logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Gizi dan Kesehatan    Kandungan Kentang

Kandungan Kentang Bagi Tubuh Manusia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Kandungan kentang menjadi hal menarik dari kentang itu sendiri. Tentu saja selain efek mengenyangkan. Dalam hal ini, kentang bisa digunakan sebagi pengganti nasi. Terutama untuk mereka yang tengah berdiet. Karena kandungan kentang berupa glukosa lebih sedikit dibanding kandungan glukosa pada beras atau nasi.

Kandungan Kentang - Glukosa Rendah Bagi Penderita Diabetes

Kandungan kentang yang menguntungkan salah satunya adalah glukosa yang rendah. Bagi penderita diabetes, pemenuhan karbohidrat yang pas adalah dengan mengonsumsi kentang. Dengan catatan, kentang tidak boleh digoreng, melainkan direbus. Sehingga kebutuhan terhadap karbohidrat tetep terpenuhi, dan kadar gula darah tidak meninggi.

Selain karbohidrat, kandungan kentang lainnya juga masih cukup banyak. Kandungan-kandungan yang terdapat pada tanaman sebangsa umbi-umbian tersebut. Dan yang pasti, kandungan kentang akan cukup bermanfaat bagi tubuh.

Kandungan Kentang - Tradisi Mengonsumsi Kentang

Jumlah glukosa yang rendah lebih diminati oleh masyarakat Eropa. Maka, tidaklah mengherankan jika kentang banyak dikonsumsi sebagai makanan utama oleh sebagian besar penduduk di Eropa dan Amerika, juga di beberapa negara di Asia dan Australia. Paling sederhana mereka menggoreng kentang tersebut dalam minyak panas, setelah diiris memanjang sekitar 5 sentimeter.

Kentang yang sudah digoreng tersebut biasanya  dimakan dengan saus sambal botolan atau saus yang dibuat khusus. Kentang goreng tersebut biasa dikonsumsi sebagai penyerta hidangan daging bakar (steak) atau pun ayam goreng tepung dan salad (sayuran yang diberi saus sejenis mayones).

Sayangnya, kentang yang diolah dengan cara seperti itu, kandungan kentang yang bermanfaat menjadi cenderung berkurang. Lebih tepatnya terpengaruh oleh kandungan minyak goreng yang dipanaskan. Sehingga kandungan kentang tidak dapat begitu optimal dirasakan oleh tubuh. Akan lebih baik, jika kentang diolah dengan cara direbus.

Kandungan Kentang

Selain karbohidrat, kandungan kentang lainnya antara lain serat, air, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Kekayaan kandungan kentang ini membuatnya sebagai sayuran pilihan yang tepat untuk dihidangkan dalam sajian masakan keluarga.

Kandungan kentang lainnya tentu saja masih cukup banyak. Yaitu kalsium yang penting untuk tulang dan gigi, fosfor yang berfungsi untuk menambah energi, baik juga untuk metabolisme lemak dalam tubuh, serta membantu penyerapan kalsium. Juga kaya akan berbagai vitamin, niasin atau vitamin B3 yang baik untuk memperlambat penuaan pada kulit wajah.

Tidak cukup sampai di situ. Kandungan kentang ternyata juga banyak terdapat pada bagian bawah kulit kentang. Pada bawah permukaan kulit kentang, terdapat polifenol yang bermanfaat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker pada tubuh, serta bersifat antioksidan. Jadi, alangkah baiknya jika Anda mulai sekarang tidak perlu mengupas kentang dan melepaskan dari kulitnya. Yang perlu Anda lakukan cukup dengan mencucinya hingga bersih.

Melihat manfaat dari kandungan kentang, pemenuhan gizi terhadap anggota keluarga pun salah satunya bisa dengan cara memanfaatkan kandungan kentang seperti yang telah disebutkan tadi. Agar kandungan kentang dapat lebih mudah masuk ke dalam tubuh manusia, beberapa resep makanan olahan kentang pun diciptakan. Penambahan beberapa bumbu juga dapat semakin memperkaya kandungan gizi dari berbagai olahan kentang. Selama cara mengolahnya benar, maka kentang akan sangat membantu Anda dalam pemenuhan nutrisi.

Selain kandungan kantang yang bermanfaat, kentang juga memiliki kandungan racun yang dinamakan dengan glycoalkaloids. Racun tersebut akan mengakibatkan terganggunya sistem saraf sehingga tubuh seseorang yang keracunan akan melemah dan pusing. Untuk menghindari hal tersebut, usahakan agar kentang yang dimasak benar-benar  matang.

Jika Anda "penasaran" bagaimana rasa racun dari kentang, Anda bisa mencoba untuk menjilat bagian kentang yang masih mentah. Anda yang lidahnya peka pasti akan merasakan getir. Rasa getir itulah yang dimaksud racun dalam kandungan kentang.

Selain racun, kentang yang segar biasanya masih mengandung solanin yang cukup tinggi. Kandungan kentang yang satu ini bereaksi seperti racun dalam tubuh manusia. Anda akan muntah, pusing dan diare. Untuk menghindarinya, ada baiknya jika kentang didiamkan dulu selama beberapa waktu.

