logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Belanja    Buku    Buku Nonfiksi

Kitab Kamasutra, Seni dalam Bercinta


Ilustrasi kamasutra

Bercinta adalah salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan kasih kepada pasangan, sekaligus memenuhi kebutuhan fisik dan batin. Aktivitas seksual yang hangat bisa menjaga dan mempertahankan hubungan dengan pasangan. Kehangatan tersebut bisa diraih dengan seni bercinta yang terdapat dalam Kama Sutra.

Kitab Kama Sutra (sering pula ditulis Kamasutra) adalah naskah kuno masyarakat Hindu India yang diduga sebagai panduan perilaku seksual manusia dalam literatur Sanskrit yang ditulis oleh Mallanaga Vatsyayana. Kata "Kama"" berarti sensualitas atau kepuasan seksual, sementara "Sutra"" berarti jalinan yang menyatukan beberapa hal.

Kama atau kepuasan seksual merupakan salah satu tujuan hidup yang penting bagi masyarakat Hindu India selain prinsip-prinsip lainnya.

Isi Kama Sutra

Di dalam Kama Sutra terdapat bagian-bagian yang membahas tentang cara-cara mempraktikkan hubungan seksual. Konon, isi kitab ini berasal dari informasi yang dikumpulkan oleh Nandi, banteng suci penjaga pintu Dewa Shiwa, yang sering mendengarkan sang dewa dan istrinya (Dewi Parwati) bercinta.

Kama Sutra yang ditulis oleh Mallanaga Vatsyayana mempunyai 1250 ayat yang dibagi ke dalam 36 bab. Semuanya diatur dalam 7 bagian.

Bagian pertama membicarakan tiga tujuan dan prioritas dalam hidup, pencarian pengetahuan, perilaku masyarakat, dan perjodohan.

Bagian kedua membahas rangsangan-rangsangan yang menimbulkan gairah, jenis-jenis pelukan, belaian dan ciuman, mencubit, menggigit, posisi-posisi bercinta, menampar lembut, berkomunikasi dengan erangan, maskulinitas pada wanita, oral seks, pendahuluan serta cara mengakhiri hubungan badan.

Bagian ketiga menerangkan tentang bentuk-bentuk pernikahan, cara mencari istri, menyenangkan istri, dan mengatur kehidupan perkawinan.

Bagian keempat mengatur tentang perilaku para istri, baik dalam pernikahan monogami maupun poligami.

Bagian kelima memusatkan pada perilaku pria dan wanita, cara berkenalan satu sama lain, mempelajari sentimen-sentimen, kepuasan raja, dan tingkah para wanita.

Bagian keenam adalah tentang berhubungan dengan para wanita. Di sini terdapat saran-saran dalam memilih kekasih, mencari pasangan tetap, cara mencari uang, memperbaiki persahabatan dengan mantan kekasih, memanfaatkan keadaan, dan sebagainya.

Bagian ketujuh kembali membahas cara menarik perhatian seseorang dengan meningkatkan pesona fisik dan membangkitkan gairah seksual yang telah pudar.

Dari keseluruhan isi Kitab Kama Sutra, sepasang kekasih bisa mempelajari cara-cara untuk memperoleh, kemudian menyenangkan dan membahagiakan pasangan. Setelah itu pasangan yang telah bersatu bisa menghangatkan hubungan dan mencapai kepuasan seksual dengan teknik-teknik dan metode tertentu.

Posisi-posisi bercinta yang dibahas di dalam Kama Sutra sangat beragam dan variatif sehingga pasangan yang mempraktikkannya tidak akan mudah bosan. Beberapa buku tentang Kama Sutra versi modern bahkan menyertakan gambar atau ilustrasi posisi-posisi tersebut supaya mudah ditiru.

Kama Sutra vs Tantrik

Banyak orang dari dunia Barat yang salah mengartikan Kama Sutra sebagai panduan untuk Tantrik Seks, yaitu praktik seksual yang berasal dari tradisi Hindu Tantra. Kama Sutra bukan bagian dari naskah Tantrik, dan pembahasan hubungan seksualnya tidak berkaitan dengan beberapa bentuk metode Tantrik.

8 Posisi Bercinta yang Nyaman Ala Kama Sutra

Dalam Seni Bercinta Kamasutra dikenal 8 posisi bercinta yang tidak saling melukai, baik fisik maupun psikis. Dengan kehadiran hati dan didukung gerakan seni bercinta, diharapkan akan memunculkan romantisme dan saling menumpahkan kasih sayang. Anda harus memandang ini sebagai sebuah upaya untuk menghadirkan percintaan yang bernilai, tidak semata-mata mengeksploitasi seks.  

Tak salah rasanya, bila penulis mencantumkan ke 8 posisi cinta tersebut:

1. The Yawning Position

Ini adalah posisi bercinta dengan kecenderunga laki-laki di atas (man on top), karena wanita berbaring telentang dengan posisi kedua kaki dibuka lebar. Kemudian sang pria berada di antara kedua kaki wanita tersebut untuk melakukan penetrasi. Gerakan maju mundur perlahan sangat disarankan karena posisi ini dapat menstimulasi klitoris secara maksimal.

2. The Variant Yawning Position

Ini adalah posisi bercinta yang masih laki-laki yang memegang peran, karena wanita dalam keadaan telentang. Namun, kedua kaki yang diangkat dalam posisi terbuka diarahkan ke bagian atas (diarahkan ke kepala). Kemudian pria berada pada posisi seolah-olah push up tetapi kedua lutut tetap menjadi tumpuannya. Kedua tangan pria juga digunakan untuk menahan kedua kaki wanita yang terangkat tersebut.

3. The Widely Opened Position

In adalah Posisi bercinta yang juga laki-laki pegang kendali, karena wanitanya masih berbaring telentang, kedua tangan diangkat ke atas. Sementara itu kedua telapak kaki menapak untuk menyangga pantat yang sedikit terangkat. Antara lekukan kaki hingga pantat seolah-olah membentuk huruf V terbalik.

Posisi pria dalam gaya bercinta ala Kamasutra ini adalah berada di atas tubuh wanita untuk melakukan penetrasi namun dengan posisi seolah-olah merangkak. Tubuh di tumpukan pada ke dua tangan dan kedua lutut

4. Clasping Position

Ini adalah posisi bercinta dengan kondisi tubuh pria dan tubuh wanita berada dalam posisi melekat dengan tangan saling memeluk tubuh pasangan. Sementara itu kedua kaki saling berkait. Penetrasi pada posisi bercinta seperti ini dangkal, namun ekplorasi pada tubuh dan wajah pasangan dapat dilakukan dengan lebih leluasa. Variasi yang dapat dilakukan pada posisi bercinta clasping ini adalah dengan memiringkan tubuh pasangan

5. The Pressing Position

Ini adalah posisi bercinta pengembangan dari gaya bercinta posisi clasping. Posisi wanita dan pria sama seperti pada posisi bercinta clasping. Hanya bedanya, bagian tubuh atas, dari perut hingga kepala, tidak melekat erat seperti pada posisi bercinta Clasping.

6. The Mare’s Position

Ini adalah posisi bercinta dengan kondisi pria duduk bersimpuh pada kedua kakinya. Kedua tangan di letakkan di belakang tubuh untuk menyanggah tubuh. Kemudian sang wanita berlutut dengan posisi bercinta membelakangi pria. Penetrasi dilakukan dari belakang. Gesekan wanita pada sekitar daerah genital pria akan membuat pria menikmati sensasi gesekan tersebut.

Sementara dalam posisi ini, irama bercinta di pegang oleh pihak wanita karena wanitalah yang akan bergerak naik dan turun untuk menciptakan ritme yang diinginkannya dalam bercinta.

7. The Rising Position

Ini adalah posisi bercinta yang posisi wanita berbaring telentang dengan kedua kaki diangkat dan diletakkan pada bahu pria. Sementara pria berada di atas tubuh wanita, di antara kedua kaki wanita yang diangkat dan dalam posisi membuka. Bahu pria akan menyangga kedua kaki wanita.

8. Woman On Top

Ini adalah posisi bercinta favorit ala Kamasutra yang banyak disukai oleh wanita. Pada posisi bercinta woman on top ini, pria berbaring telentang sedangkan wanitanya berada di atas tubuh pria dengan posisi duduk. Gaya bercinta woman on top ini membuat wanita menjadi pemegang kendali ritme dan gerakan bercinta yang diinginkannya.

Buang Jauh Egoisme, Munculkan Komunikasi

Saling pengertian, siap untuk berbagai dan saling menghormati menjadi inti perekat keharmonisan rumah tangga. Karena itulah seorang suami yang hanya mementingkan kepuasaan sendiri, segera menyudahi hubungan intim setelah dirinya merasa puas, tidak dikenal dalam Seni Bercinta Kamasutra. Sebaliknya, posisi apapun yang diajarkan di dalamnya, pada intinya adalah upaya untuk saling menyenangkan antara suami dan istri.

Buang jauh-jauh kalau anda termasuk suami yang egois dalam urusan hubungan intim. Apabila kebiasaan ini terus dipelihara, jangan salahkan kalau istri Anda menderita psikosomatis atau merasa diperkosa oleh suaminya sendiri. Pun bagi para istri yang memiliki pasangan tipe egois, jangan biarkan hal itu berlarut-larut. Apapun alasannya, Anda jangan tinggal diam.

Dalam bercinta yang dibutuhkan adalah rasa saling memuaskan antara satu dengan lainnya. Maka, setiap pasangan harus memahami kondisi dan keinginan pasangannya. Jangan hanya mau menang sendiri.

Bila terlihat wajah pasangan Anda sedang lelah, maka jangan paksakan untuk bercinta. Tapi cobalah untuk melakukan hal-hal yang bersifat pemanasan saja. Bila memang ia tertarik dan tampak memang menginginkan, cobalah untuk ditanya terlebih dahulu. Apakah ia memang tertarik ingin melakukan hubungan intim atau tidak. Jika nantinya membuatnya tak semangat dalam bekerja karena kelelahan, maka jangan paksakan untuk melakukan hubungan intim.

Semua itu dibutuhkan komunikasi. Tanpa komunikasi tak akan mungkin terciptakan kepuasan. Yang dicari dalam melakukan hubungan intim adalah, sama-sama merasakan kepuasan. Sedangkan beragam gaya yang dijelaskan di dalam buku kamasutra hanyalah cara untuk untuk mendapatkan kepuasan.

Ini artikel sederhana tentang buku kamasutra dan isinya. Semoga bermanfaat untuk sobat Ahira.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Buku Metodologi Penelitian Kesehatan
  • Novel Mira W - Cinta yang Romantis
  • Buku Terkenal Hingga Kini
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA