Jus Buah Segar, Sehat dan Bergizi

Buah-buahan memang kaya akan zat gizi. Dari mulai makronutrien (zat gizi yang diperlukan dalam jumlah banyak) seperti karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin; mikronutrien (zat gizi yang diperlukan dalam jumlah sedikit) seperti kasium, zat besi, fosfor, dan lain-lain; hingga serat yang sangat baik bagi sistem pencernan tubuh kita.
Keunggulan Jus
Saat buah-buahan dikonsumsi secara langsung, perut akan cepat kenyang. Akan tetapi, hal ini tidak membuat semua zat gizi yang ada di dalamnya terserap maksimal oleh tubuh. Ada zat gizi tertentu yang justru masih ada di dalam buah dan malah terbuang ke dalam feses. Untuk mengantisipasi hal itu, buah harus dikonsumsi dengan cara dibuat jus.
Jus buah segar lebih baik daripada jus buah instan atau kemasan yang dijual di pasaran. Hal ini karena zat gizi yang ada di dalamnya masih utuh. Sedangkan zat gizi yang ada di dalam jus instan atau kemasan, sudah banyak berkurang saat proses pembuatan dan pengemasan. Belum lagi, dalam jus buah kemasan terkadang ditambahkan zat pengawet atau zat aditif lain (seperti pewarna dan pemanis buatan) yang justru membahayakan tubuh.
Pengaturan Konsumsi
Meskipun jus buah baik bagi tubuh, banyak ahli kesehatan yang menyarankan agar konsumsinya tetap diatur. Misalnya, cukup sekali dalam sehari. Hal ini karena pada jus buah segar sekalipun, zat gula yang terkandung di dalamnya masih sangat tinggi. Ini bisa berbahaya, terutama bagi penderita diabetes mellitus.
Penggunaan jus buah yang lebih dari 1 kali sehari harus berdasarkan atas rekomendasi dari ahli gizi atau ahli medis. Para pengguna jus yang lebih dari satu kali ini misalnya saja orang yang diet dan orang yang mengikuti terapi jus.
Untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun, jumlah jus buah yang disarankan per harinya adalah tidak lebih dari 4 – 6 ons (setara dengan 114 - 170 gram). Adapun untuk anak usia 7 – 18 tahun, jus buah yang disarankan per harinya adalah 8 – 12 ons (setara dengan 227 – 340 gram). Jika anak-anak sangat menyukai jus buah, penambahan air di setiap pemberian jus akan lebih baik. Asalkan jumlah jus murninya tidak lebih dari jumlah yang disarankan.
Tak Hanya Fokus pada Buah Tertentu
Untuk mendapatkan manfaat jus yang komplet, ada baiknya tidak memilih salah satu jenis jus saja. Usahakan untuk mengonsumsi berbagai macam jus buah. Hal ini karena satu jenis buah dengan jenis buah yang lain mempunyai manfaat dan kandungan zat gizi yang berbeda-beda.