Kandungan Kentang dalam Olahan Kentang

Salah satu olahan kentang yang sederhana adalah perkedel. Ya,  perkedel merupakan salah satu masakan khas di Indonesia yang dibuat dengan bahan dasar kentang. Setelah direbus atau dikukus, kentang dihaluskan kemudian diberi bumbu halus (bawang putih, merica, dan garam). Kandungan kentang pun akan "bergabung" dengan berbagai kandungan nutrisi dalam bumbu-bumbu dapur tersebut.

Setelah dihaluskan, Agar mudah dibentuk sebelum digoreng dalam minyak panas, campuran kentang halus tersebut dicampurkan dengan telur. Setelah digoreng, Anda dapat mengkonsumsinya hangat-hangat, sebagai makanan ringan di sore hari atau pun makanan penyerta nasi (lauk pauk). Goreng menggunakan minyak yang masih baru dan jangan berwarna gelap. Agar hal tersebut tidak merusak kandungan kentang yang bermanfaat.

Kandungan Kentang - Asal Mula Kentang

Setelah puas mengetahui kandungan kentang yang bermanfaat dan tidak bagi tubuh, Anda juga pasti ingin tahu dari mana asal mula dari tanaman tersebut. Konon tanaman kentang berasal dari suatu daerah di sekitar Peru Selatan sejak hampir 3000 SM. Kemudian, diperkenalkan ke Eropa oleh Spanyol sekitar abad ke-16, setelah kerajaan Spanyol berhasil melakukan penjelajahannya dengan mengarungi lautan.

Selanjutnya, perkembangan di Eropa sampai abad ke-19, kentang menjadi bahan makanan yang sangat populer. Alasannya karena kentang cukup murah untuk dikonsumsi, selain itu juga mempunyai sifat mengenyangkan dan tidak berampas. Sejak zaman dahulu, kandungan kentang ternyata sudah cukup banyak dirasakan oleh masyarakat.

Penanaman kentang banyak dilakukan di hampir seantero Eropa kala itu, seperti halnya di Irlandia yang menghabiskan hampir sepertiga lahan yang ada untuk ditanami kentang. Kandungan kentang yang banyak tersebut membuat tanaman ini menjadi komoditi utama.

Begitu juga yang terjadi di Inggris, bahkan kentang menjadi pendukung adanya revolusi industri di sana. Sedangkan, kentang dikenal masyarakat di Asia dan Amerika berturut-turut sejak abad ke-16 dan abad ke-19. Baru sekitaran abad tersebut, kandungan kentang mulai merambah Indonesia.

Kandungan Kentang - Mengolah Kentang

Berikut ini dua hal penting yang harus diperhatikan saat mengolah kentang menjadi hidangan favorit keluarga Anda. Keduanya dapat dilakukan tanpa mengurangi cita rasa dari kentang tersebut, dan tentunya kandungan kentang pun tidak akan terpengaruh.

  • Hal terpenting saat mengolah kentang adalah dengan memasaknya dalam suhu tinggi. Artinya, jika digoreng sebaiknya dalam minyak panas. Cara lain dengan dibakar dalam oven bersuhu tinggi, direbus, atau dikukus. Tujuannya agar zat racun yang terdapat dalam kentang menjadi rusak sehingga tidak menimbulkan efek keracunan.
  • Hal terpenting lainnya saat mengolah kentang adalah dengan tidak mengupas kulitnya. Karena sebagian besar nutrisi dalam kentang terdapat di balik kulit tersebut. Usahakan untuk mengolahnya tanpa membuang kulit sehingga sebagian besar nutrisi di dalamnya dapat dicerna oleh tubuh kita.

Kandungan Kentang dalam Jenis Kentang

Di dunia terdapat hampir 4.000 jenis tanaman kentang, yang terdiri atas jenis coklat kemerahan (russet), jenis kentang merah, jenis kentang putih, jenis kentang kuning (yukon), jenis kentang ungu, dan jenis kentang biru. Di Inggris kita dapat ditemukan 80 jenis kentang yang berbeda. Jenis-jenis tersebut memiliki kandungan kentang yang relatif sama.

Jenis kentang biru merupakan jenis kentang yang mempunyai warna kulit dan daging berwarna keunguan tapi berubah menjadi biru setelah dimasak. Jenis kentang ini berasal dari Amerika Selatan.

Sementara dalam dunia kulinari jenis kentang dibedakan atas sifat, seperti lilin, sifat tepung, dan sifat mengenyangkannya. Karenanya para juru masak akan menentukan olahan hidangan yang tepat untuk kentang berdasarkan tiga sifat tersebut. Tentu saja tanpa menghilangkan kandungan kentang yang terdapat pada kentang tersebut.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Zat Berkedok Zat-Zat Makanan yang Membahayakan
  • Kandungan Putih Telur Bermanfaat untuk Kesehatan dan Kecantikan
  • Kandungan Beras yang Bermanfaat
  • Metabolisme Karbohidrat Dalam Tubuh
  • Mengetahui Kandungan Nutrisi dari Analisis Protein
  • Kandungan Bawang Merah yang Meriah
  • Kandungan Semangka
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA