Jam Tangan
Ilustrasi jam tangan
Tali jam berwarna-warni, mulai dari merah, putih, hitam, ungu, hijau, pink, kuning hingga biru tua, melingkar di tangan anak-anak muda hingga para wanita dewasa. Jam tangan Monol benar-benar sedang digandrungi. Bentuknya yang lucu dan imut dengan harga yang tergolong murah meriah Rp60.000 – Rp70.000, entah original atau palsu, sepertinya tak terlalu diambil pusing oleh para pemakainya.
Gaya
Jam tangan tidak hanya sekadar berfungsi memberikan petunjuk waktu, tapi sudah menjadi barang fashion yang wajib mengikuti trend. Tangan yang bergaya dengan jam tangan berharga tinggi dan berbentuk indah adalah salah satu aksesoris yang wajib ada bagi para penjunjung tinggi penampilan.
Sebut saja, seperti kalangan pebisnis, artis, presenter, termasuk marketing agent yang terkadang membutuhkan peralatan penunjang penampilan demi membuat para calon konsumennya tertarik dengan produk yang ditawarkannya.
Aksi jam tangan yang trendi sudah jauh melebihi aksi kaca mata yang juga semakin trendi. Tapi kaca mata belum dianggap sebagai alat aksi sedahsyat jam tangan. Hal ini karena kaca mata masih dianggap sebagai suatu kebutuhan. Lain dengan kaca mata hitam yang sudah memasuki ranah aksi fashion. Harganya pun sudah mulai selangit terutama untuk model-model terkini produk dari pabrikan terkenal, seperti Nikon.
Replika
Jam tangan dengan penampilan yang bagus ternyata tidak harus asli. Sudah banyak replika jam tangan yang mirip dengan jam tangan aslinya. Harganya pun cukup terjangkau. Jam tangan seperti ini malahan ada yang berharga di bawah Rp100.000. Tinggal bagaimana cara memakai dan memaknainya saja.
Jam tangan berharga di atas Rp1 juta bisa saja tampak seperti berharga murahan bila tidak ditunjang dengan penampilan pakaian dan cara memakai pakaian yang bagus. Jadi, keindahan sebuah jam tangan sangat bergantung pada penampilan keseluruhan pemakai jam tangan tersebut.
Memang tak dapat dipungkiri bahwa jam tangan original berharga mahal mempunyai mutu yang jauh lebih bagus. Tapi, kadang ada kebosanan yang melanda kalau hanya memakai jam tangan yang itu-itu saja. Tidak jarang, lalu para pemilik uang yang berlebih akan membeli jam tangan baru. Akhirnya mereka menjadi kolektor jam tangan mahal.
Swiss, Rolex, dan Jam tangan Cina
Membeli jam tangan seperti membeli baju. Banyaknya model dengan harga yang beragam seringkali membutuhkan waktu berjam-jam hanya untuk sekadar melihat-lihat teknologi dan bahan pembuat jam tangan. Merek-merek terkenal semacam Swiss, Elle, Rolex kini harus bersaing dengan jam tangan yang tak kala indah dan bagusnya yang berasal dari Cina. Apalagi harga jam tangan buatan Cina jauh lebih murah. Cina memang pandai sekali membuat tiruan.
Teknologi
Jam tangan kini mulai menggunakan teknologi canggih. Jam tangan khusus yang bisa dipakai di dasar lautan ataupun yang dipakai oleh para astronot tentunya berbeda dengan jam tangan yang dipakai oleh orang kebanyakan. Penggunaan berlian dan emas di jam tanganpun semakin sering ditemui.
Tentunya berlian dan emas ini menambah harga jam tangan. Bahan anti gores dan tahan air sudah biasa tapi jam tangan yang digabungkan dengan teknologi lain, seperti jam tangan Power Ranger, sepertinya suatu saat akan benar-benar ada. Atau jam tangan yang juga merupakan telepon, sepertinya bukan lagi sebagai angan-angan.

