logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Binatang Peliharaan    Ular    Jenis-Jenis Ular

Mengenal Jenis Ular Peliharaan


Ilustrasi jenis ular peliharaan

Yang namanya kegemaran seseorang seringkali tidak masuk akal, terasa mengada-ada, namun bagi yang menggelutinya justru merupakan keasyikan tiada kira. Seperti kegemaran memelihara jenis ular peliharaan misalnya. Padahal bagi orang kebanyakan, ular tetap saja menakutkan. Kalau tidak menakutkan, paling tidak termasuk binatang melata yang menjijikan. Tapi bagi yang gemar mengoleksi ular, tentu saja binatang ini bukan menakutkan atau menjijikan, sebaliknya binatang yang lucu, menggemaskan dan bikin penasaran. Karena itulah tidak sedikit orang-orang yang memiliki hobi dan suka sekali memelihara hewan melata tersebut. Ada beberapa jenis ular peliharaan yang bisa Anda rawat dengan cukup mudah. Mereka umumnya jinak dan tentu saja tidak berbahaya. Sekali lagi ini bagi yang gemar atau ingin memulai menggemari memelihara ular.

Bagi Anda yang tidak suka dan menilai ular menakutkan atau menjijikan, jangan pernah mendekatinya. Bisa saja ketika ular peliharaan ini mendekati atau mendesis, Anda bahkan sudah siap-siap untuk menyerang dengan apa saja yang ada di sekitar Anda. Jangan pernah lakukan ini, karena ular peliharaan jelas merupakan barang berharga bagi yang memeliharanya. Urusannya bisa jadi runyam dan berkepanjangan bila Anda tetap nekad menghabisi ular peliharaan tersebut. Maka cara yang aman adalah menjauhi binatang peliharaan bernama ular ini.

Kegemaran yang memicu adrenalin atau penuh tantangan memang semakin dicari orang, sehingga tingkat kepuasaan ketika bisa menaklukkan pun jauh lebih tinggi. Sepertinya berlatar belakang itu pula sekarang ini orang mulai menekuni kegemaran yang dinilai orang kebanyakan sebagai perbuatan aneh-aneh dan membahayakan. Tidak mengherankan sekarang ini bila ada orang yang gemar memelihara harimau misalnya. Jadi, sebenarnya yang menggemari hobi ular masih bisa dikatakan sebagai sesuatu yang wajar alias tidak terlalu aneh-aneh dan membahayakan. Terkecuali bila hobinya adalah mengoleksi ular berbisa atau selama hidupnya tak pernah keluar dari kandang ular berbisa.

Bagi seorang yang menggemari ular, selalu saja melihat keanehan dan keunikan dari masing-masing ular tersebut. Ada saja pusat perhatiannya, entah karena senang melihat sisiknya, warnanya tubuhnya, bentuk kepalanya, panjangnya dan lain sebagainya. Tentu saja hal ini tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Masing-masing memiliki titik fokus kenapa suka terhadap ular A dan tidak senang dengan jenis ular B. Demikian yang namanya kegemaran, seolah menjadi hak prerogratif masing-masing, sehingga tak ada alasan untuk melarang atau menghalanginya sepanjang tidak membahayakan dirinya dan membahayakan orang lain. Bahkan yang membahayakan dirinya masih bisa ditoler dengan alasan justru di sanalah letak keunikan dan tantangannya. Kalau alasannya sudah seperti ini, memang tertutup ruang untuk diusik apalagi diganggu gugat.

Macam-Macam Ular Peliharaan

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara hewan unik dan lain daripada yang lain, mungkin ular adalah hewan yang tepat bagi Anda. Namun jenis ular peliharaan apa saja yang sebaiknya dimiliki ? Berikut adalah contoh-contoh ular peliharaan yang bisa Anda rawat di rumah. Ular-ular ini termasuk aman untuk dijadikan ular peliharaan dan cukup mudah memeliharanya. Sehingga sensasi memiliki hewan melata yang bagi banyak orang menjijikan dan menakutkan ini, bisa terselenggara dengan baik. Artinya Anda mendapat kesenangan dari kegemaran baru tersebut, hewan yang dipeliharan juga bisa tumbuh dengan sehat.

  • Phyton atau sanca

    Salah satu jenis ular peliharaan yang paling banyak diminati adalah ular phyton atau yang juga sering disebut sebagai ular sanca. Ada banyak macam ular sanca, salah satu jenis ular sanca yang menjadi favorit adalah sanca kembang atau batik (Phyton reticulatus).

    Ular ini memiliki warna yang bermacam-macam, bahkan ada pula yang albino. Namun biasanya ular sanca ini berwarna cokelat, abu-abu, atau kuning kehijauan. Bentuk ular ini relatif langsing dan tubuhnya membulat (tidak pipih).

    Ukuran ular ini cukup beragam. Untuk yang masih kecil atau baru menetas, biasanya panjang ular ini sekitar 40-60 cm. Ular sanca dewasa panjangnya berkisar antara 2-3 meter. Ular sanca memang tidak berbisa namun cukup memiliki tenaga yang luar biasa besar bagi yang telah dewasa. Kekuatannya seperti kebanyakan ular yang tidak berbisa yaitu pada tarikan otot di sekujur tubuhnya yang bisa meremukkan seekor sapi. Sebagai binatang peliharaan, ular sanca terlihat cantik dan menggemaskan. Gerakannya juga cenderung lambat, tidak agresif seperti kebanyakan ular berbisa. Namun demikian kehatian-hatian tetap saja harus dijaga agar jangan sampai gara-gara Anda keliru atau ceroboh, bisa mengancam dan membahayakan orang lain.

Ular sanca bisa disimpan di dalam kandang dengan penambahan bebatuan atau ranting agar mendekati habitat aslinya. Kemiripan dengan tempat hidup di habitat aslinya memang perlu diciptakan agar hewan ini tetap nyaman, sehingga bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Selain itu secara rutin membersihkan kandang dan memeriksa kesehatan ular ini, sangat disarankan.

  • Xenopeltis unicolor

    Jenis ular peliharaan yang satu ini populer dengan sebutan ular pelangi. Hal ini dikarenakan ketika tubuhnya terkena sinar matahari, kulit atau sisik-sisik tubuhnya terlihat berwarna-warni seperti pelangi.

    Ular pelangi ini tidak berbisa dan terkenal sangat jinak. Ia biasanya tidak akan menyerang walau dipegang oleh manusia. Ular ini biasanya berwarna cokelat atau abu-abu gelap dan memiliki panjang sekitar 80-100 cm. Ular pelangi ini sangat cocok dipelihara oleh Anda yang termasuk pemula dalam memelihara ular. Karena untuk memeliharanya tidak memerlukan keahlian khusus dan persyaratan khusus dalam memberi makan seperti kalau Anda memelihara ular sanca.
  • Candoia

    Salah satu jenis ular peliharaan yang juga cukup populer adalah ular jenis Candoia. Macam-macam ular candoia juga beragam, salah satunya adalah Candoia carinata carinata yang juga sering disebut sebagai Papuan tree boa atau ular mono pohon.

    Ular jinak ini relatif sangat kecil dan memiliki diameter tubuh yang kecil pula. Panjang tubuhnya biasanya sekitar 40-70 cm, namun ada pula yang bisa mencapai panjang 1 meter.

    Jenis ular peliharaan ini memang masih satu family dengan ular boa, tidak berbisa dan cukup jinak untuk dipelihara. Warna ular ini juga bermacam-macam, ada yang hitam, abu-abu, kuning, atau cokelat. Tinggal pilih mana yang lebih Anda suka.

Demikianlah tentang kegemaran pada jenis ular peliharaan, yang ternyata banyak ragam dan jenisna. Masing-masing tentu saja memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Dan mereka yang telah siap untuk mengoleksi jenis ular peliharaan ini, tentu saja telah siap dengan berbagi resiko yang akan dihadapinya. Demi sebuah hobi, orang memang rela melakukan apapun, terhadap memelihara binatang yang bagi orang kebanyaka menjijikan atau bahkan menakutkan seperti ular ini.

Percayalah dalam setiap hobi, orang selalu menemukan keindahan dan tantangan, dan oleh sebab itulah orang bisa lupa segalanya ketika sedang menekuni dan melakukan kegemarannya itu. Percaya atau tidak, tapi begitulah yang namanya kalau sudah hobi.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengenal Berbagai Jenis Ular Tidak Berbisa
  • Mengenal Jenis Ular di Dunia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA