Kandungan Gizi Buah Apel

Tahukah Anda berapa besar kandungan gizi buah apel? Pepatah lama mengatakan, “An apple a day keeps the doctor away." Pepatah itu menyatakan bahwa mengonsumsi apel setiap hari akan membuat badan kita sehat. Apel sangat berkhasiat untuk kesehatan. Hal ini sudah dikenal oleh bangsa Wales sejak abad ke-19.
Hasil penelitian menyatakan bahwa apel dapat mencegah kanker (usus, prostat, paru-paru), menurunkan kolesterol LDL, menstabilkan gula darah, memperlancar sistem pencernaan (menghindari sembelit), membunuh virus penyebab infeksi, encok, stroke, jantung (yang tidak befungsi dengan baik), penyakit kuning (gangguan hati), dan masih banyak lagi.
Mengapa sebutir apel bisa berkhasiat begitu banyak untuk mengatasi berbagai macam penyakit? Karena kandungan gizi buah apel sangat kompleks. Berikut ini merupakan kandungan yang terdapat dalam setiap 100 gram buah apel.
- Energi sebesar 49kkal.
- Air sebanyak 84 persen.
- Karbohidrat sebanyak 13.81 gram.
- Protein sebanyak 0.4 gram yang berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh (antibodi).
- Gula sebanyak 11.8 gram.
- Vitamin A sebanyak 2ug yang merupakan vitamin penting bagi pertumbuhan urat saraf (terutama mata) dan otot-otot dalam tubuh serta berkhasiat menjaga kesehatan kulit dan selaput-selaput yang menutupi seluruh anggota tubuh.
- Vitamin C sebanyak 15mg yang berkhasiat untuk menghambat radikal bebas, walaupun kandungan vitamin C apel tidak sebanyak jeruk.
- Vitamin B1 sebanyak 0.02mg yang berkhasiat untuk membantu kelancaran proses metabolisme protein dan lemak.
- Vitamin B2 sebanyak 0.01mg yang berkhasiat untuk membantu pertumbuhan organ tubuh, kulit, rambut, dan kuku.
- Vitamin B3 sebanyak 0.091mg yang berkhasiat untuk memperlancar proses metabolisme karbohidrat agar menghasilkan energi, metabolisme lemak dan protein.
- Vitamin B5 sebanyak 0.061mg yang berkhasiat untuk kelancaran sistem saraf pusat dan otak.
- Vitamin B6 sebanyak 0.5mg yang berkhasiat untuk membantu proses metabolisme gizi atau nutrisi dan sebagai antioksidan.
- Asam folat (folic acid) yang berkhasiat untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia.
- Vitamin E sebanyak 0.5mg yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan jaringan organ tubuh (jaringan kulit, mata, sel darah merah, serta fungsi hati).
- Zat antioksidan, yaitu zat yang mampu menetralisasi atau memperlambat proses oksidasi.
Apel (Rosaceae malus domestica) merupakan buah yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi dibanding buah-buahan lain. Para ahli sepakat bahwa apel mengandung semua unsur mineral yang dibutuhkan sesuai dosis yang diperlukan tubuh. Apel juga mengandung zat perekat yang akan meningkatkan daya gerak usus sehingga meringankan kerja usus.
Akan lebih baik Anda mengonsumsi apel segar beserta kulit dan bijinya, tetapi harus dikunyah dengan sangat baik sebelum ditelan agar dapat dihaluskan dan bercampur dengan air liur di dalam mulut.
Terdapat kurang lebih 7.500 jenis apel di dunia. Di pasaran, kita mengenal beberapa jenis apel berikut.
- Apel hijau yang baik untuk pertumbuhan tulang, gigi, pelihatan, dan antikanker.
- Apel kuning yang baik untuk hati, mata, kekebalan tubuh, mengurangi risiko terkena kanker.
- Apel merah yang baik untuk hati, fungsi daya ingat, menjaga kesehatan saluran kemih, dan mengurangi risiko kanker.
Namun, ada satu hal harus Anda ingat. Walaupun kandungan gizi buah apel sangat banyak, tidak menutup kemungkinan ada penderita yang alergi terhadap apel. Bagi mereka yang merasa gatal-gatal, perasaan membengkak di sekitar mulut dan bibir, mata dan hidung berair, diare atau sakit perut (abdominal pain), setelah mengonsumsi apel, sebaiknya segera dilakukan pertolongan pertama dengan minum susu atau air kelapa muda.






