Kamera Fuji film, Pelopor Kamera Otomatis

Kamera Fuji film merupakan kamera yang banyak dijadikan pilihan oleh para penggemar fotografi yang masih berkelas sebagai pemula. Selain itu, kamera merk ini juga banyak dilirik oleh mereka yang memiliki keterbatasan dalam masalah dana.
Hal ini karena kamera Fuji film banyak menyediakan jenis kamera berkelas low end. Sehingga tidak perlu merogoh kocek cukup dalam untuk mendapatkan jenis kamera ini. Nama besar fuji yang menempel pada merk kamera ini dianggap sebagai jaminan, bahwa meskipun berharga murah kamera ini tidak berkualitas murahan.
Segmen pasar bawah inilah yang hendak diraih oleh kamera Fuji film, sebagai pasar potensial untuk digarap. Untuk masuk ke kelas yang lebih tinggi, Fuji tentu tidak cukup memiliki nyali. Sebab pada kelas yang lebih atas apalagi untuk setingkat profesional sudah bercokol nama-nama besar yang memiliki pasar yang loyal.
Di kelas atas, nama Nikon dan Canon sudah cukup memberikan rasa yakin untuk para penggunanya.
Kejayaan Kamera Fuji film
Masa-masa yang menjadi keemasan kamera Fuji film terjadi pada era 90an. Kala itu, tekhnologi yang diusung oleh Kamera Fuji film membuat piranti kamera menjadi sebuah barang yang harganya terjangkau oleh masyarakat. Di mana sebelumnya, kamera adalah sebuah benda mewah, hanya kalangan tertentu saja yang bisa memilikinya.
Kamera pada era sebelum tahun 90, menggunakan tekhnologi yang yang masih sangat rumit. Ini berdampak pada harga jual kamera yang tidak murah. Selain itu penggunaan kamera yang rumit, menjadikan kamera menjadi barang yang kurang familiar bagi masyarakat awam.
Pada saat itulah, kamera Fuji film menawarkan kamera yang berkonsep praktis dan murah, serta mudah melalui berbagai produknya. Produk Fuji yang membawa nama kamera Fuji film melambung adalah kamera yang diberi label produk DL dan MDL.
Pada produk seri ini, tekhnologi rumit yang dipakai dalam kamera jenis SLR, dipermudah. Sistem manual yang sebelumnya digunakan, diubah menjadi serba otomatis. Mulai pada fokus lensa hingga pada pemutaran film, semua diubah menjadi sistem otomatis.
Pengguna cukup menekan tombol trigger untuk merekam moment yang hendak diabadikan. Maka, jadilah sebuah dokumentasi yang bisa menjadi kenangan selamanya.






