James Bond dan Para Wanitanya
“My name is Bond, James Bond.” Sepenggal ucapan ini pastinya sangat akrab di telinga para pecinta film action. Apalagi jika melihat sosoknya. Seorang laki-laki parlente, bertubuh atletis, cerdas, jago berkelahi tangan kosong atau memakai senjata (pistol). Tak hanya itu, ia juga punya wajah rupawan dan flamboyan. Kemampuannya memikat para wanita sama terkenalnya dengan kemampuan dalam menyelesaikan kasus sepelik apa pun. Ialah James Bond. Tokoh fiktif yang merupakan seorang agen rahasia Inggris berkode 007 ini sudah sangat fenomenal.
Sejak film pertama Bond di tahun 1962 berjudul Dr.No (1962), popularitas agen rahasia elit ini tak tertandingi. Hingga kini, film yang diangkat dari novel itu sudah mencapai seri ke-22. Bahkan pada tahun 2012, Bond akan kembali wara-wiri di semua bioskop seluruh dunia untuk filmnya yang ke-23 berjudul Skyfall.
Pemeran James Bond dari Masa ke Masa
Jika melihat banyaknya jumlah film yang sudah diproduksi, bisa dikatakan James Bond adalah tokoh dalam film yang tersukses sepanjang masa. Para aktor kelas dunia selalu bermimpi untuk dapat memerankan tokoh agen yang punya lisensi membunuh ini.
Tercatat sejak film pertama Bond hingga yang terakhir, hanya ada enam aktor yang beruntung itu. Mereka adalah Sean Connery, George Lazenby, Roger Moore, Timothy Dalton, Pierce Brosnan, dan Daniel Craig. Yuk, kita lihat bagaimana dan di film apa saja para aktor tersebut berperan sebagai James Bond.
1. James Bond Era Sean Connery
Sebagai orang pertama yang berperan sebagai James Bond, tentunya mendatangkan kebanggaan tersendiri bagi aktor kelahiran 25 Agustus 1930 itu. Sean Connery membintangi tujuh film Bond era 60 hingga 70-an. Mulai dari film pertama yaitu Dr. No (1962), lalu From Russia With Love (1963), Goldfinger (1964), Thunderball (1965), You Only Live Twice (1967), Diamonds Are Forever (1971), dan Never Say Never Again (1983).
Awalnya, Sean Connery bukanlah sosok ideal menurut pencipta tokoh Bond, yaitu Ian Fleming. Dalam sebuah kesempatan, Fleming pernah berkata bahwa ia mengharapkan tokoh Bond yang asli Inggris dan tidak berperawakan tinggi serta kekar seperti Sean Connery. Namun Connery akhirnya terpilih menjadi James Bond karena banyak yang beranggapan bahwa ia punya karisma seksual yang tinggi.
Daya tarik seorang laki-laki dan ini tepat untuk menghidupkan karakter Bond. Terbukti anggapan tersebut tidak salah. Film pertama James Bond sukses di pasaran dan melambungkan nama Sean Connery sebagai pemerannya.
2. James Bond Era George Lazenby
Dari semua pemeran tokoh Bond, hanya George Lazenby yang sekali saja membintangi film James Bond berjudul On Her Majesty’s Secret Service (1969). Padahal, sebelumnya Lazenby sudah dikontrak untuk bermain di tujuh judul film Bond. Usut punya usut, pemutusan kontrak tersebut karena ketika film On Her Majesty’s Secret Service dirilis, hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Boleh dibilang film Bond yang ini termasuk gagal di pasaran.
Selain punya masalah dengan rekan kerjanya di film tersebut, George Lazenby pun dinilai tidak cakap dalam berbahasa Inggris dengan aksen British. Lazenby memang bukan aktor kelahiran Britania Raya (Inggris, Wales, Skotlandia, Irlandia Utara dan Republik Irlandia). Hal ini pula yang menyebabkan sejak saat itu, aktor pemeran James Bond wajib berasal dari Britania Raya.
3. James Bond Era Roger Moore
Roger Moore tercatat memerankan James Bond dalam tujuh film, yaitu Live and Let Die (1973), The Man with the Golden Gun (1974), The Spy Who Loved Me (1977), Moonraker (1979), For Your Eyes Only (1981), Octopussy (1983) dan A View to a Kill (1985). Pada era Moore, tokoh James Bond semakin mendunia.
Lahir di Stockwell, London, Inggris, 14 Oktober 1927, Moore merupakan aktor paling lama yang memerankan karakter James Bond. Ini juga membuatnya jadi aktor tertua saat memerankan film Bond (usia usia 45 tahun), dan pensiun di usia 58 tahun.
Beberapa kalangan menganggap dari semua pemain Bond, Moorelah yang paling cocok. Ia mampu menghidupkan karakter James Bond yang matang secara usia, agak genit, dan suka main perempuan (playboy) tapi tidak sembarangan.
Kehandalan akting Moore memang sudah teruji. Kemampuannya dalam memerankan Bond dianggap setara bahkan melebihi akting pemeran pertama Bond, yaitu Sean Connery yang diakui punya akting hebat dan berkualitas.
4. James Bond Era Timothy Dalton
Setelah berlalunya kejayaan James Bond yang diperankan oleh Roger Moore, pemeran berikutnya adalah Timothy Dalton. Ia memerankan Bond untuk dua film berjudul The Living Daylights (1987) dan Licence to Kill (1989). Kedua film Bond yang dibintangi Dalton terhitung sukses di pasaran dengan mengalahkan film-film unggulan pada saat itu, seperti Die Hard dan Lethal Weapon.
Aktor yang berasal dari Wales ini menjadi pilihan utama untuk menggantikan Roger Moore. Ia awalnya dikontrak untuk tiga film Bond. Hanya saja, entah mengapa film James Bond selanjutnya yang rencananya akan diproduksi pada 1990 dan dirilis setahun berikutnya, tidak pernah jadi kenyataan. Kontrak Dalton pun berakhir pada penghujung 1993, dan ia tidak lagi berminat untuk memperpanjang kontraknya itu.
5. James Bond Era Pierce Brosnan
Pierce Brosnan adalah aktor yang memegang dua kewarganegaraan yaitu Republik Irlandia dan Amerika Serikat. Pada eranya, karakter James Bond mulai akrab dengan berbagai gadget canggih. Bond pun mulai memasuki dunia video game dengan menggunakan wajah Pierce Brosnan sebagai tokoh utamanya.
Dengan tetap mempertahankan irama kesuksesan film-film sebelumnya, Brosnan bermain untuk empat film James Bond, yaitu Golden Eye (1995), Tomorrow Never Dies (1997), The World Is Not Enough (1999), Die Another Day (2002). Rata-rata film Bond yanag dibintangnya berhasil meraih box office.
6. James Bond Era Daniel Craig
Jika dihitung, baru dua film James Bond yang dibintangi oleh aktor kelahiran Chester, Cheshire, Inggris, 2 Maret 1968 ini, yaitu Casino Royale (2006) dan Quantum of Solace (2008). Rencananya, Craig bermain kembali di film Bond terbaru yang akan dirilis pada 2012 berjudul Skyfall.
Ada sebagian penggemar yang menganggap Craig tidak tepat berperan sebagai James Bond. Menurut mereka, Craig tidak cocok karena punya rambut pirang dan mata berwarna biru. Namun ternyata hal tersebut tidak berpengaruh terhadap kesuksesan filmnya.
Film Bond berjudul Casino Royale terbukti mampu meraih 640 juta dollar AS di seluruh dunia dan 586 juta dollar AS untuk film berikutnya, Quantum of Solace. Dari hasil pendapatan ini, menempatkan James Bond sebagai film terlaris di dunia di atas film penyihir ciptaan novelis J. K. Rowling, yaitu Harry Potter.
Para Wanita James Bond (Girl Bond)
Memang benar jika ada yang bilang bahwa film James Bond tanpa kehadiran sosok wanita cantik dan seksi, bagaikan makan sayur lodeh tanpa garam, hambar. Sejak awal hingga di film Bond terbaru, selalu bertaburan para artis yang berperan sebagai wanita Bond (girl Bond).
Jumlah mereka lebih banyak dibanding pemeran Bond itu sendiri. Tapi, dari sekian banyak artis yang memerankannya, punya satu kesamaan yaitu para girl Bond tersebut umumnya adalah wanita Eropa berkulit putih dengan rambut pirang (blonde). Adapun punya tubuh yang ramping dan seksi, itu sudah jadi pakemnya. Tidak boleh tidak. Sedangkan berkulit putih (white skin) dan rambut blonde adalah stereotif dari perempuan yang dianggap cantik.
Dimulai dari pemeran girl Bond pertama, yaitu Ursulla Andress yang punya tubuh seksi, cantik, berkulit putih dan berambut pirang. Lalu di film-film James Bond berikutnya, ada artis Daniela Bianchi, Claudine Anger, Shirley Eaton, Diana Rigg, dan Tanya Roberts. Semuanya memiliki kemiripan dengan Ursulla Andress, yaitu blonde and white skin.
Namun, ketika era James Bond diperankan oleh Pierce Brosnan (tahun 1995) dan seterusnya, tampang para girl Bond lebih variatif. Tidak lagi didominasi artis-artis kelahiran Eropa (Inggris dan Perancis) seperti film-film Bond sebelumnya. Mereka adalah Michelle Yeoh, artis berwajah oriental dan Halle Berry yang berkulit cokelat eksotis. Begitu pula girl Bond era Daniel Craig, yang walaupun berwajah cerah tapi bukan kelahiran Eropa. Ia adalah Olga Kurylenko yang berdarah Rusia.
Untuk film Skyfall yang akan dirilis tahun 2012, artis berkulit hitam, Naomi Harris yang jadi girl Bondnya. Berbagai perubahan girl Bond ini bisa dilihat sebagai strategi pemasaran untuk mendongkrak nilai jual film, yang ternyata efektif.
James Bond selalu jadi film yang dinanti para penggemarnya. Selain hendak melihat aksi memukau dari Bond, mereka pun tertarik ingin menyaksikan kemolekan tubuh dan keindahan paras para girl Bond.







