logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Elektronik    Kamera    Kamera Digital Slr    Kamera Slr

Kamera SLR Tetap Ada Meski Hadir DSLR

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Kamera SLR kerap kali menjadi tren tersendiri bagi penghobinya. Menyandang kamera SLR serasa menjadi fotografer andal saja, meski kita hanya sebatas bisa melakukan jeprat-jepret saja dan masih jauh memahami seluk beluk dalam pengoperasian dan komponen yang ada pada kamera SLR tersebut.

Kamera SLR pun menjadi alat yang bergengsi demi sebuah hobi yang konon juga termasuk hobi bergengsi, fotografi. Mengenal Kamera SLR, Anda tentu sudah memilikinya atau bahkan baru saja mengidamkannya. Tidak apa-apa. Yang jelas, Anda tertarik dengan kamera yang satu ini. Kamera SLR atau Single Lens Reflex atau kamera refleks lensa tunggal ‎pada dasarnya merupakan sebuah terobosan pada bidang kamera yang memakai sistem jajaran lensa dengan jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya menuju ke dua tempat yang disebut Focal Plane dan Viewfinder, yang kemudian bisa menjadikan sang fotografer melihat objek melalui kamera yang sama persis seperti hasil fotonya nanti. Ini tentu saja berbeda dengan kamera yang berlabel non-SLR. Biasa, kamera non-SLR objek gambar yang terlihat pada viewfinder berpotensi berbeda dengan apa yang ditangkap di filmnya sendiri. Hal ini disebabkan kamera jenis non SLR ini memakai jajaran lensa ganda, satu lensa untuk melewatkan berkas cahaya ke viewfinder, sedangkan lainnya untuk melewatkan berkas cahaya ke focal plane. Jadi, sangat berpotensi dengan gambar hasilnya nanti. Maka dibutuh jam terbang tinggi jika hendak menggunakan kamera non SLR.

Meski sebuah produk modern karena merupakan pengembangan dari kamera non SLR, cara kerja pada kamera SLR sendiri tidaklah rumit dan mudah dipahami jika kita serius dan mau mempelajarinya. Kamera SLR ini dalamannya memanfaatkan pentaprisma yang diletakkan di atas jalur optikal melalui lensa yang menuju ke lempengan film. Inilah yang membuat cahaya yang masuk oleh kaca cermin pantul segera dipantulkan ke atas hingga mengenai pentaprisma tersebut.

Selanjutnya, pentaprisma memantulkan cahaya beberapa kali hingga mengenai jendela yang ada pada komponen bidik. Nah, ketika tombol ditekan, kaca membuka jalan bagi cahaya sehingga cahaya tersebut dapat langsung mengenai film yang akan merekam pantulan cahaya dari objek yang ada. 

Komponen Pada Kamera SLR

Nah, jika Anda sudah memahami cara kerjanya dalam menangkap gambar, maka saatnya Anda memahami lebih lanjut kamera SLR dalam hal komponen yang ada sehingga Anda tak hanya mampu membidik, tapi juga memahami kamera SLR Anda sendiri dengan baik.

Komponenutama yang ada pada kamera SLR adalah pembidik. Salah satu elemen penting pada kamera SLR adalah pembidik atau dalam bahasa fotografi disebut sebagai viewfinder. Membahas pembidik, ternyata ada dua sistem bidikan yang berlaku dalam dunia fotografi, yakni jendela bidik yang terpisah dari lensa atau viewfinder type dan bidikan lewat lensa atau disebut juga dengan istilah reflex type.

Nah, kamera SLR, sekali lagi sesuai dengan namanya Single Lens Reflex, maka ia memakai sistem bidikan jenis yang kedua. Dengan begini, maka mata sang fotografer pada prosesnya adalah mampu melihat subjek melalui lensa sehingga tidak terjadi parallax atau kondisi fotografer tidak melihat secara jelas tanda-tanda keberadaan subjek melalui lensa sehingga saat foto dicetak terjadi ada bagian foto yang hilang. Kondisi parallax sejatinya hanya terjadi pada aksi pemotretan yang benar-benar close up ditambah menggunakan viewfinder itu tadi.

Komponen lain yang ada pada kamera SLR dan keberadaannnya sangat penting adalah jendela bidik. Pada kamera SLR, jendela bidik merupakan sebuah kaca yang dapat menerima segala informasi dalam dunia pemotretan terpampang jelas. Jendela bidik sendiri di dalamnya terdiri dari penemu jarak atau yang biasa disebut range-finder, pilihan diafragma, shutter speed, dan pencahayaan atau exposure, yang sangat berguna karena bisa membantu pengguna kamera SLR ini. 

