Penyebab Jenis-Jenis Penyakit Kelamin
Jenis-jenis penyakit kelamin banyak muncul karena penularan kuman-kuman dari hubungan seks. Biasanya penularan terjadi disebabkan hubungan kelamin dengan bebas dan sembarangan, atau dikenal dengan istilah seks bebas.
Semua penyakit memiliki kemungkinan untuk diobati, walaupun masih banyak jenis-jenis penyakit kelamin yang sulit ditemukan solusi pengobatannya. Salah satunya karena mutasi kuman-kuman yang menularkan penyakit kelamin tersebut. Hingga antibiotik sebelumnya, tidak memiliki pengaruh setelah kuman itu bermutasi.
Faktor Utama
Terdapat tiga faktor utama yang biasa menjadi penyebab munculnya jenis-jenis penyakit kelamin, yaitu: perilaku seks bebas, gaya hidup yang tidak sehat pada perawatan alat kelamin, dan minimnya pengetahuan tentang hubungan seks yang sehat dan aman.
Alasan ketiga ini, disebut juga dengan pendidikan seks yang saat ini menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Informasi tentang seks, awalnya memang tabu di masyarakat. Tetapi hal ini harus dilakukan agar masyarakat bisa menjaga perilaku seks dengan aman dan sehat. Selain itu, pendidikan seks sangat bermanfaat untuk kalangan remaja agar mereka bisa menjaga diri dengan baik.
Jenis Penyakit Kelamin
Infeksi Jamur. Penyakit kelamin karena adanya jamur di sekitar kelamin. Menyebabkan rasa gatal disertai cairan kental berwarna putih yang ke luar dari vagina. Penyakit ini sering muncul bagi laki-laki yang tidak disunat. Ditandai dengan rasa gatal-gatal dan di bawah kulit yang tidak disunat akan berwarna merah.
Vaginitis. Penyakit vagina yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Jenis bakteri yang mengakibatkan penyakit ini, biasanya bakteri Chlamydia dan Gonorrhea. Bakteri penyebab vaginitis, walaupun dari jenis bakteri tidak berbahaya, tetapi bakteri akan menetap dan menimbulkan penyakit.
Wanita yang mengalami vaginitis akan merasa tidak nyaman. Vagina akan mengeluarkan bau tak sedap disertai cairan. Dari cairan ini, melalui mikroskop dapat diketahui jenis bakteri yang merugikan tersebut. Bagi laki-laki, kelamin akan mengeluarkan cairan dan terasa sakit saat kencing.
Kutu Kelamin. Seperti penyakit kutu di rambut kepala. Kutu kelamin ini berwarna kelabu dan kecoklatan. Memiliki ukuran tubuh sekitar satu per delapan inci. Hewan sangat kecil dan merugikan ini tinggal di antara rambut –rambut kemaluan. Tentunya, bagi mereka yang tidak menjaga kesehatan dan kebersihan kelamin.
Kutu Kelamin di Bawah Kulit Kelamin. Memiliki ukuran lebih kecil dari jenis kutu kelamin. Walaupun kecil, jenis kutu ini sangat berbahaya dan membuat sarang di bawah kulit kita. Membuat gatal-gatal di tubuh dan menimbulkan luka kecil di sekitar tubuh.
Virus Human Papilloma atau HPV. Berupa penyakit bisul di alat kelamin. Bisul-bisul itu bisa bertahan satu bulan sampai satu tahun, karena virus yang ditularkan setelah berhubungan seks dengan penderita. Virus akan menyebabkan bisul-bisul di dalam vagina maupun di dalam kelamin pria. Beresiko menimbulkan kanker cervix pada vagina.
Herpes. Virus yang ditularkan karena hubungan seks dengan penderita herpes. Gejala lecet dan berubah menjadi lubang berair berukuran kecil. Gejala ini akan muncul dan kemudian hilang antara 3 sampai 10 hari. Tetapi sebenarnya virus herpes menetap dalam tubuh, hingga suatu saat bisa kembali muncul bahkan sering.
Acquired Immune Deficiency Syndrome, AIDS/HIV. Penyakit kelamin paling serius pada zaman sekarang. Gejala-gejala penyakit ini hanya bisa ditemukan dengan penelitian darah. Virus HIV tak terasa akan terus menggerogoti sistem kekebalan tubuh manusia yang terinfeksi.
Setelah sepuluh tahun, penyakit ini akan merenggut nyawa. Tetapi sebelumnya, penderita HIV akan mengalami berbagai penyakit akibat kekebalan tubuhnya yang terus melemah. Sampai sekarang belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit AIDS.
Pengobatan hanya mampu memperpanjang usia pasien dengan mempertahankan kekebalan tubuh yang terus diserang virus HIV. Penyebab utama penularan HIV/AIDS karena seks bebas, hubungan intim dengan penderita HIV, berhubungan dengan cairan lendir penderita, dan melalui jarum suntik yang telah terkontaminasi virus HIV.
Sebaiknya kita bersikap arif dalam menjaga pergaulan. Tetap menjaga kesehatan alat kelamin dan bergaya hidup sehat dan aman. Tetap setia pada pasangan dan bergaul dengan cara halal dan aman.






