Efek Jejaring Sosial, dari Pertemanan hingga Kasus Kejahatan

Saat ini setiap orang telah familiar dengan apa yang disebut jejaring sosial. Siapa tak kenal Facebook, Twitter, atau Friendster? Konon pengguna situs situs jejaring sosial ini di Indonesia adalah salah satu yang tertinggi di dunia.
Jejaring sosial merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan melalui internet pada website yang memungkinkan seorang pemilik akun berhubungan dengan pemilik akun lainnya pada website yang sama.
Dalam situs jejaring sosial, pengguna atau pemilik akun harus membangun relasi terlebih dahulu dengan pengguna lain jika ingin berkomunikasi menggunakan fitur yang lebih kompleks, seperti mengirim pesan pribadi, chat, saling melihat foto, dan sebagainya.
Dalam akun jejaring sosialnya, seseorang bebas mengekspresikan dirinya dengan menempel foto foto koleksi pribadi maupun meng-update status. Selain itu ada profil pengguna yang bisa dilihat siapa saja. Di sini pengguna bisa memasukkan segala informasi mengenai dirinya. Mulai dari latar belakang pendidikan, pekerjaan, status berkeluarga, minat, hingga film kesukaan dan kutipan tokoh yang disukai.
Tidak ada yang bisa membatasi informasi apa saja yang dimasukkan seorang pengguna dalam akun situs jejaring sosialnya. Oleh karenanya jejaring sosial memiliki dampak negatif di samping efek positifnya yang juga bisa membantu mempermudah kehidupan.
Efek Positif Jejaring Sosial
Melalui jejaring sosial yang terhubung ke seluruh dunia, seorang pengguna bisa kembali berhubungan dengan saudara yang sudah lama tidak bertemu karena terpisah jarak, menemukan teman lama, mendapat teman baru, dan berkenalan dengan temannya teman. Inilah fungsi utama jejaring sosial.
Dari sini, orang orang yang memiliki idealisme dan pikiran yang sama biasanya akan membuat komunitas sendiri yang lalu melahirkan ide ide kreatif yang membangun dan bahkan bisa produktif.
Lebih jauh lagi, transaksi jual beli pun bisa dilakukan di dalamnya. Pengguna tinggal memasang foto dan penjelasan spesifikasi produk atau jasa yang ditawarkan. Tak lama pengguna yang berminat akan menghubungi. Pembeli pun tidak lagi direpotkan dengan harus menghampiri toko secara fisik maupun mengeluarkan ongkos transportasi dan lain lain.
Dampak Negatif Jejaring Sosial
Saat ini semua merk telepon genggam memiliki fitur akses langsung ke berbagai situs jejaring sosial. Ini memungkinkan para pengguna bisa mengaksesnya kapanpun dan dimanapun, termasuk saat menyetir mobil dan di tengah jam kerja hingga menurunkan produktivitas. Pengguna yang sudah terlanjur ‘kecanduan’ dengan jejaring sosial tidak bisa lagi membedakan kapan waktu yang aman dan baik mengaksesnya.
Begitu luasnya jangkauan jejaring sosial ini sehingga siapapun bisa berhubungan dengan siapapun dari belahan dunia bagian manapun. Begitu bebas pula pengguna memasang informasi diri tak ada yang tahu apakah data yang diberikan asli atau bohong.
Remaja yang sedang-senang senangnya mengumpulkan teman bisa terjebak dalam situasi yang merugikan dirinya sendiri nantinya jika berkenalan dengan seorang yang ternyata memiliki niat buruk.
Pada akhirnya, jejaring sosial dapat menimbulkan efek positif sekaligus dampak negatif. Sangat diperlukan kebijaksanaan penggunaan dan pengawasan orang tua bagi pengguna yang masih di bawah umur.






