Kandungan Beras yang Bermanfaat

Beras adalah bulir padi yang sudah dipisahkan dari sekam. Untuk dikonsumsi, biasanya beras dinanak terlebih dahulu sehingga menjadi nasi. Nasi ini lah yang dijadikan makanan pokok hampir seluruh penduduk di dunia.
Beras banyak digunakan sebagai bahan makanan olahan lainnya selain nasi, seperti berondong, rangginang, atau tepung beras yang dijadikan kue atau pangan lainnya. Dalam beras terkandung beberapa zat yang bermanfaat bagi tubuh kita. Berikut ini kandungan beras yang bermanfaat bagi tubuh kita.
1. Pati
Seperti bentuk bulir palawija lainnya, kandungan terbesar dari beras ini sekitar 80-85% adalah pati. Di dalam pati ini ada dua jenis polimer karbohidrat, yaitu:
- Amilosa, pati yang susunannya tidak bercabang. Bisa kita lihat pada beras pera, yang kandungan amilosanya lebih banyak berasnya terpisah-pisah.
- Amilopektin, pati yang susunannya bercabang dan cenderung lengket. Contohnya pada beras ketan, yang jika sudah menjadi nasi ketan cenderung lengket satu sama lain. Hal ini disebabkan beras ketan didominasi oleh kandungan amilopektin.
Manfaat dari karbohidrat ini:
- Sumber energi terbesar.
- Melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil energi.
- Membantu metabolisme lemak dan protein.
- Sebagai zat dotoksifikasi zat-zat racun tertentu.
2. Protein
Bagi tubuh, protein bermanfaat untuk zat pembangun tubuh dan mengganti sel-sel yang rusak. Sedangkan secara fungsional protein sangat berperan dalam proses biokimia sel yang sangat berperan dalam sistem pencernaan pada tubuh manusia.
3. Vitamin
Bermanfaat sebagai komponen organik enzim yang disebut koenzim. Dalam beras terdapat vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan vitamin B6. Manfaatnya bagi tubuh adalah sebagai berikut.
- Vitamin B1 (Tiamin), berperan dalam sistem saraf dan otot, menimbulkan nafsu makan, menjaga kesehatan dan meproduksi energi.
- Vitamin B2 (Ribovlafin), bermanfaat untuk memproduksi energi, serta memperbaiki kulit dan mata kita.
- Vitamin B3 (Niasin), bermanfaat untuk memperbaiki kulit dan saraf, membantu sistem pencernaan, menetralisir racun dan untuk sintesis lemak, selain itu juga berperan dalam meningkatnya nafsu makan.
- Vitamin B6, bermanfaat untuk membantu metabolisme protein, untuk regenerasi sel darah merah, membantu konstruksi antibodi dan saraf, untuk mengatur penggunaan lemak, protein, dan karbohidrat.
4. Mineral
Dalam beras terdapat mineral-mineral seperti zat besi, kalium, kalsium, fosfor, magnesium, dan seng. Zat-zat tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Manfaatnya yaitu untuk mempertahankan jaringan tubuh dan untuk mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh kita.
5. Air
Air yang tekandung dalam beras berfungsi sebagai pelumas berbagai sendi, katalisator metabolisme tubuh, membentuk sel baru, memelihara dan mengganti sel yang rusak, melarutkan dan membawa nutrisi ke seluruh tubuh, meredam benturan bagi organ vital, dan untuk menstabilkan suhu tubuh.






