Kamus Nama Bayi: Indah, Singkat, Penuh Makna
Ilustrasi kamus nama bayi
Kamus nama bayi cocok untuk hadiah bagi orang tua baru. Kamus ini pun dapat menjadi rujukan bagi para penulis yang mencari nama untuk karakter di cerita fiksinya. Namun, kamus nama bayi seperti apa yang ideal untuk kedua tujuan tersebut? Tentu saja, kamus yang memuat nama-nama bayi yang indah, singkat, dan penuh makna tentunya.
Tips Memilih Nama Anak
Semua orang ingin memberi nama bayinya dengan nama yang indah. Nama adalah salah satu hadiah terindah dari orang tua kepada anaknya. Karena itu, nama itu haruslah diberi nama yang benar-benar dapat dikenang, sebagai nama yang indah.
Berilah nama pada bayi Anda tidak lebih dari dua kata. Tidak harus nama bayi Anda seperti jajaran sejarah orang-orang tua yang ada disekitar hidup bayi tersebut. Tidak harus memenuhi semua permintaan buyut atau kakek dan nenek bayi untuk meletakkan sedikit huruf dari nama para tetua itu di nama bayi Anda. Karena itu ada dua tips memberi nama anak yang baik.
- Singkat kata
Berilah nama Anada yang katanya cukup singkat. Karena nama yang panjang terkadang dapat menyulitkan anak kelak. Misalnya Tamara Aulia Witri. Nama yang panjang, lebih dari dua kata, akan membuat guru anak Anda butuh waktu agak lama untuk menghafalkannya. Terkadang, guru hanya ingat nama panggilannya.
- Sarat makna
Nama yang baik adalah nama yang memiliki syarat makna, yaitu punya arti. Nama yang indah, singkat, dan penuh makna akan sangat membanggakan bagi yang menyandangnya. Jadi, bagi siapa pun yang ingin membuat kamus nama bayi, pikirkanlah untuk membuat nama bayi yang paling tidak terdiri dari dua kata. Misalnya, Ahmad Fadli. Ahmad artinya lebih terpuji sedangkan fadli kelebihan. Maka arti nama Ahmad Fadli adalah, lebih terpuji kelebihannya.
Contoh Nama Bayi yang Indah
Nama-nama itu bisa berasal dari nama nabi, para sahabat nabi, para ulama, nama bunga, nama latin tumbuhan atau nama orang baik lainnya, atau menggabungkan berbagai nama orang baik.
Berikut ini adalah beberapa contoh nama bayi yang indah, singkat, dan sarat makna.
- Abdullah Ukasya
Ukasya adalah salah seorang yang pasti masuk surga.
- Anthony Willia
Banyak nama besar di dunia yang berawalan Anthony atau William. Makna sejarah sangat kental pada nama ini.
- Lily Jasmin
Dua buah bunga yang indah dengan keharuman yang semerbak.
- Herosa Kusuma
Her artinya 'air' (Sansekerta). Rosa dan kusuma adalah nama bunga utama yang banyak manfaatnya dalam kehidupan.
- Musa Harun
Dua orang nabi yang hidup pada masa yang sama. Musa yang keras dengan Harun yang lembut menjadi dua orang yang mampu menerangi kehidupan masyarakat pada zamannya.
- Jahyar Nurbaiti
Orang baik yang menjadi cahaya rumah.
- Olivia Sativa
Olivia berasal dari kata olive atau zaitun dan sativa berasal dari Oriza sativa atau padi. Bukankah zaitun dan padi adalah dua bahan sumber kehidupan yang baik.
Memberi Nama yang Baik Versi Islam
Banyak orang muslim yang bingung memberikan nama anaknya. Padahal, sudah ada kamus nama bayi dalam Islam yang dianjurkan oleh para ulama, dan sudah ada contoh kebaikan orang-orang yang memiliki nama tersebut.
Di dalam buku “Bunga Rampai Ajaran Islam”, dimaktubkan cara memberi nama-nama yang baik bagi anak.
- Mengandung Makna Kehambaan
Maksudnya, bila ingin memberikan nama yang baik bagi anak dengan cara memasukkan bahasa arab dari hamba. Yaitu abdu. Makanya di dalam Islam banyak nama Abdullah, Abdurrahman.
Umumnya kata abdu disandingkan dengan salah satu nama Allah yang 99 atau yang biasa disebut dengan asmaul husna. Dan pastinya, nama ini memenuhi kriteria nama yang disebutkan di atas, yaitu singkat kata dan sarat makna.
- Mengandung Makna Pujian
Nama yang baik dalam Islam adalah, nama yang mengandung makna pujian. Sejatinya, ini sangat berhubungan dengan sarat makna yang telah disebutkan. Cara memilih nama anak dengan makna pujian adalah, salah satu cara mengikut nama Rasulullah.
Kabarnya, orang yang memiliki nama sama dengan Rasulullah kelak di akhirat, manusia yang dibangkit setelah Rasulullah adalah yang memiliki nama yang sama dengannya. Dan bahkan, kelompok yang dihisab pertama juga adalah yang memiliki nama yang sama dengan Rasulullah.
Contoh nama yang memiliki makna pujian adalah, ahmad dan muhammad.
- Mengandung makna doa
Pilihlah nama anak yang mengandung makna doa. Tujuannya, agar setiap kali menyebut namanya kita teringat akan doa yang dipintakan kepada Allah Swt. Misalnya Anda memilih nama anak Arju Jiyad. Arju memiliki arti berharap, sedangkan jiyad memiliki arti bertambah.
Sehinga, setiap kali Anda memanggilnya, bakal teringat apa yang diharapkan bertambah. Lalu mohonkanlah kepada Allah, semoga apa yang diharapkan bertambah benar-benar bertambah.
Yang termasuk nama yang mengandung doa adalah, Ali, Shalih, Nasywa, Rahmat, Hidayat dan lain-lain.
- Mengandung Makna Semangat
Tak salah bila Anda memilih nama anak yang mengandung makna semangat. Nama seperti ini bisa menjadi penyemangat diri ataupun kelak ketika anak tersebut sudah dewasa, ia tahu bahwa nama yang diberikannya mengandung makna semangat.
Pasalnya, nama terkadang bisa menjelmakan diri seorang anak. Ketika memberi nama dengan mengandung makna semangat akan menumbuhkan jiwa tetap giat dan tak mudah mengalah.
Contoh nama-nama yang mengandung semangat adalah, Syamsuddin (cahaya matahari), Saifullah (pedang Allah), Rahmat Hidayat (Penyayang dan penunjuk), Syahrial (penyuka uang), dan sebagainya.
Kelak, ketika pemilik-pemilik nama yang mengandung makna semangat memahami bahwa di dalamnya ada motivasi, maka ia pun menjadi semangat dan terus berusaha menjadi persis apa yang menjadi namanya.
Kewajiban Orang Tua Terhadap Anaknya
Cukupkah orang tua hanya dengan memberi nama baik bagi anaknya? Jawabannya tidak. Orang tua harus juga bisa mendidiknya sebagai anak yang baik dan taat beragama. Di dalam Islam, anak dijelaskan sebagai ujian dari Allah. Ujian bagi orang tua, mampukah menjadi orang yang amanah atau tidak? Amanah yang dimaksud adalah, mampu menjadikan anak yang dititipkan Allah kepadanya menjadi anak yang saleh atau tidak.
Berikut ini ayat al-Qur’an yang menjelaskan bahwa anak adalah amanah. “Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu adalah ujian. Sesungguhnya di sisi Allah pahala yang besar”. (QS. Al-Anfal: 28)
Artinya, jika anak bisa dididik dengan baik, dan ketika dewasa menjadi orang yang saleh, maka Allah menjanjikan baginya pahala yang besar. Sesungguh Allah senantiasa menepati janji.
Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua agar anaknya terdidik dengan baik. Di dalam al-Qur’an dijelaskan. Tepatnya di dalam surat al-Baqarah ayat 233.
“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuaan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya. Ahli warispun berkewajiban seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya.
Dan jika kamu menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”
Nah, ayat tersebut sejatinya mengajarkan kepada orang tua. Hendaklah mendidik anak dengan baik. Dari mulai menyusukannya hingga besarnya. Karena itu, jika tidak bisa maka boleh menyerahkannya kepada orang lain.
Termasuk dalam hal ini menyerahkan anak kepada baby sister. Hendaklah ada kesepakatan antara suami-isteri. Jangan terjadi keributan dengan sebab saling tuduh menuduh.
Selain masalah mendidik anak, orang tua juga berkewajiban mencarikan lingkungan terbaik buat anakya. Tentunya dengan menyekolahkannya di sekolah yang memang mampu membentuk pribadinya menjadi orang yang baik. Tak mesti di sekolah agama. Meski umumnya, pendidikan akhlak di sekolah agama lebih baik dari sekolah yang lain.
Pendidikan yang paling utama diberikan kepada anak adalah, pendidikan yang bisa mengajarkan anaknya tentang bertauhid, beribadah dan berinteraksi yang baik kepada Allah. Demikian halnya kepada manusia, anak harus diajarkan untuk bisa berinteraksi yang baik.
Karena itu, berilah nama yang baik bagi anak dengan menggunakan kamus nama bayi dan juga berikanlah pendidikan yang baik. Pendidikan yang menjadikan diri kita sebagai orang yang amanah terhadap perintah Allah.

