logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Kangker

Kanker Lidah - Rokok Hingga Gigi Palsu


Ilustrasi kanker lidah

Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna. Mereka mempunyai lima indra. Salah satunya adalah indra perasa atau lidah.

Seperti bagian tubuh yang lain, lidah juga bisa terjangkiti penyakit. Penyakit paling sederhana yang biasa menyerang lidah adalah sariawan. Penyakit yang tergolong sederhana tersebut bila didiamkan dan tidak diobati bisa berubah menjadi penyakit yang serius.

Salah satunya adalah kanker lidah. Bila kita mendapati bintik putih pada lidah, serupa sariawan dan sudah diobati namun tidak kunjung sembuh, kemudian rasa nyeri yang menjalar ke telinga pada saat menelan, maka kita perlu mencurigai adanya gejala penyakit kanker pada lidah kita.

Kebiasaan mengonsumsi rokok dan alkohol yang berlebih dapat mengakibatkan lidah terinfeksi dan mengalami peradangan. Tampaknya hal itulah yang kemudian menyebabkan penyakit kanker menjangkit pada lidah. Rupanya, selain beberapa penyakit yang biasa menjangkiti paru-paru, perokok aktif juga bisa terkena kanker lidah. Maka, tidak heran apabila penderita kanker lidah mayoritas adalah para lelaki.

Kebersihan rongga mulut yang kerap diabaikan rupanya juga bisa menjadi salah satu penyebab sel kanker menyerang lidah. Kanker lidah sepertinya jarang kita dengar, kesan yang menakutkan pun sepertinya tidak terlalu bila dibandingkan dengan kanker paru-paru atau jenis kanker lainnya.

Kanker Paling Berbahaya

Namun, hal itu ternyata salah. Penyakit kanker lidah masuk dalam sepuluh jenis kanker yang berbahaya dan paling banyak diderita. Selain rokok, alkohol, dan kebersihan rongga mulut yang tidak terjaga dengan baik, rupanya kanker lidah juga bisa disebabkan goresan pada lidah oleh gigi berlubang atau potongan gigi yang tajam. Sehingga, bukan tidak mungkin wanita dan anak-anak pun bisa terjangkit kanker lidah ini.

Penyakit kanker lidah ternyata juga dapat menyerang bayi. Kebersihan puting susu ibu saat menyusui bayi yang kurang diperhatikan menjadi penyebab timbulnya sel kanker pada lidah bayi. Pada usia lanjut, penyakit kanker lidah biasanya disebabkan oleh pemakaian gigi palsu yang tidak pas. Pemakaian gigi palsu yang tidak sesuai ini mengakibatkan lidah jadi sering tergores, dan hal itulah yang dapat membuat sel-sel kanker pada lidah terangsang. Rupanya penyakit kanker lidah ini bisa disebabkan oleh rokok hingga gigi palsu.

Bila penyakit sudah dalam tahap lanjut, maka biasanya tindakan yang akan dilakukan oleh dokter adalah memotong bagian lidah yang sudah terjangkiti kanker tersebut. Akan tetapi, apabila penyakit kanker lidah ini terprediksi dari awal dan belum terlalu kronis, penyembuhan bisa dilakukan dengan cara radioterapi.

Radioterapi adalah salah satu pengobatan yang menggunakan sinar pengion sebagai media utamanya. Sinar Pengion tersebut dipercaya mampu menghancurkan sel-sel kanker yang terdapat pada lidah. Sama halnya dengan Sinar X yang sudah lebih awal dikenal oleh masyarakat luas.

Sebenarnya, pencegahan terhadap penyakit ini bisa dilakukan, caranya tentu saja dengan menghindarkan hal-hal yang dapat memicu timbulnya sel kanker pada lidah. Seperti, tidak mengonsumsi rokok dan alkohol dalam jumlah banyak, dan menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut.

