Jalaludin Rumi

Jalaludin Rumi dan Matsnawi, adalah Api dan asap. Dia menebarkan asap ke penjuru negeri ketika sebagai api, Rumi hanya menerangi kota kota Persia Khawarizm, dan sebagai api, hanya menghangatkan sebagian muridnya.
Namun sebagai asap, baunya menyebar ke penjuru dunia. Asap kumpulan syair Matsnawi, adalah kecenderungan untuk menyintai yang Maha Mutlak. Menyintai Allah tanpa balasan lain, kecuali Cinta itu sendiri.
Karena tanpa balas, tak peduli harta, raga, duniawi. Karena cinta, begitu memabukan sampai tak jelas lagi, apakah dia Rumi atau hanya selembar daun yang jatuh ke bumi mengikuti titah Tuhan.
Puisi-puisi Sufi Rumi dalam matsnawi, memberikan jiwa yang rapuh untuk memanggil Tuhan disetiap kesempatan. Panggilan itu disambut oleh para filusuf setelahnya. Seperti Hegel, atau Annemarie Schimmel. Temukan Matsnawi dalam Rumi.






