logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Gizi dan Kesehatan    Kandungan Jahe

Kandungan Jahe yang Kaya Khasiat

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Masyarakat Indonesia telah lama mengenal dan memanfaatkan tanaman dan kandungan Jahe. Biasanya jahe dimanfaatkan sebagai pelengkap masakan. Selain itu, jahe tidak hanya digunakan sebagai penyedap masakan, tetapi jahe juga dimanfaatkan sebagai pengobatan. Dahulu nenek moyang kita menggunakan jahe sebagai obat ampuh untuk mengobati berbagai penyakit.

Jahe mempunyai nama latin Zingiber officinale rocs. Terdapat tiga jenis jahe, yaitu jahe putih atau kuning besar (disebut juga jahe badak atau jahe gajah), jahe putih kecil atau emprit, dan jahe merah.

Dari ketiga jenis tersebut, yang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan adalah jahe merah, karena jahe merah memberikan rasa pahit dan pedas lebih tinggi dibandingkan jenis jahe yang lain. Hal ini dikarenakan kandungan minyak atsiri pada jahe merah yang lebih banyak dibandingkan pada jenis jahe lainnya.
 
Kandungan Jahe dan Khasiat Jahe
   
Bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan adalah rimpangnya. Senyawa kimia yang menyebabkan rasa pedas pada jahe adalah gingerol, zingeron, dan shogaol. Jahe mengandung 1 – 4 % minyak atsiri dan oleoresin.

Rimpang jahe merah mengandung minyak atsiri yang terdiri atas zingeberin, kamfena, lemonin, zingiberen, zingiberal, gingeral, dan shogaol. Kandungan lainnya, yaitu minyak dammar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat, dan gingerin.

Rimpang jahe banyak digunakan sebagai obat gosok untuk penyakit encok, dan sakit kepala. Selain itu, jahe sangat berkhasiat untuk menghangatkan badan, meluruhkan keringat, menambah nafsu makan, serta mencegah dan mengobati masuk angin.

Di samping itu, Jahe juga berguna untuk mengatasi sakit pinggang, bronchitis, mengobati pusing, nyeri lambung, radang tenggorokan, meredakan asma, nyeri otot, alergi, nyeri haid, dan segudang khasiat lainnya.

Berdasarkan efek farmakologisnya, jahe berkhasiat untuk melancarkan peredaran darah, meningkatkan kekebalan tubuh, menghangatkan badan, antiradang dan penambah nafsu makan. Jahe sangat baik dikonsumsi untuk wanita yang sedang haid.

Jahe, selain berkhasiat, juga bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi berbagai macam produk, antara lain diolah menjadi minuman instan, kopi jahe, teh jahe, sirup, manisan, hingga permen. Dosis yang dianjurkan dalam pemakaian serbuk jahe untuk dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun yaitu 0,5 gram – 2 gram sehari untuk sekali minum.

Serbuk jahe juga bisa dicampur dengan ramuan obat lainnya, seperti sambiloto, mahkota dewa, kunyit, dsb. Banyak alternatif olahan dari jahe yang bisa kita pilih, selanjutnya terserah Anda mau pilih yang mana sesuai dengan yang Anda butuhkan. 

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Pentingnya Promosi Kesehatan
  • Kandungan Kacang Tanah dan Manfaatnya
  • Mengenal Zat Aditif dalam Makanan
  • Makna Warna di Balik Kemasan Logo Makanan
  • Kandungan Durian yang Kontroversial
  • Lebih Selektif Terhadap Zat Pewarna Makanan
  • Kandungan Tembakau Bermanfaat untuk Kesehatan
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA