Oh, Kaos Kaki Bolong!
Ilustrasi kaos kaki bolong
Rasanya, persoalan kaos kaki bolong bisa jadi pernah dialami setiap orang di dunia. Biasanya, hal ini tidak disadari dengan teliti. Tiba-tiba, ketika membuka atau memakai kaos kaki karena beberapa aktivitas yang mengharuskan membuka kaos kaki, kita baru sadar ternyata kaos kaki bolong. Tidak sedikit pula yang menyadari hal tersebut karena komentar seorang teman yang melihatnya.
Malu? Bisa jadi jika banyak teman yang mengetahui hal itu. Seolah kita tidak memiliki anggaran membeli kaos kaki baru untuk mengganti yang sudah bolong. Namun, kita harus pandai menyiasati keadaan agar tidak terlihat memakai kaos kaki yang sudah tidak layak pakai karena bolong.
Sudah pasti kita pun tak ingin teman kita mengejek dengan hal yang tidak begitu penting, “Iiih, kaos kakimu bolong!” Bagian kaos kaki yang bolong biasanya pada bagian tumit atau jari kaki.
Keadaan seperti itu bagi beberapa orang yang sangat ingin tampil sempurna akan menjadi momok. Banyak di antaranya yang menganggap hal itu menjadi sebuah aib. Bahkan, membuat tidak percaya diri meski kebolongan kaos kaki tersebut tidak tampak karena sebetulnya sudah tertutup sepatu.
Menutupi Bolong
Bagi yang tidak memiliki banyak persediaan kaos kaki sehingga harus memakai kaos kaki bolong, Anda bisa menyiasatinya dengan berbagai cara. Pada saat Anda memakai kaos kaki, jika kaos kaki Anda bolong pada bagian tumit, tarik kaos kaki ke arah depan agar posisi kain kaos kaki yang bolong tidak berada pada tumit.
Jika kaos kaki Anda bolong pada bagian jari kaki, tarik kaos kaki Anda ke arah depan kemudian lipat ke bawah sehingga dapat diinjak oleh jari kaki Anda.
Anda pun harus selalu mengingat bahwa Anda memakai kaos kaki yang bolong jika hendak membuka kaos kaki. Berhati-hatilah di saat Anda membuka kaos kaki. Jangan biarkan orang lain mengetahui bahwa kaos kaki yang Anda kenakan ternyata sudah bolong pada bagian tumit atau jari kaki.
Itu sebabnya ketika Anda membuka kaos kaki, jangan lepaskan dulu kaki Anda dari sepatu. Biarkan jari tangan Anda yang membukanya dengan memelorotkannya sehingga kaos kaki tetap berada di dalam sepatu pada saat Anda membukanya. Dengan begitu, orang lain tidak akan tahu jika sebenarnya kaos kaki yang Anda kenakan itu bolong.
Pada saat Anda akan memakainya lagi, jangan sampai bagian yang bolong pada tumit berada di tumit Anda, begitupun jika bolong pada bagian jari kaki.
Jika berhati-hati dalam memakai kaos kaki, Anda pun dapat menggunakan kaos kaki dengan leluasa. Meskipun bolong, seolah-olah Anda tidak mempunyai dan tidak pernah memakai kaos kaki bolong.

