Jenis Jenis Virus Pada Makhluk Hidup
Ilustrasi jenis jenis virus
Virus termasuk makhluk mikroskopik yang berukuran sangat kecil. Dinamakan makhluk mikroskopik karena hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Virus adalah parasit yang merugikan. Virus menginfeksi sel organisme biologis dan berkembang biak dengan memanfaatkan sel makhluk hidup yang diinvasinya. Jenis jenis virus yang menginfeksi organisme biologis dibagi menjadi tiga. Ada virus yang menginfeksi manusia, hewan, dan tumbuhan.
Perkembangan Virus
Virus telah ditemukan sejak zaman sebelum masehi. Hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa penemuan di Memphis, ibu kota Mesir Kuno, tahun 1400 SM, mengenai infeksi virus dalam hieroglyph dan membuktikan adanya penyakit poliomyelitis.
Selain itu, pada tahun 1196 SM, Raja Firaun Ramses V meninggal karena dipercaya terserang virus smallpox. Di negara Cina juga, virus smallpox menyerang masyarakatnya.
Akan tetapi, pada tahun 1798, Edward Jenner menemukan pada beberapa pemerah susu bahwa mereka kebal terhadap virus pox. Hal tersebut terjadi karena di dalam susu sapi ada virus pox yang dapat melindungi manusia dari pox, sehingga terciptalah vaksin untuk melindungi manusia dari virus.
Kemudian, penelitian mengenai virus mulai dilakukan dari penelitian mengenai penyakit mosaik yang menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan membuat daun tanaman tersebut memiliki bercak-bercak.
Pada tahun 1883, seorang ilmuan Jerman, Adolf Mayer, menemukan bahwa penyakit mosaik tersebut dapat menular ketika tanaman yang ia teliti menjadi sakit setelah disemprot dengan getah tanaman yang sakit tersebut.
Dari hasil penelitian tersebut, Adolf tidak menemukan mikroba pada getah tanaman yang sakit tadi, sehingga dia menyimpulkan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil lagi yang tidak dapat dilihat dengan mikrosop.
Pada tahun 1892, Dimitri Ivanowsky, dari Rusia, menemukan pada getah daun tembakau penyakit mosaik meskipun sudah disaring dengan penyaring bakteri. Dari hasil tersebut, dia menyimpulkan bahwa ada dua kemungkinan yang terjadi, yaitu bakteri tersebut berbentuk sangat kecil sehingga dapat melewati saringan atau bakteri penyebab sakit itu mengeluarkan toksin yang dapat menembus saringan.
Kemudian, kemungkinan yang kedua ini tidak dipakai lagi oleh martinus Beijerinck, dari Belanda, karena dia menemukan agen infeksi di dalam getah yang sudah disaring. Agen infeksi tersebut dapat bereproduksi karena kemampuannya untuk menimbulkan penyakit, setelah beberapa kali ditransfer antartanaman, tidak berkurang.
Dari hasil penlitian tersebut, akhirnya ditarik kesimpulan bahwa patogen mosaik tembakau bukan sebuah bakteri, tapi berupa contagium vivum fluidum, yaitu sejenis cairan hidup pembawa penyakit.
Setelah itu, pada tahun 1898, Loeffler dan Frosch mengatakan bahwa penyakit mulut dan kaki sapi disebabkan oleh sesuatu yang tidak dapat dilewati bakteri, sehingga mereka menyimpulkan bahwa patogennya adalah bakteri yang sangat kecil.
Pada tahun 1935, pendapat Beijerinck terbukti setelah Wendell Meredith Stanley, dari Amerika, berhasil mengkristalkan partikel penyebab penyakit mosaik. Sekarang ini, penyakit mosaik dikenal dengan nama virus mosaik tembakau.
Virus tersebut adalah virus yang pertama kali divisualisasikan dengan mikrosop elektron oleh ilmuan Jerman G. A. Kausche, E. Pfankuch, dan H. Ruska, pada tahun 1939.
Peyton Rous, pada tahun 1911 telah meneliti tentang seekor ayam yang sehat jika diinduksi dengan sel tumor dari ayam yang sakit, maka ayam yang sehat tadi akan terkena kanker. Kemudian Rous meneliti penyebab penyakit tersebut dan ternyata hal tersebut disebabkan oleh sesuatu yang dapat dilalui oleh bakteri.
Hal tersebut kemudian disimpulkan oleh Rous bahwa penyakit kanker pada ayam tersebut disebabkan oleh sel virus pada sel tumor ayam yang sakit, sehingga menginfeksi pada sel ayam yang sehat. Penemuan tersebut merupakan penemuan pertama virus onkogenik, yaitu virus yang dapat menyebabkan tumor, sehingga virus tersebut dinamakan Rous Sarcoma Virus.
Pada tahun 1933, Dr Richard E Shope, menemukan virus shope papilloma virus dan cottontail rabbit papilloma virus. Virus ini adalah salah satu virus yang menyebabkan kanker pada manusia.
Pada tahun 1935, Wendell Stanley adalah orang yang pertama kali yang berhasil mengkristalkan virus Tobacco Mozaic Virus (TMV) dan virus ini tetap aktif meskipun dikristalkan.
Pada tahun 1952, Martha Chase dan Alfred Hershey berhasil menemukan bakteriofage, yaitu sejenis virus yang memiliki inang bakteri, sehingga hanya dapat bereplikasi di dalam sel bakteri.
