logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Instansi Pemerintah

Kantor Pos: Kini Bukan Lagi Hanya Mengirim Surat


Ilustrasi kantor pos

Perkembangan zaman memang sudah semakin maju. Telekomunikasi, penyebaran berita, atau hal-hal yang bersifat penyampaian berita sudah semakin mudah. Kabar dari keluarga atau berita tentang apapun akan sampai dengan waktu yang sangat cepat dan biaya yang dikeluarkannya pun tidak terlalu banyak. Kecanggihan telepon, telepon genggam, internet, media jejaring sosial adalah sarana telekomunikasi di abad ini.

Kehadiran benda-benda yang terbuat dari rangkaian komponen-komponen dan susah dimengerti oleh orang awam itu harus diakui perlahan mulai menggantikan posisi kantor pos di hati masyarakat Indonesia. Dahulu, sewaktu alat-alat komunikasi masih menjadi hal mahal, kantor pos adalah andalan utama untuk berkirim kabar. Namun, dalam hal bertukar kabar, kini kantor pos bukan lagi menjadi pilihan utama.

Berbeda dengan alat-alat komunikasi zaman sekarang yang bisa dibawa ke mana pun, kantor pos adalah sebutan untuk sebuah kantor yang melayani berbagai kegiatan penerimaan, pengumpulan, penyortiran, pengantar surat dan paket pos. Kantor pos juga melayani penjualan berbagai perlengkapan pos, seperti perangko, kartu pos, dan amplop.

Sebagai tempat "bermuaranya" berbagai barang-barang atau surat yang siap dikirim ke tempat tujuan, kantor pos memiliki sarana yang dapat mempermudah para pekerjanya untuk segera mengirimkan barang atau surat ke tempat tujuan. Pada umumnya kantor pos dilengkapi dengan loker atau kotak-kotak yang dikhususkan untuk membagi barang atau surat berdasarkan lokasi pengiriman.

Pengelompokkan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah kinerja para pekerja kantor pos, juga untuk menghindari adanya kekeliruan pada proses selanjutnya. Surat atau barang yang masuk terlebih dulu mengalami beberapa proses. Surat yang akan dikirimkan harus disortir terlebih dahulu. Memilih-milih sebelum dikirimkan ke alamat tujuan.

Jika Anda pernah berkunjung ke kantor pos, Anda pasti tidak akan asing dengan meja yang telah tersedia pulpen, lem, pensil atau busa yang sudah dibasahi dengan air. Peralatan itu disediakan untuk memudahkan para pengguna jasa pos. Mereka yang belum sempat menuliskan alamat lengkap dan tidak mengetahu kode pos dari alamat yang dituju atau bahkan membenarkan kesalahan penulis alamat bisa memanfaatkan fasilitas ini.

Kantor Pos di Indonesia

Kantor pos di Indonesia dikelola oleh PT Pos Indonesia. Perusahaan ini merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara. Indonesia mulai mengenal dunia perposan sudah sejak lama. Perposan di Indonesia muncul sudah sejak zaman penjajahan Belanda, saat VOC masih menguasai Nusantara, tepatnya pada 1602.

Pada saat itu, hubungan antar kantor pos dilakukan hanya di kota-kota tertentu yang berada di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Surat atau barang hanya diletakkan di Stadsherbrg atau gedung-gedung penginapan untuk diambil dan dicek sendiri oleh orang yang bersangkutan.

Pendiri kantor pos pertama di Indonesia adalah seorang Belanda bernama Gubernur Jenderal G. W. Baron van Imhoff. Gubernur Jenderal itu mendirikan kantor pos di Batavia pada 20 Agustus 1746. Bermula dari situ, dunia perposan di Indonesia pun berkembang. Masuknya telegraf juga ikut berpengaruh sehingga namanya menjadi Podts Telegraafend Telefoon Dienst atau Jawatan Pos, Telegraf, dan Telepon. Pada 1961, PTT berubah nama menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro.

Beberapa tahun kemudian, PN Pos dan Giro diresmikan dalam undang-undang milik Pemerintah Nomor 29 Tahun 1965 dan PP Nomor 30 Tahun 1965. Pada tahun itulah awal sebuah nuansa baru bagi dunia perposan Indonesia. Pos Indonesia tidak lagi dikelola oleh pihak luar, tetapi oleh warga pribumi.

PT Pos yang ada di Indonesia kini bukan hanya diperuntukkan bagi kirim mengirim surat, wesel, paket atau benda terlihat lainnya. Untuk bersaing dan agar tidak kalah saing dengan berbagai sarana memudahkan lain, PT Pos Indonesia juga banyak melahirkan inovasi-inovasi dalam pelayanannya. Di kantor pos, Anda kini bisa membayar rekening listrik, rekening telepon, transfer, dan membeli pulsa.

Logo PT Pos Indonesia

Logo itu adalah suatu lambang atau suatu identitas dari suatu perusahaan yang berisi prinsip, visi, misi dan tujuan dari perusahaan itu sendiri. Sesuai dengan perubahan perusahaan biasanya logonya juga akan berganti.

Dalam perkembangannya PT.Pos Indonesia juga berubah dan mengikuti perubahan perusahaan. Logo lama dari PT Pos Indonesia berupa gambar padi dan kapas yang membentuk lingkaran, di banner bawahnya bertuliskan POS&GIRO dan banner bagian atasnya bertuliskan RI. Di dalam lingkaran lingkaran yang tebentuk dari padi dan kapas itu ada sebuah segilima yang didalamnya ada gambar seekor burung merpati yang digambarkan seperti sedang terbang melintasi dunia dan sebagai latar belakang ada arsiran.

Bentuk segilima dari logo itu menggambarkan Pancasila yang memang jumlahnya ada lima. Sedangkan gambar padi dan kapas yang adalah lambang dari sila ke lima yang mewakili tujuan dari BUMN yang sesuai dengan isi sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Burung merpati dan bola dunia terdapat di logo PT Pos Indonesia ini menjelaskan bahwa PT Pos Indonesia mencoba untuk melakukan pelayanan profesional dan mampu untuk mengitari dunia.

Pelayanan PT Pos Indonesia

PT Pos Indonesia membagi sebelas wilayah Indonesia untuk melakukan pelayanan mereka. Pembagian divisi ini tersebar keseluruh provinsi yang ada di Indonesia. Satu divisi yang dibentuk meliputi satu atau beberapa provinsi. Divisi-divisi pelayanan PT Pos Indonesia meliputi:

Divisi I untuk cabang Medan (meliputi Provinsi Aceh dan Sumatera Utara)

Divisi II untuk cabang Padang (meliputi Provinsi Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat)

Divisi III untuk cabang Palembang (meliputi Provinsi Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung)

Divisi IV untuk cabang Jakarta (meliputi provinsi D. K. I. Jakarta, sebagian Banten, dan sebagian Jawa Barat)

Divisi V untuk cabang Bandung (meliputi sebagian Provinsi Banten dan Jawa Barat)

Divisi VI untuk cabang Semarang (meliputi Provinsi Jawa Tengah dan D. I. Yogyakarta)

Divisi VII untuk cabang Surabaya (meliputi Provinsi Jawa Timur)

Divisi VIII untuk cabang Denpasar (meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur)

Divisi IX untuk cabang Banjarbaru (meliputi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan)

Divisi X cabang Makassar (meliputi Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan)

Divisi XI cabang Jayapura (meliputi Provinsi Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua).

Ekspansi wilayah pelayanan Pos Indonesia tidak hanya meliputi wilayah Indonesia saja namun ternyata juga sudah meliputi dunia internasional. Pelayanan dalam skala internasional memungkinkan Pos Indonesia untuk melaksanakan salah satu tujuannya untuk bisa go international. Ekspansi wilayah pelayanan Pos Indonesia ini dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha di negara lain yang berskala internasional, seperti Western Union.

Andil Pos Indonesia dalam melayani pelanggannya, baik di skala nasional ataupun internasional, tidak terbatas hanya dalam dunia perposan, tetapi juga dalam dunia keuangan. Fasilitas transfer uang melalui Pos Indonesia bisa dinikmati oleh para pelanggannya. Fasilitas pembayaran tagihan listrik, air, dan telepon pun bisa dinikmati di Pos Indonesia. Berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam pelayanan Pos Indonesia terhadap pelanggannya merupakan suatu strategi yang diambil oleh Pos Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Beratnya Permasalahan Departemen Kehutanan
  • Dephub: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
  • Sepak Terjang KPK
  • Sekilas Mengenai Apa Sebetulnya Intelijen Itu
  • Dinas Pendidikan Jember: Misi Dinas Pendidikan Kabupaten Jember
  • Peran Pengadilan Agama di Indonesia
  • ICW dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia
  • Sejarah Berdirinya Kementerian Keuangan Indonesia
  • Departemen Hukum dan HAM - Jeruji yang Tercuri
  • Depnaker: Lembaga Pemerintah Milik Para Pencari Kerja
  • Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
  • Tokoh Berpengaruh dalam Dunia Militer Indonesia
  • Sekretariat Negara Republik Indonesia
  • Dinas Pendidikan Jatim: Mengembangkan Pendidikan di Jawa Timur
  • Kodam Jaya, Komando Kewilayahan Pertahanan DKI Jaya, Tangerang, Bekasi, dan Depok
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA