Zat Bromelin pada Kandungan Nanas

Sebelum mulai membahas tentang kandungan nanas, alangkah baiknya jika kita sedikit mengulas asal-usul tanaman nanas ini. Tanaman Nanas berasal dari Amerika tropis, yaitu daerah Brazil, Argentina, dan Peru. Saat ini, Nanas telah tersebar di seluruh dunia, terutama di sekitar khatulistiwa antara 30º LU dan 30º LS.
Indonesia merupakan wilayah tropis, beriklim basah, serta berada di wilayah khatulistiwa yang terbentang antara 23º 17’ lintang utara dan 23º 17’ lintang selatan. Daerah ini memungkinkan tumbuhnya berbagai macam buah-buahan, seperti Nanas.
Di Indonesia, tanaman Nanas sangat populer dan banyak ditanam dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Maka, terdapat daerah penghasil Nanas yang terkenal, yaitu Subang, Bogor, Riau, Palembang, dan Blitar.
Tanaman Nanas dapat tumbuh di daerah beriklim kering, dan masih mampu berbuah, tetapi yang harus diperhatikan adalah kedalaman air tanah antara 50-150 cm. Hal ini dikarenakan Nanas memiliki akar yang dangkal, tetapi mampu menyimpan air.
Buah Nanas merupakan buah majemuk yang disebut sinkarpik atau coenocarpium. Di atas buah tumbuh daun-daun pendek yang tersusun seperti pilin yang disebut mahkota (crown).
Kandungan Nanas
Tanaman Nanas yang telah berbuah dapat langsung dipanen hasilnya. Akan tetapi, buah Nanas harus dipanen setelah tua benar atau matang di pohonnya. Tanda yang bisa dilihat saat Nanas bisa dipanen adalah matanya datar dan tampak jarang. Buah Nanas yang mulai matang akan mengeluarkan aroma khas. Bila dipukul (diketuk) akan mengeluarkan suara menggema.
Nanas yang telah matang dapat langsung dimakan. Rasanya yang segar dan manis sangat enak dimakan. Terkadang tenggorokan terasa gatal saat memakan Nanas yang sudah matang. Hal ini disebabkan oleh kandungan asam oksalat tinggi yang ada pada Nanas.
Selain dimakan langsung, Nanas juga bisa diolah menjadi minuman, manisan, atau buah kalengan. Di samping itu, daunnya dapat dimanfaatkan menjadi serat (benang) yang sangat bagus sebagai bahan pakaian.
Buahnya yang manis asam dan segar memiliki kandungan zat bromelin yang sangat berguna sebagai pemecah protein (pelunak daging) dalam tubuh manusia. Akan tetapi, daya proteolitiknya lebih rendah daripada papain. Selain itu, daunnya mempunya serat panjang, hanya saja belum dimanfaatkan sebagai bahan pakaian.
Jenis tanaman Nanas yang biasanya dikonsumsi segar adalah Nanas queen (Nanas Bogor), karena rasanya yang manis. Nanas Cayenne dapat dikonsumsi langsung dalam keadaan segar dan baik untuk bahan olahan serta dikalengkan atau dibuat minuman, karena rasanya yang segar manis dan asam.






