Menanam Jenis Sayur Sayuran Di Rumah
Ilustrasi jenis sayur sayuran
Ternyata krisis ekonomi global, berpengaruh juga dengan harga berbagai jenis sayur-sayuran di pasar. Naiknya harga bahan bakar minyak dan mahalnya harga pupuk juga mempengaruhi penaikan harga sayur sayuran. Padahal sayuran adalah salah satu jenis makanan yang paling banyak memberikan nilai gizi, vitamin, mineral, dan membantu menjaga kesehatan tubuh.
Oleh karena itu, mau tidak mau, tubuh kita harus selalu menerima asupan makanan dari berbagai jenis sayur-sayuran. Jika Anda keberatan harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli sayuran, mengapa Anda tidak coba untuk menanam sendiri tanaman sayuran di pekarangan rumah Anda?
Dengan menanam jenis sayur-sayuran di rumah Anda, Anda juga bisa mengkonsumsi sayur sayuran sehat tanpa khawatir akan bahaya pestisida. Karena Anda sendiri yang menanam maka Anda dapat mengontrol pemakaian pupuk, air, dan pembasmi hama. Sayuran yang Anda makan pun lebih segar.
Manfaat Sayuran bagi Kesehatan
Tidak diragukan lagi, sayur sangat baik dan sangat direkomendasikan bagi kesehatan tubuh. Sayur sangat membantu pencernaan karena mengandung banyak serat. Sayuran berdaun hijau mengandung zat besi yang dapat membantu pembentukan sel darah merah. Sayuran berupa kacang-kacangan banyak mengandung protein yang bermanfaat dalam perbaikan jaringan tubuh.
Tidak heran, bila sayuran yang kita konsumsi dapat memberikan efek segar setelah memakannya, tentu saja dalam olahan makanan yang seimbang. Selain itu, jenis sayur-sayuran ada yang mengandung lemak, seperti buncis dan kacang panjang. Namun, lemak tersebut merupakan lemak nabati dan termasuk asam lemak tak jenuh yang berfungsi sebagai membran sel dan bagian sel-sel saraf.
Mengenali jenis jenis sayuran sehat bukanlah perkara gampang. Kalau pun mempunyai pengetahuan tentang tanaman sayur-sayuran yang sehat, terkadang keinginan yang kuat untuk memanfaatkan segala hal yang berkaitan dengan hidup sehat dengan sayuran sehat, terasa kurang menggelegak dalam jiwa. Akhirnya menjadi pasrah dan tetap menyantap sayuran yang dipandang kurang sehat tersebut.
Berasal dari sayuran yang sehat tentunya sayur-sayuran sehat didapat. Misalkan ada suguhan dua ikat sayur satu jenis. Yang satu daun-daunnya berlubang yang kemungkinan besar karena ulah ulat sayur dan yang satu tanpa lubang dan berbau obat. Manakah yang akan dipilih?
Penampilan yang menarik tanpa cacat adalah satu hal yang paling menarik untuk dilihat dan dipilih. Itu juga yang membuat banyak orang akan terlena kepada sayuran yang terlihat bagus fisiknya.
Ini merupakan pilihan yang salah karena pilihan itu adalah sayuran yang dipenuhi pestisida. Ulat tak berani makan dedaunan dari sayuran yang banyak mengandung pestisida. Manusia saja tidak mau mencium bau obat-obatan. Apalagi ulat. Mereka sangat tahu mana sayuran yang segar dan mana sayuran yang terlihat segar oleh selimut pestisida yang pasti akan membunuh habitat mereka.
Sedangkan sayuran yang berlubang sedikit-sedikit itu merupakan sayuran tanpa pestisida karena ulat daun berani memakannya. Ini sebuah pilihan yang sangat sulit apalagi oleh para ibu yang lebih banyak mengenali sesuatu dari fisik belaka.
Pengetahuan tentang hal ini memang telah sering diberikan. Namun, terkadang jiwa menyerah pada penampilan fisik karena memang membutuhkan penampilan yang menarik, terutama ketika telah berhubungan dengan sayuran yang digunakan sebagai pemanis hidangan. Tentunya tidak akan terlihat menarik bila menggunakan syuran berlubang dan banyak tak utuhnya.
Jenis Sayuran dan Manfaatnya
Sayuran termasuk makanan yang dikonsumsi manusia, tapi tidak termasuk ke dalam kategori buah-buahan, rempah, biji-bijian dan kacang-kacangan. Di luar kategori itu bisa disebut sebagai sayuran.
1. Bawang
Ada empat jenis bawang, yaitu bawang besar yang di Jawa Barat dikenal sebagai bawang daun, bawang putih, bawang merah, dan bawang Bombay. Bawang daun berwarna hijau dan dimanfaatkan seluruh bagiannya. Bawa merah dan bawah putih hampir sama berkelopak-kelopak dan beranak, hanya warnanya saja yang berbeda.
Bawang putih selain sebagai penyedap, sering dikonsumsi langsung per siunganya dan bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit seperti darah tinggi, kurang nafsu makan, migren, dan untuk meningkatkan stamina.
Bawang Bombay hampir mirip dengan bawang merah, hanya saja kelopak-kelopaknya besar-besar dan berwarna hijau muda terang. Bawang Bombay menjadi sayuran pelengkap dalam burger, spaghetti, dan kebab.
2. Daun Seledri
Bentuknya memanjang dan daun keriting kecil-kecil, berwarna hijau dan baunya khas agak menyengat. Seledri sering dipakai dalam campuran soto bandung, bakso, dan bubur ayam, ditabur di atasnya untuk menggugah selera. Daun seledri bermanfaat untuk mengatasi masuk angin.
3. Kangkung
Sayuran hijau kaya serat. Disinyalir sebagai obat kantuk. Sebuah pabrik herbal di Jakarta, menggunakan bahan dasar kangkung sebagai obat insomnia. Bisa dikonsumsi dalam keadaan sayuran segar, maupun direbus untuk campuran gado-gado, lotek, dan mie kangkung.
4. Kentang
Sayuran berwarna cokelat muda ini banyak mengandung karbohidrat. Dimasak maupun direbus, sama enaknya. Kentang bisa dijadikan makanan pengganti nasi untuk mereka yang diet. Digoreng kering menjadi makanan khas di restoran cepat saji. Dibakar pun tak kalah lezatnya.
5. Labu Air
Berwarna hijau, berbentuk bulat lonjong. Bisa dimasak maupun dikonsumsi langsung setelah direbus. Dalam beberapa penelitian, labu air ini bermanfaat untuk meluruhkan karetin penyebab batu ginjal dan batu di saluran kencing pada umumnya.
6. Lada
Sayuran yang paling populer dengan rasanya yang khas menyengat. Baik lada putih maupun lada hitam, sering dipergunakan dalam ramuan tradisional dengan fungsi yang berbeda. Lada putih bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes mellitus, sementara lada hitam bermanfaat untuk memulihkan stamina.
7. Lobak
Ada dua jenis lobak, yaitu lobak merah dan lobak putih. Soto Bandung wajib menggunakan sayuran lobak putih yang rasanya hangat.
8. Pegagan
Pegagan atau dalam bahasa Sunda (Priangan) dikenal dengan nama Antanan, berbentuk daun-daun kecil dan berwarna hijau. Bisa dikonsumsi sebagai lalaban dengan rasanya agak pedas dan segera. Sebagai ramuan, pegagan bermanfaat untuk menambah stamina. Untuk keperluan obat ini, pegagan biasanya dibuat ramuan teh.
9. Bayam
Salah satu nama sayur yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan adalah bayam. Bayam merupakan tanaman yang daunnya dapat dikonsumsi sebagai sayuran hijau. Sayuran yang bernama latin Amaranthus spp ini memiliki knadungan zat besi yang sangat penting bagi manusia.
Menanam Sayuran di Lahan Sempit
Ternyata, menanam berbagai jenis sayur-sayuran tidak harus dilakukan di lahan luas yang berukuran ratusan meter bahkan hektar. Di lahan yang sempit pun, sayur sayuran bisa dibudidayakan lewat pot-pot kecil. Tetapi tentu saja tanaman yang bisa ditanam di pot sangat terbatas.
Jenis sayur-sayuran yang bisa ditanam di pot sempit adalah jenis-jenis cabang, kacang panjang, mentimun, wortel, buncis, bawang merah, bawang putih, mentimun, tomat, paprika hingga lobak. Biasanya jenis sayuran yang disebutkan tadi adalah jenis sayuran yang ditanam di pot tunggal. Di bagian bawah pot juga harus dilubangi sebagai pengatur saluran air.
Selain itu Anda juga bisa menanam berbagai jenis sayur-sayuran berdaun seperti bayam, papaya, selada, sawi putih, sawi hijau, melinjo dan masih banyak lagi. Biasanya jenis sayur-sayuran berdaun seperti ini harus langsung ditanam di tanah. Cara penanamannya pun melalui penyemaian benih dan bisa juga langsung ditanam di tanah.
Anda juga bisa menanam jenis sayur-sayuran pagar hidup yang menjadi favorit keluarga Anda seperti kangkung, singkong, pandan, lengkuas, lamtoro, katuk dan lain sebagainya.
Jika Anda ingin menanam banyak sayuran dengan pot, Anda bisa menggunakan jenis pot horizontal bertingkat. Pot ini juga bentuknya panjang sekali, sesuai dengan kondisi luas tanah Anda. Pot bertingkat biasanya terbuat dari beberapa bahan seperti balok kayu, pipa PVC, bambu, dan talang. Untuk pot bertingkat ini hanya beberapa jenis sayuran yang bisa ditanam antara lain yaitu : selada, kalian, baby kapri, talas daun, kubis, kol, brokoli, dan caisim.
Jika ingin membuat tanaman pagar, Anda bisa juga menanam pohon labuh siam. Dalam keadaan lahan yang sangat sempit, lebih baik menanam sayur-sayuran di pot tunggal atau pot gantung karena bisa dipindah-pindah.
Menanam berbagai jenis sayuran tidak hanya dapat menjadi solusi atas mahalnya harga sayuran dan bumbu-bumbu dapur. Tetapi juga bisa menjadi wadah untuk menyalurkan hobi berkebun Anda. Yang lebih penting adalah, dengan menanam jenis sayuran di rumah berarti kita telah membantu menyelamatkan dunia. Dengan memberikan kontribusi tanaman bagi program penghijauan dunia.

