Kamus Sahabat Penulis
Apa itu kamus?
Kamus, siapa yang tak kenal benda ajaib ini? rata-rata kita mengetahui benda berbentuk buku yang menjadi intisari pengetahuan tersebut. Sejak kecil kita sudah akrab dengan aneka macam jenisnya, dari berbagai bahasa; Inggris, Indonesia, Jerman, Arab dan sebagainya.
Rata-rata isi dari tiap lembarannya merupakan definisi dari istilah-istilah bahasa bersangkutan. Tak hanya kamus bahasa, ada juga yang ditulis khusus untuk istilah spesifik bidang tertentu, misalnya kedokteran, kimia, ekonomi, hukum, pemerintahan dan lain-lain.
Dengan kecanggihan teknologi saat sekarang, benda berisi kumpulan kata beserta definisinya ini tak hanya kita jumpai dalam wujud cetak. Kamus-kamus elektronik telah banyak dikembangkan para ilmuan, mulai dari bentuk software sampai yang berbentuk online.
Semua dirancang untuk memudahkan manusia agar terus belajar memperkaya pemahaman mereka terhadap aneka bahasa.
Siapa saja yang memerlukan kamus? Pelajar, mahasiswa, pekerja, pejabat, hampir semua profesi membutuhkan. Anda juga tak asing dengan sebuah profesi yang dinamakan dengan penulis bukan? Ini sosok yang idealnya menjadi seorang 'kutu kamus'.
Penulis dapat dikatakan sebagai sosok yang berkutat dengan aneka kata, baik ketika ia menulis dalam bentuk bahasanya sendiri maupun bahasa asing. Seorang penulis buku-buku terjemahan misalnya, mereka adalah orang-orang yang mutlak membutuhkan benda ini.
Ilmu tata bahasa sangatlah berbeda dengan ilmu pengetahuan alam dan sains, tata bahasa sangat cepat sekali berubah. Sebagai contoh saat anda memperhatikan perkembangan defenisi demi definisi di kamus besar bahasa Indonesia, anda akan menemukan banyak perubahan makna dalam kurun waktu tertentu.
Oleh karena itu seorang penulis haruslah sosok yang up date dengan perkembangan definisi terbaru dari berbagai kata dan istilah.
Kamus Dan Penulis
Kamus ibarat mata air bagi seorang penulis. Anda tahu bukan apa fungsi mata air? Yakni menghasilkan sumber air yang baru, yang jernih dan lebih segar. Dapat kita bayangkan apabila sebuah kolam atau sumur tidak memiliki sumber mata air alias hanya bersifat tadah hujan, sumur tersebut akan mudah sekali mengalami kekeringan.
Sedikit saja musim kemarau terjadi, maka kolam tersebut akan kehilangan genangan air dan mengering. Seperti itu pulalah kamus bagi seorang penulis. Meskipun si penulis tersebut adalah sosok yang rajin membaca banyak referensi, namun adakalanya ia tidak paham dengan definisi sebuah kata.
Atau boleh jadi, pemahamannya selama ini terhadap definisi suatu kata sebenarnya tidak tepat. Maka peran kamus bisa meluruskan pemahaman si penulis tadi.
Sastrawan, Anda juga tentu tidak asing dengan profesi yang satu ini. Sosok yang dianggap sebagai produsen keindahan kata. Sastrawan juga seorang penulis, terlebih ketika ia menulis sebuah puisi yang membutuhkan sajian diksi-diksi yang kokoh.
Pada saat itulah ia mutlak membutuhkan sebuah referensi sebagai pembuka cakrawala perbendaharaan kata miliknya.
Anjuran utama bagi para penulis. Jika ingin selalu tampil segar dengan kosakata dan frasa dalam tulisan Anda, baca dan milikilah kamus.






