Cara Pintar Jual Motor Bekas
Motor atau sepeda motor merupakan kendaraan roda dua yang semakin banyak dipilih sebagai alat transportasi yang lebih praktis. Berbagai produsen motor seolah berlomba untuk mengeluarkan mahakarya terbaiknya. Meskipun banyak produsen motor yang bersaing, Yamaha, Honda, dan Kawasaki, masih merajai pasar kendaraan roda dua ini.
Sebagai sarana transportasi yang terbilang praktis, harga beli motor memang jauh lebih rendah dibanding mobil. Kecuali, motor tertentu yang bisa melebihi harga mobil. Rendahnya harga beli motor membuat sebagian orang selalu merasa belum puas memiliki motor tertentu sehingga mereka memutuskan untuk menjual motornya. Tingginya harga jual motor tentu sangat bergantung pada kondisi motor secara keseluruhan.
Menjual motor bekas memang terbilang lebih sulit dibanding menjual motor baru. Satu langkah saja melakukan kesalahan, Anda bisa merugi. Oleh sebab itu, pastikan dan pertimbangkan berbagai hal yang berkaitan dengan proses jual motor bekas Anda. Berikut ini merupakan beberapa tips pintar untuk menjual motor bekas.
1. Cari Informasi Sebanyak Mungkin
Sebelum memutuskan untuk menjual motor bekas, Anda harus mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang harga pasaran motor bekas. Survei harga ini dilakukan sebagai pertimbangan agar Anda bisa memastikan harga yang akan ditawarkan pada calon konsumen.
2. Pastikan Kondisi Motor
Anda harus memastikan bahwa motor berada dalam kondisi terbaiknya agar bisa mendapatkan harga terbaik. Hal pertama yang biasa dilirik konsumen adalah tampilan luar atau bodi. Oleh sebab itu, perbaiki kerusakan-kerusakan yang ada karena pembeli tentu akan lebih memilih motor yang kondisinya masih bagus.
Akan tetapi, Anda harus tetap bersikap objektif terhadap kondisi motor. Ceritakanlah kelemahan maupun kelebihan motor Anda agar konsumen tidak merasa tertipu dan bisa mempertimbangkan biaya perbaikan. Tentu saja jika mereka berniat untuk membeli motor Anda dalam kondisi yang ada.
3. Perhatikan Kelengkapan Dokumen
Ingat, kelengkapan dokumen motor sangat penting diperhatikan, seperti nomor rangka dan nomor mesin. Calon konsumen biasanya sangat memperhatikan kelengkapan dan keasliannya. Motor yang memiliki riwayat servis rutin di bengkel resmi tentu memiliki harga jual lebih tinggi. Oleh sebab itu, buku jadwal servis harus disimpan baik-baik karena cukup mempengaruhi harga jual.
4. Pasang Iklan
Salah satu langkah untuk membuat motor Anda laku adalah melakukan promosi atau iklan. Misalnya, di media massa dalam iklan baris roda dua. Jangan lupa, sertakan foto dan data motor secara detail saat memasang iklan. Semakin gencar promosi, semakin banyak pula calon konsumen. Dengan demikian, kemungkinan terjual pun semakin cepat.
5. Hati-Hati Saat Test Drive
Sebelum memutuskan untuk membeli motor, biasanya calon konsumen akan meminta untuk melakukan uji coba berkendara atau yang akrab dikenal dengan istilah test drive. Ingat, Anda harus berhati-hati saat konsumen meminta test drive. Apalagi, jika belum ditemui kecocokan atau kesepakatan harga.
Banyak kasus pencurian yang terjadi dengan dalih test drive ini. Siapa tahu Anda pun terkena modus kejahatan ini. Oleh sebab itu, jangan sembarangan mengizinkan konsumen untuk melakukan test drive. Bisa-bisa, motor Anda raib dibawa kabur.
Itulah beberapa tips pintar yang harus Anda perhatikan sebelum menjual motor bekas. Ingat, jangan sampai motor bekas Anda melayang dengan nilai jual rendah, apalagi dibawa maling. Oleh sebab itu, berhati-hatilah menjaring konsumen. Kejujuran Anda pun sangat dibutuhkan dalam transaksi ini.
Semoga bermanfaat!






