Kandungan Alpukat dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Siapa yang tidak mengenal buah alpukat? Buah berwarna hijau ini terkenal lezat. Setelah dipetik, alpukat membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 9 hari untuk matang. Daging buah alpukat mudah dicerna dan dapat menyediakan energi dalam waktu lama. Karena kandungan alpukat kaya akan karbohidrat dan proteinnya yafng tinggi, alpukat yang dilunakkan menjadi makanan yang bagus untuk bayi yang mulai belajar mengonsumsi makanan padat.
Kandungan Alpukat
Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal hingga 20%. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan buah lainnya. Lemak tersebut merupakan lemak sehat sehingga tidak perlu khawatir dengan mitos bahwa alpukat menyebabkan tubuh gemuk. Justru asam lemak tak jenuh tersebut membantu metabolisme dan mengurangi keinginan makan berlebihan.
Kandungan potasium dan kalori dalam alpukat tiga kali lebih banyak dibandingkan pisang. Alpukat juga mengandung mineral besi dan tembaga serta fosfor dan magnesium. Kandungan sodium dan kadar gula yang rendah dan tanpa zat tepung menjadikan alpukat buah yang ideal bagi penderita diabetes. Alpukat merupakan salah satu buah dengan kandungan serat tertinggi dilengkapi dengan vitamin A, vitamin B komplek, asam folat, antioksidan (vitamin C dan E), kalsium, besi, dan potassium.
Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan
Alpukat memberi manfaat banyak bagi kesehatan. Di antaranya adalah sebagai berikut.
- Mencegah napas bau. Alpukat merupakan obat kumur alami yang mampu menghilangkan dekomposisi pada usus yang merupakan penyebab napas bau.
- Ekstrak minyak alpukat banyak digunakan untuk kecantikan. Misalnya sebagai bahan krim, pelembab, pembersih untuk mencegah penuaan. Ekstrak minyak alpukat juga digunakan pada sampo, kondisioner, dan tonik rambut.
- Kandungan potasium dan folat dalam alpukat membantu menormalkan tekanan darah, mencegah penyakit peredaran darah, jantung dan stroke.
- Alpukat mengandung asam oleat dan asam linoleat yang efektif menurunkan kolesterol LDL (kolesterol buruk) dan menaikkan kolesterol HDL (kolesterol baik).
- Daging buah alpukat menyejukkan dan menenangkan permukaan dinding lambung dan usus yang sensitif. Kandungan nutrisi dan enzimnya membantu mengurangi borok.
- Antioksidan dalam alpukat menetralisir radikal bebas sehingga membantu meningkatkan ketajaman penglihatan dan mencegah gangguan mata seperti astigmatisme, katarak, dan glaukoma.
- Kandungan folat yang tinggi sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan.
- Potasium dalam alpukat mengurangi ekskresi kalsium pada urin sehingga menurunkan risiko pembentukan batu ginjal.
- Kandungan vitamin B6 membantu mengurangi mual pada ibu hamil.
- Ekstrak minyak alpukat membantu menyembuhkan penyakit psoriasis.
- Kandungan potasium mampu menyeimbangkan elektrolit dalam tubuh, mendukung pergerakan otot, fungsi saraf, dan metabolisme energi.
Memilih dan Menyimpan Alpukat
Untuk mengetahui kematangan alpukat, tekan lembut buahnya. Jika terasa lunak maka alpukat telah matang. Jangan memasukkan alpukat ke dalam kulkas sebelum matang. Setelah matang, Anda dapat menyimpannya dalam kulkas hingga seminggu.
Setelah diiris, segera konsumsi tidak lebih dari sehari. Daging alpukat yang berada di udara terbuka dapat berubah warna karena kandungan zat besinya. Anda dapat mengatasi hal ini dengan memercikkan air jeruk pada daging buah alpukat.