Sejarah penemuan jenis jenis virus tersebut semakin berkembang. Dengan adanya peralatan teknologi yang canggih, memudahkan para peneliti untuk menemukan berbagai macam virus yang beredar di muka bumi ini.
Dengan adanya peralatan canggih juga, para peneliti dapat menemukan berbagai macam vaksin untuk mencegah perkembangan virus yang dapat menyebabkan penyakit.
Sebagai mahluk hidup, virus memiliki ciri-ciri yang sangat berbeda dengan kebanyakan mahluk hidup lainnya. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh virus.
- Tidak berbentuk sel, karena tidak mempunyai protoplasma, dinding sel, sitoplasma, dan nukleus.
- Dapat digolongkan benda hidup (memiliki kemampuan metabolisme, reproduksi, dan memiliki asam nukleat) dan benda mati (dapat dikristalkan dan tidak mempunyai protoplasma).
- Berkembang biak dengan cara membelah diri dan hanya bisa dilakukan di dalam sel hidup.
- Bersifat parasit.
- Hanya mikroskop elektron yang mampu melihat bentuk virus.
Virus pada Manusia
Virus yang menjangkit pada manusia jumlahnya banyak dan tidak dapat terhitung. Berikut ini adalah beberapa jenis virus yang menginfeksi pada manusia.
1. HIV (Human Immunodeficiency Virus)
Virus ini sangat berbahaya. HIV adalah jenis virus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia dan merusak fungsi sistemnya. Dampak dari serangan virus ini adalah berkurangnya sistem kekebalan tubuh dengan cepat.
HIV merupakan penyebab munculnya penyakit AIDS. Virus ini menular melalui hubungan kelamin, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, serta pada bayi saat dalam kandungan, jika ibunya terjangkit HIV.
2. Virus Flu Burung (Avian Influenza Virus)
Virus ini dikenal dengan sebutan H5N1. Virus yang menginfeksi manusia ini berasal dari unggas yang terinfeksi influenza. Virus ini sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian pada penderitanya.
3. Virus Demam Berdarah
Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus yang disebut Flavivirus. Virus ini disebarkan pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Orang yang terinfeksi virus ini mengalami gejala seperti demam tinggi yang disertai ruam pada kulit yang berwarna merah terang.
Gejala lainnya adalah mual, pusing, dan berkurangnya jumlah trombosit dalam darah. Jika tidak diobati dengan segera, penyakit akibat virus ini dapat menyebabkan kematian.
4. Virus Varicella zoster
Virus ini adalah virus yang menyebabkan penyakit cacar air. Orang yang terkena virus ini akan mengalami gejala, seperti demam, timbul gelembung-gelembung bernanah pada kulit wajah, tangan, kaki, dan seluruh tubuh. Penyakit ini dapat menular pada orang lain melalui kontak langsung, bersin, atau batuk.
Virus Pada Hewan
Selain virus menyerang pada manusia, virus juga dapat menyerang pada hewan. Di antara jenis jenis virus yang menyerang pada hewan adalah sebagai berikut.
1. Virus Rabies
Virus ini menyerang hewan, seperti anjing, kucing, dan kelelawar. Hewan yang terkena virus rabies hanya sebagai pembawa saja. Virus ini lebih berbahaya jika tertular pada manusia. Virus ini menyerang manusia melalaui gigitan atau jilatan hewan yang terjangkit rabies.
2. Virus Paramyxo
Virus ini penyebab penyakit tetelo atau newcastle deases pada ayam. Ayam yang terkena virus ini akan mengalami gangguan pernapasan. Penyakit ini dapat memengaruhi kualitas telur pada ayam.
Virus pada Tanaman
1. Virus Tembakau
Virus ini menyerang tanaman tembakau. Tobacco mosaic virus adalah virus yang menyebabkan penyakit pada tembakau dan jenis tumbuhan terong. Tanaman tembakau yang terkena virus ini akan mengalami bercak-bercak kuning pada daun. Bercak-bercak ini menyebar seperti mosaik.
2. Virus Batang Padi
Virus yang menyerang batang tanaman padi ini namanya Tungro. Virus ini menginfeksi tanaman padi dan merusak batang tanaman padi. Akibat serangan virus ini, tanaman padi menjadi rusak dan kering. Virus ini disebarkan oleh vektornya, yaitu wereng hijau.
Virus memiliki peranan yang menguntungkan dan merugikan bagi kehidupan. Peranan virus yang menguntungkan, di antaranya dapat digunakan untuk membuat antitoksin, untuk melemahkan bakteri, dan untuk reproduksi vaksin. Sedangkan peranan yang merugikan, di antaranya menyebabkan penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan.
Virus yang beredar di lingkungan sekitar kita memang ada yang bahaya dan ada yang menguntungkan. Untuk mencegah terjangkit virus yang berbahaya, maka kita harus memulainya dengan pola hidup yang sehat.
Dengan hal-hal yang kecil saja, seperti mencuci tangan sebelum makan. Hal tersebut memang sepele, tapi apabila tidak dibiasakan akan mengakibatkan tubuh terserang virus.
Untuk itu, pola hidup sehat perlu dilakukan untuk mencegah tubuh terserang penyakit akibat virus. Demikian informasi tentang jenis jenis virus. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