Yang tak kalah pentingnya dalam diri kamera SLR  adalah komponen lensa. Kita sama-sama tahu bahwa dalam dunia fotografi, yang namanya lensa tentu berfungsi untuk membantu agar cahaya bisa fokus hingga bisa membakar medium penangkap atau istilah yang biasa disebut adalah film. Pada lensa kamera SLR  sendiri, biasanya di bagian luar lensa ada tiga cincin yang melingkar yang bisa kita atur sesuai keperluan kita, yakni cincin panjang fokus khususnya untuk lensa jenis variabel, cincin pengaturan diafragma, serta cincin fokus yang biasa digunakan atau standar penggunaan kamera SLR.

Nah, tampaknya, di sini Anda tak ada salahnya menambahkan wawasan Anda perihal lensa. Tak hanya ada pada kamera SLR melainkan juga pada kamera-kamera lainnya. Lensa terdiri dari berbagai macam jenis. Pertama, lensa standar atau juga biasa disebut sebagai lensa normal. Ukurannya sendiri berkisar 50 mm dan memberikan karakter bidikan yang bersifat natural. Kedua, lensa sudut-lebar atau wide angle lens yang dapat digunakan untuk menangkap subjek yang luas sementara kondisi ruang sangatlah sempit. Maka sejatinya karakter lensa ini mampu menjadikan objek lebih kecil dar ukuran aslinya. Ketiga, lensa fish eye yang tak lain adalah lensa wide angle dengan diameter 14 mm, 15 mm, dan juga 16 mm. Perlu diketahui bahwa lensa ini memberikan pandangan kepada kita sekira 180 derajat sehingga gambar yang dihasilkan berbentuk melengkung.

Keempat, lensa tele yang merupakan kebalikan lensa wide angle tadi. Fungsi lensa tele adalah mendekatkan objek yang jauh, tetapi sekaligus mempersempit sudut pandang. Olah karena memang sudut pandangannya sempit, maka lensa tele akan mengaburkan areal di sekitar objek yang gunanya adalah membuat fokus pada objek utama. Kelima adalah lensa zoom yang tak lain adalah gabungan antara lensa standar, lensa wide angle, dan lensa tele tadi. Lensa ini sangatlah fleksibel dan range yang dimiliki lensanya yang cukup lebar sehingga lensa zoom ini banyak digunakan sesuai dengan kebutuhan si pengguna. Dan yang keenam adalah lensa makro atau dengan kata lain lensa makro adalah fasilitas yang bisa digunakan jika memang objeknya benda yang sangat kecil. 

Perkembangan Kamera SLR

Perkembangan teknologi juga merambah dan seolah tak pernah berhenti pada segala bidang, termasuk pada jenis kamera SLR yang selama ini kita kenal. Selalu saja ada teknologi-teknologi baru yang hadir guna menyempurnakan keberadaan kamera SLR. Oleh karena itu, setelah kamera SLR menjadi sangat digemari penikmat fotografi, kini muncul kamera susulannya yang bernama kamera DSLR atau Digital Single Lens Reflex. Ya, ini adalah era digital dan kamera SLR pun mendapatkan perkembangan terbaru. Lantas apa beda utama antara kamera SLR dan kamera DSLR? Jawabannya adalah secara prinsip, kedua kamera, yakni kamera SLR dan DSLR mempunyai cara kerja dan komponen yang tidak berbeda atau bisa dibilang sama. Hanya saja yang membedakannya ada pada hal penggunaan film.

Film adalah medium penangkap pada kamera SLR, sedangkan pada kamera DSLR tidak lagi menggunakan film tersebut. Kamera DSLR menggantinya dengan menggunakan CCD atau CMOS yang tentu lebih modern dibandingkan dengan kamera SLR. Namun sekali lagi, persoalan memotret adalah persoalan rasa dan pengalaman. Jadi, silakan saja Anda memilih, mau kamera SLR atau segera menjajal kamera DSLR?

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Canon 1000D (EOS) - Kamera Profesional untuk Pemula
  • Tip Memilih Camera Digital yang Sesuai dengan Kebutuhan
  • Booming Kamera DSLR
  • Nikon Coolpix S9100, Kamera Kecil Kualitas Besar
  • DSLR Camera - Perangkat Memotret Andalan
  • Brica, Harga Kamera Digital Pas di Kantong
  • Mengenal Jenis-Jenis Kamera
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA