Tornado, Jenis Angin Topan Multi-Pusaran

Tornado adalah badai lokal yang berbentuk pusaran angin sangat kuat sehingga membentuk corong (kolom) udara dari awan hingga ke tanah. Diameter corong udara itu bahkan bisa sangat fantastis, mencapai panjang 1,5 mil. Kecepatan tiupan anginnya berkisar 60 – 320 mil per jam.
Tornado lebih sering terlihat di Amerika Serikat, Kanada, dan Asia Selatan. Adapun di seluruh benua kecuali daerah kutub, tornado hanya sesekali saja terbentuk.
Walaupun kebanyakan tornado hanya berlangsung sekitar sepuluh menit, namun kedatangannya selalu berkawan dengan hujan es dan petir. Bayangkan, betapa mengerikan apabila tornado menyerang pemukiman padat penduduk.
Tornado muncul dari angin mesosiklon yang membentuk badai guntur. Awalnya, angin mesosiklon berputar dengan sirkulasi yang teratur. Lantas, pusaran mesosiklon semakin kencang sebagai akibat perbedaan temperatur pada zona downdraft (tepi massa udara turun) di sekitar zona oklusi mesosiklon.
Kolom udara yang terlihat mata telanjang pada fenomena tornado, terbentuk oleh uap air di udara yang berkondensasi sebagai akibat intensitas tekanan rendah oleh kecepatan angin yang tinggi dan berputar cepat. Kadang-kadang, kondensasi uap air tidak berlangsung sehingga memungkinkan tornado terjadi tanpa kita melihat corong udara apa pun.
Badai Tunggal, Multi-Pusaran, dan Satelit Tornado
Tornado lahir dari badai tunggal mesosiklon. Dalam siklus tornadogenesis, sebuah badai tunggal bisa menghasilkan beberapa badai tornado. Ini yang biasa disebut dengan keluarga tornado. Tapi, kadang-kadang bisa juga terjadi beberapa tornado muncul secara bersamaan namun berasal dari mesosiklon yang berbeda.
Tornado bisa memiliki beberapa pusaran sekaligus, atau dikenal dengan istilah tornado multi-pusaran. Dalam fenomena semacam ini, terlihat beberapa kolom udara dari pusat awan yang sama, dan keduanya sama-sama menjangkau bumi. Tornado multi-pusaran terjadi pada skala luas dan serangan tornado dahsyat.
Tornado juga melahirkan anak-anak tornado, berupa pusaran-pusaran kecil yang lebih lemah dari pusaran utama. Anak-anak tornado ini dikenal dengan istilah satelit tornado, terbentuk dari orbit tornado besar pada badai mesosiklon yang sama.
Tornado juga terkadang muncul dalam bentuk angin puting beliung. Badai jenis ini terbentuk saat awan awan cumulus congestus menjulang di perairan tropis dan semitropis, menyebabkan tornado yang melintasi perairan. Puting beliung memiliki kecepatan angin berkisar antara 30 – 40 knots, bergerak cepat dan tiba-tiba, lalu menghilang dalam waktu singkat, antara 3 – 5 menit.
Jenis-Jenis Tornado
Berdasarkan kekuatan angin, tornado dibedakan menjadi 3, yaitu:
1. Tornado lemah
Dari keseluruhan fenomena tornado, sekitar 88% di antaranya termasuk dalam jenis angin tornado lemah. Tornado jenis ini memiliki kecepatan angin kurang dari 110 mph, dan memiliki tenggang waktu kurang dari sepuluh menit.
2. Tornado kuat
Kecepatan angin tornado kuat berkisar antara 110 – 205 mph. Tenggang waktunya lebih lama dibanding tornado lemah, yakni sekitar 10 – 20 menit. Dari keseluruhan fenomena tornado, sekitar 11% termasuk kelompok tornado kuat.
3. Tornado sangat kuat
Tornado jenis ini sangat jarang terjadi, dan hanya berkisar 1% dari seluruh fenomena tornado. Kecepatan anginnya mengerikan, mencapai lebih dari 205 mph, dan berlangsung sampai kisaran satu jam. Tornado ini menyebabkan kerusakan fatal dan kematian dalam jumlah besar.
Manfaat Tornado
Alam memang memiliki fenomena menakjubkan yang terkadang menimbulkan bencana dahsyat. Namun, kalau kita cermati, fenomena tersebut pasti memiliki fungsi alam yang dijalankan. Demikian halnya dengan tornado. Angin topan multi-pusaran ini memang mengerikan. Namun bukan berarti tidak ada manfaat di dalamnya.
Dalam tinjauan ilmu fisika, badai tornado berfungsi menjaga suhu daerah yang dilewati. Seperti kita ketahui, tornado bergerak pada suhu yang memiliki perbedaan ekstrem di suatu wilayah. Tornado membawa angin dari daerah lain yang lebih dingin ke wilayah berudara panas, sehingga dicapai keseimbangan, dan tornado pun menghilang.
Tanpa adanya tornado, mungkin beberapa wilayah di beberapa benua lintasan tornado akan berubah menjadi gunung es karena dingin, atau menjelma gurun panas yang sangat mengerikan.






