Jenis Kura-Kura
Kura-kura merupakan salah satu jenis hewan reptilia. Kura-kura secara umum dikenal dengan sebutan turtles dalam bahasa inggris. Di seluruh dunia, terdapat hampir 300 species kura-kura, sedangkan di Indonesia dapat ditemukan hampir 50 species.
Kura-kura sendiri merupakan hewan bersisik dan berkaki empat. Bangsa hewan yang sering disebut dengan (ordo) Testudinata ini memiliki cirri khas dan mudah dikenali. Cirri khas yang dimiliki olrh kura-kura ini adalah memiliki rumah sendiri yang disebut dengan tempurung. Tempurung kura-kura sangatlah keras dan kaku.
Tempurung kura-kura ini terdiri atas dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut dengan karapas dan bagian bawah (ventral, perut) disebut dengan plastron. Disetiap bagian tubuhnya ini terdapat dua lapis yang melindunginya. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras.
Lapisan ini biasanya tersusun speerti genting. Sedangkan untuk lapisan dalam atau kedua berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi atau Trionychodea dan jenis penyu belimbing yang lapis luarnya tida bersisik dan digantikan dengan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.
Dalam bahasan Indonesia, kura-kura dikenal terbagi menjadi tiga kelompok. Tiga kelompok kura-kura ini di antaranya adalah penyu, labi-labi atau bulus, dan kura-kura. Sedangkan dalam bahasa Inggris, kbangsa kura-kura ini dibedakan lagi antara kura-kura darat dan kura-kura air tawar.
Secara umum, kita mengenal kura-kura air (freshwater tortoises) dan kura-kura darat (land tortoises). Secara lebih detail, kura-kura mempunyai jenis-jenis berikut ini.
- Kura-kura leher ular, kura-kura jenis ini mempunyai keistimewaan lehernya yang panjang sehingga kepala tidak dapat dimasukkan ke dalam tempurung. Akan tetapi kepala dapat dilipat menyamping ke sisi tubuhnya. Contoh kura-kura jenis ini adalah kura-kura Rote, kura-kura Papua, dan kura-kura perut putih.
- Kura-kura berekor panjang dan berkepala besar, banyak ditemukan di sekitar negara-negara Asia Tenggara.
- Kura-kura air tawar kecil, mempunyai keistimewaan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Kura-kura jenis ini berasal dari Amerika bagian tengah dan tidak ditemukan di Indonesia.
Keanakaragaman Jenis Kura-kura dan Penyebarannya
Seperti yang sudah banyak diketahui, kura-kura merupakan binatang yang memiliki keanekaragaman beragam. Jika dihitung secara keseluruhan, diperkirakan kura-kura terdiri atas 260 spesies. 260 spesies ini terdiri atas 12-14 suku atau family yang masih hidup diberbagai bagian dunia. Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 45 jenis dari sekitar 7 suku kura-kura yang ada pada saat ini.
Berikut adalah beberapa jenis kkura-kura dari berbagai suku dan bangsanya;
Kura-kura Bangsa Pleurodira
Kura-kura yang termasuk ke dalam bangsa Pleurodira ini di antaranya adalah sebagai beirkut;
- Chelidae, kura-kura leher ular
Chelidae ini merupakan salah satu suku dari kura-kura yang ada pada saat ini. Suku ini dinamakan kura-kura berleher ular dikarenakan setiap anggota kura-kuranya memiliki leher yang panjang. Dengan begitu, kura-kura yang berleher ini tidak bisa memasukkan kepalanya ke dalam tempurung biasanya kura-kura dari suku ini akan melipatkan kepalanya ke samping di sisi tubuhnya. Kepala kura-kura ini biaanya akan berada di bawah lindungan pinggiran tempurung badannya.
Kura-kura leher ular biasa menyebar di beberapa wilayah di dunia, terutama di Papua dan Australia serta pulau-pulau di sekitarnya dan juga di Amerika Selatan. Selain di tempat-tempat tersebut, kura-kura berleher panjang ini juga bisa ditemukan di Pulau Rote, Nusa Tenggara, dan lainnya. Habitat kura-kura berleher paanjang ini adalah perairan tawar.
Beberapa jenis kura-kura berleher panjang yang ada di Indonesia di antaranya adalah sebagai berikut;
- Kura-kura Rote (Chelodina mccordi)
- Kura-kura Papua (Chelodina novaeguineae)
- Kura-kura perut putih (Elseya branderhosti)
Beberapa jenis kura-kura berleher panjang tersebut sering ditemukan di beberapa marga satwa di Indonesia dan keberadaanya terancam punah.
- Pelomedusidae
Kura-kura yang termasuk ke dalam suku Pelomedusidae merupakan suku kura-kura kerabat dekat dengan Chelidae. Anggota dari suku Polimedusidae ini memiliki anggota kura-kura air tawar. Kura-kura ini hidup di Amerika Selatan, Afrika, dan Madagaskar. Di Indonesia sendiri, kura-kura ini belum ditemukan.
Kura-kura Bangsa Cryptodira
Suku kura-kura yang termasuk ke dalam bangsa Cryptodira di antaranya adalah sebagai berikut;
1. Cheloniidae, penyu
Penyu pada dasarnya menghabiskan seluruh hidupnya di lautan luas. Akan tetapi, untuk penyu betina biasanya akan hidup di darat ketika akan bertelur. Penyu bisa dikatakan tidak pernah lagi menginjakkan kakinya di daratan setelah penyu tersebut menetas.
Kepala, kaki, dan ekor penyu tidak dapat di tarik masuk ke dalam tempurung. Kakai-kaki penyu sendir berbentuk menyerupai dayung, dan lubang hidungnya yang berada di sisi atas moncongnya merupakan bantuk adaptasi yang sempurna untuk kehidupan di laut.
Penyu tersebar luas di samudera-samudera di seluruh dunia. Dari tujuh spesies anggota suku kura-kura ini, enam di antaranya dapat ditemukan di Indonesia. Beberapa contoh dari penyu tersebut di antaranya adalah;
- Penyu hijau (chelonian mydas)
- Penyu sisik (Eretmochelys imbricate)
2. Dermochelydae, Penyu Belimbing
Suku penyu ini hanya memiliki satu anggota, yakni penyu belimbing (Dermochelys coriacea). Penyu ini hidup di lautan-lautan besar hingga ke daerah dingin. Penyu ini merupakan kura-kura terbesar yang masih hidup. Panjang tubuhnya atau panjang karapasnya dapat mencapai 3 meter, meskipun pada umumnya hanya sekitar 1,5 meter atau kurang. Sedangkan berat dari penyu belimbinig ini bisa mendekati 1 ton.
3. Chelydridae
Suku ini terdiri atas kra-kura air tawar berekor panjang dan berkepala besar. Kura-kura ini menyebar di Amerika. Akan tetapi, satu marga dari suku kura-kura ini yaitu Platysternon menyebar di wilayah Indochina dan Tiongkok. Beberapa ahli memasukkan Platysternon ini ke dalam suku tersendiri, yaitu Platysternidae. Kura-kura bangsa ini belum ditemukan di wilayah Indonesia.
4. Kinosternidae
Suku Kinosternidae ini merupakan kura-kura yang hidup di wilayah air tawar. Kura-kura ini berasal dari wilayah Amerika bagian tengah. Hewan yang mampu mengeluarkan bau tidak sedap ini trerdapat di wilayah Indonesia.
5. Dermatemyidae
Suku kura-kura Dermatemyidae ini menyebar terbatas di wilayah Amerika Tengah. Kura-kura pada suku ini berukuran relative besar dan hidup di sungai-sungai.
6. Carettochelyidae, labi-labi moncong babi
Suku ini memiliki satu anggota yang hidup hingga saat ini, yaitu labi-labi moncong babi. Beberapa anggota lain daeri suku ini sudah punah dan hanya ditemukan dalam bentuk fosil. Labi-labi ini menyebar terbatas di Papua bagian selatan dan di Australia bagian utara.
7. Trionychidae, labi-labi
Suku kura-kura ini menyebar lua di wilayah Amerika Utara, Afrika, dan Asia. Suku Trionychidae ini merupakan suku kura-kura dengan beragam jenis anggotanya. Di Australia, suku kura-kura ini hanya ditemukan berupa fosilnya. Beberapa kura-kura yang termasuk ke dalam suku Trionychidae di Indonesia di antaranya sebagai berikut;
- Bulus (Amyda cartilaginea)
- Manlai atau labi-labi bintang (Chitra chitra)
- Labi-labi hutan (Doganiai subplana)
- Labi-labi Irian (Pelochelys bibroni)
- Antipa, labi-labi raksasa (Pelochelys cantor)
Selain jenis labi-labi di atas, masih banyak pula jenis labi-labi lainnya yang ada di dunia.
8. Emydidae
Emydidae merupakan kura-kura akuatik dan semi akuatik yang hidup di air tawar. Kura-kura ini biasa hidup di air tawar di Eropa, Asia, dan Amerika. Emydidae ini merupakan salah satu suku kura-kura terbesar dari segi jumlah anggotanya.
Di Indonesia, suku kura-kura ini belum ditemukan. Akan tetapi, kura-kura dalam bentuk introduksinya sering terlihat di Indonesia sebagai hewan peliharaan. Salah satu contioh dari suku emydidae ini adalah kura-kura telinga merah yang menjadi kura-kura peliharaan di Indonesia.
Demikianlah pembahasan mengenai jenis kura-kura yang dapat disampaikan. Masih banyak jenis dan keanekaragaman dari kura-kura yang ada di dunia, seperti Geoemydidae, Testudinide, dan kura-0kura dari bangsa Paracruptodira lainnya.
Semoga bermanfaat.