Mengenal Kanker Lidah

Kanker lidah adalah suatu neoplasma malignat yang timbul dari jaringan epitel mukosa lidah dengan selnya berbentuk squamous cell carcinoma (cell epitel gepeng berlapis) dan terjadi akibat ransangan menahun, juga beberapa penyakit-penyakit tertentu (premalignant). Kanker ganas ini dapat menginfiltrasi ke daerah sekitarnya, di samping itu dapat melakukan metastase secara limfogen dan hematogen.

Kanker ganas dari lidah berkisar antara 25 sampai dengan 50 % dari semua kanker ganas didalam mulut. Dari 441 kanker ganas lidah yang dilaporkan oleh Ash dan Millar, 25 % terjadi pada wanita dan 75 % terjadi pada pria dengan umur rata-rata 63 tahun.

Pada 330 kasus pada kanker ganas pada lidah yang dilaporkan oleh Gibbel dan Ariel rata-rata penderita tersebut berumur 53 tahun dengan jarak umur 32 tahun sampai dengan 87 tahun, sehingga penyakit tersebut merupakan penyakit pada orang tua tetapi dapat juga terjadi pada orang-orang yang relatif muda.

Sebagai contoh dari 11 penderita berumur kurang dari 30 tahun, 4 diantaranya berumur kurang dari 20 tahun (yang dilaporkan oleh Byers), kelompok penderita ini mewakili kira-kira 3 % dari seluruh penderita yang dijumpai dirumah sakit Anderson dengan epidormoit carsinomalida, penelitian ini dilakukan antara tahun 1959 sampai dengan 1973 pada 418 kasus.

Penyebab Kanker Lidah

Sejumlah besar penyebab kanker ganas lidah telah diduga, tetapi berdasarkan para ahli belum ada pernyataan yang dapat dibuat secara tegas. Namun ada beberapa dugaan bahwa kanker ganas lidah terjadi karena ada hubungan dengan beberapa gangguan tertentu atau penyakit-penyakit tertentu.

Penyebab kanker lidah adalah karena sering merokok, terutama yg lebih dari 2 pack per hari, pemakaian gigi palsu yang tidak sesuai, kebersihan mulut yang buruk, radang kronis dan faktor genetik. Squamous cell carcinoma pada lidah dapat juga disebabkan syphilis atau trauma khronis misalnya tambalan atau gigi yang tajam yg menimbulkan trauma pada lidah.

Dilihat dari jenis kelamin kaum pria mempunyai risiko besar terkena kanker lidah, usianya 20-75 tahun. Pria lebih banyak menderita kanker lidah dari pada wanita dimana perbandingannya adalah 2:1, namun kondisi ini tampaknya sudah bergeser karena wanita juga sudah banyak yang merokok.

Beberapa penelitian didapat bahwa penyakit syphilis, baik pada kasus aktif atau sekurang-kurangnya telah ada riwayat penyakit syphilis sebelumnya, sering dijumpai bersama-sama dengan kanker ganas lidah. Martin melaporkan bahwa 33 % penderitanya yang menderita kanker ganas lidah juga mengalami penyakit syphilis.

Ada beberapa penyakit lain yang merupakan penyebab terjadinya kanker ganas pada lidah diantaranya adalah hygiene mulut yang jelek, trauma kronik dan gangguan alkohol serta tembakau. Sejumlah kasus telah diobservasi dimana kanker ganas lidah timbul pada tempat yang sesuai dengan sumber iritasi kronik seperti caries gigi atau gigi busuk dengan calculus yang banyak, dan juga bisanya karena pemasangan gigi palsu atau prothesa yang posisinya tidak cocok.

Tanda-tanda yang sering muncul pada kanker lidah adalah suatu massa atau ulkus yang tidak nyeri, meskipun pada sebagian besar penderita lesi tersebut akhirnya menjadi nyeri, tentunya hal ini terjadi jika timbul infeksi skunder. Tumor tersebut dapat bermula sebagai ulkus yang mengalami indurasi superfisial dengan pinggir yang sedikit menonjol dan dapat berlanjut menjadi menginfiltrasi bagian dalam dari ujung lidah yang dapat menimbulkan fiksasi atau indurasi sehingga tampak banyak merubah permukaannya.

Lesi yang khas timbul pada pinggir lateral atau permukaan ventral lidah. Sedangkan pada sejumlah kecil kasus kanker lidah timbul pada permukaan dorsum lidah, biasanya pada penderita dengan riwayat glossitis syphilitic sebelumnya atau yang sedang mengalami glossitis syphilitic.

Pada tahun 1554 kasus carcinoma lidah yang dilaporkan oleh Frazel dan Lucas hanya 4% terjadi pada dorsum lidah. Lesi pada pinggir lateral tidak rata penyebarannya antara dasar lidah dan 1/3 dari bagian tengah lidah. Lesi-lesi dekat dasar lidah terutama tidak jelas karena lesi-lesi tersebut tidak menimbulkan gejala sampai keadaan agak lanjut bahkan manifestasi yang muncul hanya berupa nyeri tenggorokan dan disfagia.

Tempat-tempat yang khusus timbulnya tumor-tumor ini sangat penting oleh karena lesi-lesi pada bagian posterior lidah biasanya mempunyai tingkat keganasan yang tinggi, dan dapat bermetastase secara dini dengan prognosanya yang sangat jelek, terutama oleh karena kesulitan dalam hal mengobatinya.

Gejala Kanker Lidah

Gejala kanker lidah, biasanya terdapat luka (ulkus) atau bercak putih seperti sariawan yang lama tidak sembuh dengan pengobatan yang adekuat, mudah berdarah, nyeri lokal, nyeri yang menjalar ke telinga, nyeri menelan, sulit menelan, pergerakan lidah menjadi semakin terbatas. Pada stadium lanjut terjadi kesulitan untuk membuka mulut (trismus) dan adanya pembesaran kelenjar leher.

Kanker lidah ini bisa dicegah tentu saja dengan mengindari penyebab yang bisa memicu timbulnya penyakit ini. Kanker lidah stadium dini bisa diobati dengan radiographi sedangkan pengobatan kanker lidah stadium lanjut adalah dengan mengangkat bagian yang terinfeksi kanker dan melakukan kemo untuk terapinya.

Kita memang tidak banyak mendengar tentang penyakit kanker lidah ini, tapi efek yang ditimbulkannya bias parah juga bagi tubuh kita, bisa mempengaruhi organ tubuh yang lain, apalagi lidah adalah organ penting yang mempengaruhi pola makan kita. Kebanyakan pasien kanker lidah mengalami penurunan berat badan drastis karena tidak bisa mengunyah dan menelan makanan. Saya sendiri mengalami penurunan berat badan sebanyak 11 kg hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan.

Berdasarkan data di Instalasi Radioterapi RSK Dharmais, pada 2001 kanker lidah berada pada urutan keenam terbesar dari 10 jenis kanker yang jumlahnya mencapai 15%. Sedangkan pada 2002 kanker lidah mencapai delapan pasien yang berada pada urutan kesembilan besar jenis kanker.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Stadium Kanker Hati
  • Zat Penyebab Kanker dan Sumbernya
  • Pencegahan Kanker Serviks
  • Kanker Kandungan - Musuh yang Paling Ditakuti Wanita
  • Macam-macam Kanker yang Biasa Ditemui
  • Mengenal Virus Penyebab Kanker Dan Pencegahannya
  • Waspadai Kanker Getah Bening
  • Kenali Lebih Dekat Kanker Payudara
  • Leukemia: Kanker yang Menyerang Darah
  • Jenis Kanker - Kanker Payudara
  • Lebih Dini Mendeteksi Gejala Kanker Kulit
  • Penyebab Kanker Lambung
  • Rokok Penyebab Utama Kanker Paru
  • Mewaspadai Gejala Kanker Serviks
  • Kemoterapi pada Kanker Payudara
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA