logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Liburan & Rekreasi    Bandung    Wisata Kuliner Bandung

Memanjakan Lidah di Kampung Daun Bandung


Ilustrasi kampung daun bandung

Bagi masyarakat yang tinggal di seputaran Kota Bandung tentu tak asing dengan Kampung Daun Bandung. Ya, Kampung Daun Bandung adalah sebuah tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan yang datang ke Kota Bandung, khususnya bagi mereka yang memang gemar melakukan wisata kuliner. Mengapa penulis menyabut Kampung Daun Bandung sebagai tempat wajib dikunjungi oleh pecinta kuliner? Inilah alasannya.

Kampung Daun Bandung adalah tempat makan yang mamiliki tagline "Culture Gallery and Cafe." Kampung Daun Bandung termasuk salah satu tempat makan tempat makan yang tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga ada sisi budayanya. Seperti dinyatakan dalam tagline-nya, dengan berani restoran tersebut mendeklarasikan diri sebagai galeri kebudayaan, khususnya budaya masyarakat Sunda.

Kampung Daun Bandung juga bukan hanya sekadar kafe, melainkan menawarkan banyak sajian makanan. Mulai dari makanan tradisional Sunda, seperti serabi hingga makanan barat, sekelas steak, bisa Anda santap di Kampung Daun Bandung. Anda tinggal pilih saja aneka makanan yang sesuai dengan lidah.

Di tengah maraknya kecenderungan orang untuk melakukan wisata kuliner, banyak para pengunjung dari luar kota mampir ke Bandung hanya untuk sekadar mencicipi cita rasa makanan tertentu di tempat-tempat makan baru.

Tentunya tempat-tempat makan tersebut tidak hanya dipadati oleh pengunjung dari luar kota, warga Bandung pun tidak ketinggalan untuk melepas penat sambil mencicipi sajian hidangan lezat. Bandung adalah surganya para penikmat kuliner. Jika pilihannya jatuh kepada Kampung Daun Bandung, berarti mereka merupakan orang-orang yang bercita rasa tinggi.

Letak Kampung Daun Bandung

Boleh dikatakan, Kampung Daun Bandung terletak di suatu lokasi yang sulit dijangkau karena berada di sebuah tempat yang bisa dikatakan salah satu dataran tinggi Bandung. Meskipun begitu, lokasi yang sulit dijangkau tidak pernah menyurutkan orang untuk menyempatkan diri mencicipi hidangan yang mereka tawarkan, juga merasakan suasana 'galeri' alam yang lain daripada yang lain.

Terletak pada km 4,7 Jalan Sersan Bajuri, Setiabudi, Bandung; Kampung Daun Bandung berada dalam lingkungan suatu kompleks perumahan terkenal bernama Villa Triniti. Jalan Sersan Bajuri sendiri terletak persis di depan terminal angkutan kota Ledeng, kira-kira 250 meter dari kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Jika mengambil jalan dari arah Bandung, kita tinggal belok kiri karena terminal tersebut berada di bagian kanan jalan Setiabudi. Untuk mencapai Kampung Daun Bandung, kita harus menempuh perjalanan menuju utara kota Bandung.

Jalanan ke arah utara sudah diberlakukan searah sejak dari jalan Cipaganti, hingga sebagian ruas jalan Setiabudi. Jalanan ke arah utara tentunya tidak bebas hambatan, kerap terjadi kemacetan di beberapa titik sebelum mencapai jalan Setiabudi. Terutama jika akhir pekan atau hari-hari libur nasional.

Bersabarlah menghadapi kemacetan, sebaiknya kita menyediakan makanan ringan dan minuman di dalam kendaraan kita. Kendaraan umum (angkutan kota) pun banyak yang menempuh trayek ke arah utara. Kita tinggal berhenti di terminal Ledeng, kemudian dilanjutkan dengan angkutan kota yang banyak terdapat di jalan Sersan Bajuri.

Suasana Kampung Daun Bandung

Memasuki Kampung Daun Bandung, kita akan disambut oleh keramahan khas yang akan mengantarkan kita pada petualangan kuliner alam yang dibalut budaya Sunda. Sambutan ramah dari para karyawan yang kerja di Kampung Daun Bandung membuat hati kita menjadi tenang dan betah berlama-lama berada di tembat itu.

