Jurnal Geografi: Nilai Ekonomi Kawasan Karst
Sebagian dari masyarkat Indonesia mungkin tidak begitu banyak yang tahu apa yang dimaksud dengan karst itu. Di berbagai jurnal geografi, kawasan karst ini sering dibahas di dalamnya. Tidak hanya itu, potensi – potensi yang terdapat di dalmnya pun menjadi bahasan yang menarik untuk di bahas. Berbagai keindahan alam dari kawasan karst ini banyak menyimpan segudang manfaat di dalamnya.
Karst banyak dibahas di berbagai jurnal geografi. Sebagai sumber daya alam, kawasan karst menyimpan nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan dan di daya gunakan bagi masyarakat baik di dalam maupun di luar kawasan. Kawasan karst ini merupakan daerah tertutup seperti gua, pegunungan, atau sebuah temoat yang tertutup dan lembab lainnya. Daerah karst ini sendiri terbentuk daripelapukan – pelapukan yang terjadi dari batuan. Selian itu, kawasan karst ini juga merupakan suatu kawasan yang terdaoat di permukaan bumi.
Dengan banyaknya nilai ekonomis yang dapat di manfaatkan oleh manusia, namuan kawasan karst ini tetap harus kita waspadai. Kawasan karst pada umumnya memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi. Selain itu, daerah – daerah sekitar kawasan karst ini juga sangat kaya akan keanekaragaman hayatinya, sehingga sudah seharusnya kita pelihara dan kita lestarikan keberadaannya. Seperti yang sudah kita ketahui, dalam jurnal geografinya tersebut, kawasan karst ini juga merupaka suatu wilayah yang banyak menyimpan manfaat banyak bagi kehidupan manusia, sehingga kawasan ini juga dijaga dan dilindungi oleh pemerintah khususnya di Indonesia sendiri.
Dengan adanya kawasan karst ini tentunya ada baiknya jika kita melakukakn pemantauan secara terus menerus untuk melestarikan kawasan tersebut sebagai lahan utuk emnadikan kawasan tersebut bermanfaat oleh kita. selain itu, dengan kerentanan yang tinggi yang dimiliki oleh kawasan ini juga, kita harus tetap waspada terhadap keberadaannya. Kawasan karst ini memang kaya akan sumber daya alamnya, namun jika terus menerus kita gali sumber daya alam tersebut, maka hal tersebut akan merudak kawasan tersebut bahkan dapat merugikan manusia itu sendiri.
Nilai Pertambangan
Seperti yang sudah di bahas dalam jurnal geografi tadi, kawasan karst ini memilikin potensi dalam keanekaragaman hayati yang dapat sangat bermanfaat bagi manusia. Namuan, perlindungan dan penjagaan kawasan karst saat ini dirasa masih kurang atau masih belum maksimal. Saat ini, masih banyak kawasan karst ini yang belum dijamah keberadaannya, sehingga banyak pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab yang menjadikan kawasan tersebut sebagai lahan pertambangan.
Pertambangan yanga di lakukan di kawasan karst ini dilakukan dengan menggali batu gamping yang terdapat di kawasan tersebut untuk di manfaatkan sebagai pemurni baja, hingga menjadi bahan pemutih kertas. Pengeksploitasian batu gamping pada kawasan karst ini tidak hanya di lakukan secara besar – besaran, tetapi juga dilakuakn dengan skala kecil untuk penggunaan fondasi atau pengeras jalan serta penggunaan batu kalsit yang saat ini banyak di gunakan. Namun, dengan pemanfaatan yang berlebihan, kawasan karst ini terancam rusak dan mematikan keankaragaman hayati yang hidup di sana.
Dalam jurnal geografi yang ada saat ini, banyak kawasan karst di Indonesia ini banyak disewa oleh perusahaan asing untuk dijadikan lahan pertambangan. Memang dengan adanya penyewaan kawasan ini sebagai lahan pertambangan, keanekaragaman dapat di pelihara dengan menjaga kelestarian alam yang ada dan tetap mwnjaga kelestarian yang sudah ada. Namun, tetap saja menjadikan kawasan karst sebagai lahan pertambangan secara terus menerus ini akan merusak keanekaragaman bahkan merugikan masyarakat sekitar tersebut.
Dari sini, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan untuk perusahaan asing yang menyewa kawasan kasrt sebagai lahan pertambangan. Kebijakan ini mengenai kontrak yang telah disepakati oleh kedua pihak unguk tidak di perpanjang lagi. Sehingga setelah masa kontrak selesai, kawasan karst yang diadikan lahan pertambangan ini tidak di perkenankan untuk dilanjutkan menjadi lahan pertambangan secara terus – menerus.
Nilai Pariwisata
Panorama alam yang di suguhkan oleh kawasan karst ini memang terkenal dengan keindahan, kenyamanan, dan kelestarian yang berasal dari alam. Hal ini sangat memungkinkan kawasan karst yang ada ini digunakan sebagai lahan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata. Cekungan, lengkungan, dan bentuk yang di bentuk dengan cara alami ini membuat temoat dari kawasan karst ini sangat menarik perhatian kita. contoh kawasan karst yang bisa dan banyak menarik perhatian ini ialah gua.
Gua merupakan sebuah kawasan yang terbentuk dari hasil penggerusan yang dihasilkan oleh air pada batuan yang berkabonat sehingga meninggalkan bentuk – bentuk yang bernilai seni jika kita melihatnya. Bagi para penulusur gua dan wisatawan yang gemar menelusuri gua merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi dirinya. Jalur yang dibuat oleh alam ini menambah tantangan tersendiri bagi penelusurnya.
Kawasan karst yang banyak saat ini merupakan kawasan yang terbentuk menjadi seperti gua dan pegunungan – pegunungan. Di Indonesia sendiri, masih banyak sebenarnya kawasan – kawasan karst yang masih belum diketahui. Kawasan karst ini bisa dikatakan sebagi kawasan yangkurang di perhatika oleh pemerintah, terutama Indonesia.
Sehingga kawasan ini hanya digunakan sebagai lahan pertambangan yang dimanfaatkan oleh perusahaan asing dan pada akhirnya merusak keanekaragaman hayati yang ada di kawasan tersebut. dalam jurnal geografi, kawasan ini memang menjadi kawasan yang sebenarnya memiliki potensi tinggi terhadap kelangsungan hidup manusia saat ini bahkan masa yang akan datang.
Sebagai nilai pariwisata, bisa saja kawasan karst ini dijadikan tempat pariwisata yang tidak kalah dengan pariwisata - pariwisata terkenal di Indonesia lainnya. Seperti kita tahu, kawasan karst yang sukses dijadikan tempat pariwisata yang pernah dijadikan tempat shooting film James Bond tersebut ialah di negara Thailand dan Vietnam. Kita mungkin dapat mencontoh dari kedua negara tersebut, dengan menjaga dan melestarikan kawasan karst dengan menjadikannya sebagai objek wisata di Indonesia.
Beberapa kawasan karst ini meilikinpotensi tinggi sebagai objek wisata alam, bahkan dalam jurnal geografi kawasan karst juga disebut – sebut juga bisa menjadi objek yang bisa memiliki nilai edukasi. Objek dari kawasan karst ini yang paling banyak dijadikan sebagai objek wisata biasanya ialah gua – gua yang indah dan bernilai estetika.
Dengan keanekaragaman hayati yang masih asli dari alam, kawasan ini juga dapat dijadikan sebagai sarana ekoturisme. Pengembanga ekoturisme ini bisa dilakukan dengan memberikan masyarkat pengetahan mengenai kawasan karst agar lebih melestarkan, menjga dan melindungi keanekaragaman hayati yang ada di kawasan karst tersebut.
Nilai Pengelolaan Air
Dalam pengetahuan dari jurnal geografi ini, sistem hidrologi atau sistem kasatuan alam ini memang sangat menarik untuk kita teliti. Sistem hidrologi pada kawasan karst ini menggunakan sistem input – output, dan juga kemapuan daya tampung yang dimiliki oleh alam tanpa campur tangan manusia sedikitpun. Pengelolaan air di kawasan ini sangat seimbang adanya, sehingga kesatuan dari sistem tersebut disebut juga dengan neraca air atau water ballance.
Pengelolaan air dengan sistem input ini bisa di dapat dari air hujan yang menetes atau turun, atau juga bnisa di dapat dari sungai yang permukaannya berhulu yang mengalir kemudian diresap. Di kawasan karst ini juga menyerap air yang berasal dari air hujan atau sungai tersebutyang kemudian dikeluarkan lagi melalui celah - celah gua, mata air pegunungan atau lainnya dan begitulah seterusnya.
Sistem output sendiri bisa melalui sistem parakaran atau daun – dauan yang tumbuh, atau juga bisa melalui permukaan tanah yang kemudian menjadi suatu sistem yang mengakumulasi misalnya danau, atau mata air seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Selain nilai – nilai dalam jurnal geografi yang sudah dijelaskan di atas, kawasan karst juga bisa membantu manusia dengan nilai pertanian dan juga nilai peternakan yang bisa membantu penduduk di sekitar kawasan karst yang memang kaya akan kenakaragaman hayati.
Dengan pengetahuan dari jurnal geografi yang sudah kita pelajari sedikit, di harapkan kita semua sadar akan potensi kawasan karst yang memiliki banyak potensi yang bermanfaat bagi manusia dan juga dapat menjadi suatu lahan yang bisa dijadikan untuk sarana edukasi bagi kita semua.

