logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Kamus    Artikel Umum Kamus    Kamus Antonim

Kamus Antonim Kecil Buatan Sendiri

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Dalam bahasa Indonesia banyak kata yang memiliki kesamaan arti. Ada yang sama, ada pula yang berbeda. Karena itulah ada pula kata-kata yang artinya berlawanan. Kata-kata ini termasuk kata sifat atau adjektiva. Lawan kata atau biasa dikenal dengan sebutan antonim sudah dipelajari sejak sekolah dasar.

Karena terlihat mudah, antonim tidak begitu sering dipelajari, padahal kajian bahasa ini cukup menarik. Ketertarikan terhadap kajian ini dapat diperoleh dengan membuat kamus antonim. Dalam kajian ilmu linguistik bahasa Indonesia, kamus antonim tidak banyak jumlahnya.

Selain kamus antonim bahasa Indonesia, ada pula kamus antonim bahasa Inggris, bahasa Arab Melayu, dan kamus antonim khusus bidang tertentu. Kamus antonim ada juga yang digabung dengan kamus sinonim. Dalam kamus tersebut tidak hanya ditemui kumpulan kosakata yang berlawanan arti, melainkan juga sama arti.

Seperti yang disebutkan di atas, kamus antonim ada juga yang digabung dengan sinonim. Untuk kamus berbahasa Indonesia, kamus yang ada biasanya adalah kamus sinonim-antonim. Karena itu, jarang ada kamus antonim yang berdiri sendiri.

Salah satu kamus yang isinya kumpulan kosakata antonim dan sinonim adalah Kamus Sinonim-Antonim karya Slamet Mulyono. Kamus ini diterbitkan oleh Pustaka Widyatama dan dicetak pada 1997.

Dalam membuat kamus sendiri, yang pertama kali dilakukan adalah mengumpulkan kosakata. Untuk kamus antonim, kosakata yang dikumpulkan biasa terdiri atas kata sifat atau adjektiva. Misalnya, kata ‘sedih’, ‘pendek’, ‘jauh’, ‘besar’, dan lain-lain.

Apabila dalam mengumpulkan kata-kata tersebut terdapat pasangan lawan katanya, seperti ‘senang’ >< ‘sedih’, ‘pendek’ >< ‘panjang’, pisahkan kedua kata tersebut. Atau dengan kata lain, pisahkan kata yang sudah ada lawannya.

Setelah mengurutkan kata yang dipilih sebagai kata utama, masukkan kata-kata yang artinya berlawanan dengan kata utama. Misalnya, kata ‘muda’ dimasukkan dalam kategori M, kata ‘tua’ dimasukkan sebagai lawan dari kata tersebut.

Pembuatan kamus memerlukan waktu yang tidak singkat. Namun, untuk membuat kamus sendiri yang fungsinya untuk membantu daya ingat, Anda tidak perlu mengumpulkan banyak kata. Akan tetapi, kumpulan kata tersebut setidaknya berjumlah kurang lebih 100 kosakata.

Dengan adanya kamus antonim, tidak hanya akan menambah perbendaharaan kosakata saja, melainkan juga mendokumentasikan kata-kata yang artinya berlawanan. Selain melihatnya dalam kamus antonim yang sudah ada, Anda dapat membuat kamus sendiri.

Hal ini tidak begitu mudah tapi juga tidak begitu sulit. Dalam membuat kamus, yang harus diperhatikan adalah kosakata yang dikumpulkan. Banyak kata yang sering kita dengar tapi tiba-tiba tidak kita ingat saat membutuhkannya.

Apa manfaatnya membuat kamus sendiri? Melalui kamus yang dibuat sendiri, kita dapat mendokumentasikan kata-kata yang diinginkan sehingga lebih mudah mencarinya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Transtool dan Proses Menerjemahkan
  • Kamus Nama Bayi: Indah, Singkat, Penuh Makna
  • Mengenal Beberapa Istilah dalam Kamus Keuangan
  • Menggunakan Sarana yang Tepat Demi Membuahkan Hasil Translate yang Maksimal
  • Pentingnya Kamus Geografi
  • Konsep Kamus Nama Orang-Orang Terkenal dan Karyanya
  • Jasa Translate
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA