logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Atlas Dunia    Jawa Indonesia

Memotret Keistimewaan Pulau Jawa Indonesia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Coba Anda searching di internet, lalu ketikkan kata “Jawa”, “Pulau Jawa”, “Java Island”, “Jawa Indonesia”, ‘budaya Jawa”, dan sebagainya, niscaya Anda akan mendapat jutaan informasi terkait pulau yang satu ini. Hal ini menunjukkan bahwa Pulau Jawa memiliki sejumlah keistimewaan dan ciri khas yang jarang dimiliki oleh pulau-pulau lain di muka bumi.

Fakta pun menunjukkan kalau Pulau Jawa termasuk salah satu daratan terpenting di dunia. Betapa tidak, Pulau Jawa termasuk pulau terpadat di dunia dengan dua suku bangsa yang besar pula, yaitu suku Jawa dan Sunda.

Pulau Jawa adalah pulau ketiga belas terbesar di dunia. Pulau Jawa dilintasi salah satu rangkaian pegunungan terpanjang di dunia sehingga tanahnya menjadi sangat subur. Pulau Jawa terletak di daerah persimpangan dua benua, yaitu Asia dan Australia. Pulau Jawa pun memiliki sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang sangat kaya.

Berikut ini sekilas gambaran Pulau Jawa dilihat dari kondisi alam sebagai salah satu keistimewaan yang dimilikinya.

Kondisi Geografis

Pulau Jawa terletak di bagian Selatan wilayah Indonesia. Wilayah sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah Timur berbatasan dengan Selat Bali, sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, dan sebelah Barat berbatasan dengan Selat Sunda.

Wilayah Pulau Jawa memanjang ke arah Timur dan Barat sejauh 1050 km (sekitar 650 mil). Adapun lebar maksimal, terletak pada garis pararel ke-5 dan ke-10 dari garis lintang Selatan, mencapai 204 km (sekitar 127 mil). Jika dilihat dalam peta, Pulau Jawa terletak pada 6° LS - 8.5° LS.

Pulau Jawa sendiri memiliki luas sekitar 134,045 km persegi (51,755 mil persegi) dengan penduduk sekitar 121 juta jiwa atau 60,1 persen dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 205,1 juta jiwa). Jumlah yang didasarkan pada sensus penduduk pada 2010 ini meliputi penduduk di sekitar Pulau Jawa, seperti Madura dan Kepulauan Seribu.

Kota terbesar dan terpadat di Pulau Jawa adalah Jakarta, yang juga menjadi Ibukota Indonesia. Selain Jakarta, terdapat kota-kota penting lainnya di Pulau Jawa, di antaranya Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Bogor, Malang, Surakarta, Cirebon, Pekalongan, dan Banten.

Kondisi Alam

Pulau Jawa dilintasi oleh rangkaian pegunungan vulkanis yang memanjang dari Timur ke Barat. Rangkaian pegunungan ini memiliki sekitar 110 pusat vulkanis dengan 35 kawah aktif. Gunung tertinggi adalah Semeru (3676 meter).

Gunung yang terletak di bagian timur Pulau Jawa ini termasuk gunung berapi yang masih aktif, selain Gunung Bromo, Merapi, Ijen, dan Tangkuban Parahu.

Dilihat dari rangkaian pegunungan yang melintasinya, ketinggian wilayah Pulau Jawa di sebelah barat lebih rendah dari wilayah sebelah timur, tingginya tidak lebih dari 1737 meter. Wilayah selatan Pulau Jawa dihiasi oleh rangkaian bukit batu gamping yang membentuk tebing curam dan daerah pantai yang terjal.

Adapun wilayah utara Pulau Jawa ditandai dengan dataran rendah dengan lebar maksimum 64 km yang berdampingan dengan rangkaian pegunungan pusat sebelah utara.

Sungai-sungai yang ada di Pulau Jawa umumnya sempit dan dangkal. Bengawan Solo, sekitar 540 km, merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sedangkan pelabuhan alami terbaik berada di wilayah pantai sebelah utara.

Iklim dan Curah Hujan

Pada tengah hari, khususnya di daerah dataran rendah, temperatur udara di Pulau Jawa relatif sama tingginya, yaitu sekitar 37° C (99° F) dengan kelembapan relatif yang seringkali melebihi 80 persen. Untuk wilayah dengan ketinggian di atas 610 meter, syarat-syarat iklim yang hangat dan dingin berlaku di sini.

Rata-rata curah hujan tahunan di Pulau Jawa menunjukkan 2030 mm (sekitar 80 inci). Akan tetapi, dengan kondisi wilayah yang cukup luas, jumlah curah hujan pun bervariasi antara suatu wilayah dengan wilayah lainnya.

Curah hujan tahunan yang paling ekstrem adalah 4215 mm (sekitar 166 inci) terjadi di wilayah Bogor. Adapun curah hujan tahunan yang paling minimum adalah 890 mm (sekitar 35 inchi) yang terjadi di wilayah Asembagus.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Atlas - Maps Manusia Bumi
  • Menjelajahi Dunia dengan Atlas Dunia
  • Map di Internet
  • Peta: Foto Bumi dari Ketinggian
  • Dinamika Peta Pulau Jawa
  • Berjuta Cerita tentang Pulau Jawa
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA