas ini berdiri.

 

Karena sifat dari jas almamater yang rata-rata abadi, maka penggunaan jas almamater di kalangan Mahasiswa tidak dilakukan setiap hari. Penggunaan jaket ini biasanya hanya pada saat acara-acara bersifat formal yang berlangsung di universitas.

 

Berbeda halnya, bila peraturan dari universitas yang mengharuskan mahasiswanya untuk menggunakan jas almamater untuk kegiatan belajar mengajarnya. Perguruan tinggi yang biasanya mewajibkan setiap mahasiswanya menggunakan jas almamater adalah perguruan tinggi yang mengajarkan ilmu-ilmu perhotelan, pariwisata, dan kesekretarisan. Hal itu biasa dilakukan oleh perguruan-perguruan tinggi tersebut karena alasan yang berkenaan dengan pekerjaan yang nantinya akan digeluti oleh para lulusannya.

 

Penggunaan jas almamater ini memang menjadi ciri khas bagi setiap mahasiswa. Banyak sejatinya yang menjadi ciri khas yang melekat pada diri seorang mahasiswa, selian dari hanya sekedar pakaian yang dikenakan.

 

Mahasiswa banyak dianggap sebagi agent of change. Di masa muda yang dimilikinya, mahasiswa memiliki banyak potensi yang ada untuk menjadi jiwa perubah. Perubah seperti apa yang diinginkan dalam keadaan seperti saat ini?

 

Seperti yang pernah terjadi, bahwa dengan kekuatan besar yang dimiliki oleh mahasiswa dapat merubah rezim Soeharto selama tiga puluh dua tahun. Dan diubah menjadi era reformasi. Hal inilah yang dapat menjadi contoh bagaimana mahasiswa memang memiliki jiwa perubah.

 

Merubah suatu kondisi atau keadaan dari yang buruk ke keadaan yang lebih baik. Karena memang mahasiswa dianggap memiliki tingkat kemampuan berpikir yang lebih dibandingkan dengan seseorang yang tak kuliah. Dalam jenjang pendidikan tinggi inilah, pemikiran kritis mahasisswa semakin digali.

 

Dengan pemikiran yang kritis inilah mahsiswa juga diharakan memiliki kepekaan yang lebih terhadap apa yang erjadi di masyarakat yang ada di sekelilingnya. Dengan itu, mereka dapat melakukan hal lebih baik untuk membantu masyarakat ini menuju ke arah yang lebih baik. Inilah semangat agen perubah yang diharapkan ada di dalam diri mahasiswa dan menjadi ciri khas lain yang melekat pada diri mahasiswa.

 

Namun saat ini dengan semakin berkembangnya dunia dan teknologi yang ada, harapan ini kiranya tak dapat diberikan kepada seluruh mahasiswa. Ada sebagian dari mahasiswa yang tak mempergunakan potensi ini dengan baik.

 

Mereka justru hanya suka untuk hidup hura-hura dan berfoya-foya. Tak ada kepekaan terhadap apa yang terjadi pada masyarakat di sekitar. Gaya hidup serba bebas, permissive dan materialistis menjadi ikon bagi kehidupan mereka.

 

Banyak kasus yang kita temui bagaimana mahasiswa melakukan praktik seks bebas. Dan hal ini memang sangat mudah untuk ditemukan di dunia kampus. Bahkan sampai ada istilah ayam kampus. Atau bahkan sampai ada mahasiswa yang amil di luar nikah, melakukan praktik aborsi dan masih banyak yang lainnya. Inilah yang menjadi bukti bahwa mahasiswa sudah banyak yang melepaskan nilai dan moral yang berlaku.

 

Walaupun memang tak juga dapat dipungkiri masih ada sebagain mahasiswa yang lain yang memang masih dapat diharapkan. Mereka masih memegang dan berusaha untuk mengembangkan potensi diri mereka sebagai agen perubah. Itulah salah satu ciri khas yang ada di dalam diri mahasiswa di luar ciri khas adanya jas almamater yang melekat pada diri mereka.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Berbagai Bahan Jaket Pilihan
  • Jaket Base Ball: Jenis Jaket Olah Raga yang Banyak Diminati
  • Baju Jaket - Jaket Multifungsi
  • Lucunya Jaket Anak
  • Musim Dingin Tiba, Siapkan Segala Perlengkapan Musim Dingin
  • Varian dan Harga Jaket Arsenal
  • Dari Bicara Grosir Jaket di Kota Bandung Hingga Peluang Bisnisnya
  • Tanah Abang, Dulu dan Kini
  • Bahan Jaket Bagus dan Keren
  • Hangatnya Jaket Musim Dingin
  • Jaket Balap, Pelindung Para Pembalap
  • Manfaat Sketsa Jaket
  • Berburu Jaket Murah di Bandung
  • Bergaya dengan Menggunakan Jaket Couple
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA