Kenali Lebih Dekat Kanker Payudara

Kanker merupakan salah satu penyakit yang palaing mematikan di dunia, khususnya di negara berkembang. Penyakit kanker merupakan penyakit yang lebih dari 90% disebabkan oleh faktor lingkungan dan 10%-nya disebabkan oleh faktor genetik. Sebenarnya, kanker bisa disembuhkan jika perawatan dimulai saat penyakit kanker mulai terdeteksi.
Ada banyak jenis penyakit kanker, salah satunya adalah kanker payudara. Kanker payudara menyerang pada jaringan payudara. Jenis kanker ini umumnya menyerang wanita. Akan tetapi, pria juga tidak menutup kemungkinan dapat terserang penyakit kanker payudara walaupun kecil perbandingannya. Pengobatan yang lazim dilakukan untuk kanker payudara ini dengan cara pembedahan jika perlu dilakukan kemoterapi dan radiasi.
Gejala Klinis Kanker Payudara
Kanker payudara ditandai dengan gejala sebagai berikut.
- Benjolan pada payudara. Umumnya, benjolan yang terjadi tidak disertai dengan rasa nyeri. Awalnya, benjolan ini kecil, lama-kelamaan akan membesar dan melekat pada kulit. Dan, menyebabkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.
- Kerusakan pada puting susu. Kulit atau puting susu tertarik ke dalam dan warnanya menjadi merah muda atau kecokelatan. Lama-lama, kulit menjadi seperti kulit jeruk dan mulai timbul borok pada payudara.
- Keluar cairan dari puting susu. Keluarnya cairan dari puting susu secara spontan dan tidak normal. Cairan yang keluar dari puting susu dikata normal jika terjadi pad wanita hamil, menyusui, dan pemakai pil kontrasepsi. Wanita harus ekstra waspada jika tiba-tiba keluar cairan encer disertai darah berwarna merah atau cokelat.
Faktor Penyebab Kanker Payudara
- Faktor Reproduksi
- Penggunaan Hormon
- Penyakit Fibrokistik
- Obesitas
- Konsumsi Lemak
- Radiasi
- Riwayat keluarga dan faktor genetik
Pengobatan Kanker Payudara
- Masektomi. Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara.
- Radiasi. Radiasi atau penyinaran adalah proses penyinaran oleh sinar X atau sinar gamma pada bagian yang terkena kanker. Hal ini bertujuan untuk membunuh sel kanker yang ada di payudara setelah operasi. Pengobatan ini berefek pada tubuh yang akan melemah, nafsu makan menurun, warna kulit di sekitar payudara menjadi hitam, dan Hb dan leukosit cenderung turun karena akibat dari radiasi.
- Kemoterapi. Kemoterapi adalah proses pengobatan dengan memberikan obat-obatan anti kanker dalam bentuk pil, kapsul, atau infuse. Kemoterapi bertujuan untuk membunuh sel kanker, tidak hanya sel kanker pada payudara, tapi juga seluruh tubuh. Efek samping dari kemoterapi adalah pasien mengalami mual dan muntah. Selain itu, rambut pasien juga akan rontok akibat pengaruh obat-obatan saat kemoterapi.
Strategi Pencegahan Kanker Payudara
Pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan cara SADARI (periksa payudara sendiri) dan dengan menerapkan gaya hidup sehat.