Alam lembah berdinding batu kokoh bagai memeluk sebaran saung-saung yang dibangun pada bahu lembah memberikan kesan istimewa pada Kampung Daun Bandung. Ya, di Kampung Daun Bandung ada banyak saung dengan berbagai ukuran sehingga kita bisa memilih (ataupun dipilihkan) sesuai dengan banyaknya rombongan yang menyertai. Bahu lembah dibuat berundak-undak, pada setiap undakan itulah saung-saung tersebut dibangun dengan desain sederhana.

Setiap sisi saung yang terbuka diberi tirai putih dan di dalamnya disediakan meja; serta bantalan-bantalan yang ditutupi kain bermotif batik. Kentongan digunakan untuk memanggil pelayan, yang mengenakan pakaian adat Sunda.

Rimbunan pepohonan dan suara gemiricik air menambah keasrian alam yang melingkupi bahu lembah tersebut. Membuat kita enggan beranjak dari saung, menghabiskan sore hingga malam menjelang. Lampu-lampu dan nyala obor ikut menghiasi harmonisasi alam tersebut saat malam menjelang.

Selain keberadaan saung-saung yang unik, fasilitas toilet yang bersih dan tempat ibadah yang memadai memberikan nilai tambah tersendiri bagi Kampung Daun Bandung.

Menu Makanan di Kampung Daun Bandung

Kampung Daun Bandung bukan hanya sekadar kafe karena di sana kita tidak hanya dapat menikmati kopi beserta makanan ringan. Di Kampung Daun Bandung, kita dapat menikmati beragam sajian olahan nasi, seperti nasi lemak, nasi tutug oncom, atau nasi timbel. Olahan nasi tersebut disertai dengan lauk pauk yang disesuaikan.

Sajian makanan dan minuman tradisional Sunda ataupun modifikasinya dapat kita temukan pada menu yang disodorkan. Tak ketinggalan, makanan barat seperti steak atau berbagai hidangan pasta sekalipun bisan kita nikmati di Kampung Daun Bandung. Jika boleh penulis katakan, apa pun menu makanan yang Anda inginkan bisa didapatkan di Kampung Daun Bandung.

Makanan disajikan dalam waktu yang cepat tanpa mengurangi kualitas rasa. Silakan Anda coba Calamari bersaus krim putih yang disajikan bersama nasi lemak. Kerenyahan cumi disertai saus asam segar berpadu dengan nasi yang gurih dan lembut. Steak 'standar' yang disajikan bersama sayur dan kentang pun memiliki rasa yang tidak standar. Dijamin, lidah kita akan bergoyang kegirangan.

Selain makanan yang ditawarkan dalam menu, kita dapat pula mencicipi makanan tradisional yang dijajakan oleh para pedagang yang mangkal di dalam Kampung Daun Bandung. Meskipun bisa dikatakan hanya makanan ringan, yang membuat hati kita tergetar, kita seperti disadarkan ke alam masa lampau, dengan adanya sajian gulali atau bandros yang dijajakan lengkap dengan 'tanggungannya'.

Tak heran, semakin beranjak malam, kita akan semakin enggan untuk meninggalkan saung dan para pelayan tidak akan berani untuk mengusir pelanggannya. Jangan salah, jika kita kembali memukul kentongan untuk kembali memesan barang sepiring bakwan dan 'spring rolls' ditemani secangkir bandrek.

Ahhh...siapa yang mau meninggalkan alam indah yang semakin syahdu menjelang malam ini. Kita akan kembali leyeh-leyeh ditemani makanan ringan dan minuman hangat, sambil memulai kembali obrolan, "Sampai mana tadi...?"

Nah, itulah sedikit gambaran Kampung Daun Bandung yang bisa penulis berikan kepada Anda dan para pembaca lainnya. Rasanya, tidaklah cukup mengetahui tempat yang begitu istimewa ini hanya dari sedikit gambaran yang penulis paparkan. Anda wajib mendatangi langsung Kampung Daun Bandung agar mendapatkan sensi luar biasa secara langsung.

Tunggu apalagi? Sudah saatnya Anda memasukan Kampung Daun Bandung ke dalam salah satu agenda wisata untuk dikunjungi akhir pekan ini bersama kekasih, rekan kerja, ataupun bersama keluarga tercinta. Selamat berwisata kuliner di Kampung Daun Bandung.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Beberapa Jajanan Enak di Bandung
  • Berburu Makanan Enak di Kota Bandung
  • Kuliner Bandung Terkenal
  • Serunya Rekreasi Keluarga!
  • Wisata Kuliner di Bandung
  • Berburu Cemilan di Pusat Grosir Cemilan Bandung
  • Kuliner Bandung - Murah Meriah dan Seru
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA