Mengenal Jerawat Nasi

Jerawatan?? Oo-ow… Nggak tua, nggak muda pasti emoh bila wajahnya dihinggapi jerawat. Alih-alih berwajah manis justru jadi bikin meringis. Jerawat yang sempat menghias wajah Anda ternyata bermacam-macam jenisnya. Antara lain jerawat nasi.
Apa itu Jerawat ?
Disebut jerawat bila terjadi penyumbatan pada pori-pori kulit, hingga menimbulkan kantung darah putih yang kalah lalu meradang. Berisi nanah yang basah atau kering sesuai dengan kadar keparahan jerawat tersebut. Jerawat biasanya muncul karena ada perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak pada kulit.
Mengenal Jerawat Nasi
Gejala dan tanda-tanda jerawat nasi hampir sama seperti jerawat biasa. Yakni karena penyumbatan pori-pori kulit oleh debu, kotoran, gumpalan keringat ataupun sisa bedak yang tidak tuntas terangkat.
Hanya saja jerawat nasi tidak memproduksi sel darah putih yang kalah seperti nanah, namun hanya berupa isi saja yang menyerupai ‘nasi’. Maka disebutlah jerawat nasi.
Jerawat nasi muncul akibat kondisi abnormal kulit Anda karena gangguan pada produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan terjadinya penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.
Penyebab Munculnya Jerawat
Jerawat nasi dapat muncul karena beberapa pencetus. Seperti :
- Masa-masa tertentu pada perubahan hormonal manusia, contohnya ketika sedang mengkonsumsi pil/obat tertentu, di masa kehamilan ataupun saat menstruasi pada wanita.
- Terjadi produksi minyak secara berlebihan yang terjadi di bawah kulit yang tercetus oleh faktor makanan. Seperti kacang-kacangan atau goreng-gorengan.
- Terjadinya kolaborasi antara sabun dan bakteri. Biasanya karena salah menggunakan sabun yang tidak sesuai dengan jenis kulit.
- Faktor genetika.
Penjelasannya adalah sebagai berikut :
- Pada masa-masa tertentu kehidupan manusia ada pola-pola rutinitas tubuh yang harus Anda lalui. Seperti siklus menstruasi pada wanita dewasa, serta kehamilan pada wanita menikah. Lalu pasien yang sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau pil.
- Jerawat tidak selalu akibat kulit wajah yang kotor, melainkan karena faktor bawaan dari dalam tubuh Anda. Penyebab yang paling umum adalah perubahan hormon.
- Kelebihan kelenjar minyak yang diproduksi oleh hormone androgen, bercampur dengan sel-sel mati kulit. Dan sel-sel kulit yang mati tadi bercampur dengan sebum yang telah meningkat hingga menjadi tebal dan mengeras. Hingga membentuk bintik-bintik jerawat nasi.
- Secara genetika jerawat nasi dapat diwariskan faktor gen-gennya pada keturunan berikutnya. Penderitanya memiliki bakat :
- Memproduksi kelenjar minyak yang over-active yang senang membanjiri pori-pori.
- Pertumbuhan sel-sel kulit tidak normal, artinya tidak mampu beregenerasi secara cepat.
- Merespon dengan berelebihan terhadap segala paparan, baik debu, sentuhan, cuaca dan suhu ruang, dan lain-lain.
Daerah-Daerah Favorit Jerawat Nasi
Tidak seperti jerawat biasa, atau jerawat batu yang hanya hobi menempel di wajah Anda; maka jerawat nasi justru dapat muncul di mana-mana di bagian tubuh Anda yang manapun. Seperti di punggung, lipatan lengan atas, bagian paha dalam ataupun di dada di atas payudara.
Kenapa demikian? Karena sifat jerawat nasi yang tertutup. Ia memiliki kulit lain yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat membentu tonjolan putih kecil. Jerawat nasi senang tumbuh di bagian-bagian tubuh yang tertutup dan dalam lipatan, karena pada daerah tersebut sekresi kelenjar minyaknya diproduksi secara berlebih.
Tips-tips Mengusir Jerawat Nasi
Tips-tips umum :
- Rawat wajah secara teratur.
- Kulit wajah harus selalu bersih saat istirahat di rumah.
- Hindari menggunakan riasan saat tidur.
- Sesuaikan pemakaian pembersih wajah dengan tipe kulit Anda (normal atau kering)
- Terapkan metode membersihkan wajah secara benar.
Tips-tips khusus (tradisional) :
- Rajin membasuh muka pada air bersih yang mengalir.
- Oleskan sari daun pepaya pada jerawat nasi secara teratur pagi dan sore
- Usapkan air hasil parutan lobak secara teratur. Sesudah mandi pagi dan sore.
- Biasakan melakukan pembersihan wajah dengan cairan pembersih dengan tidak setengah-setengah. Bila sudah menjadi kebiasaan jangan dihentikan. Kebiasaan membersihkan wajah yang tidak rutin justru memicu timbulnya jerawat karena ada perubahan kondisi penyesuaian wajah dengan zat-zat kimiawi pada obat pembersih wajah.
- Hindari makan kacang-kacangan secara berlebihan.
- Boleh makan coklat sekedarnya.
- Kurangi gula dan makanan berkabohidrat tinggi berdasarkan penelitian oleh Colorado State University Department of Health and Exercise.
Semoga wajah bersih dan mulus menjadi milik Anda.






