Gambaran Karakter Manusia dalam Film
Setiap film pasti memperlihatkan bagaimana berbagai karakter manusia terbangun dan tercipta oleh keadaan. Tapi, pada dasarnya seperti yang terlihat pada film My Name Is Khan, bahwa ada dua karakter manusia, baik dan buruk.
Pada kenyataannya kedua karakter tersebut bisa terbagi lagi menjadi sangat baik, seperti para nabi, sangat buruk, seperti para pendurhaka hukum Allah, sedikit buruk, sedikit baik, tidak terlalu buruk, tidak terlalu baik. Selain ada karakter manusia yang berubah menurut situasi dan kondisi tertentu, baik karena terpaksa maupun hanya karena terpengaruh.
3 Idiots
Para pemain film 3 Idiots memperlihatkan bahwa karakter yang kokoh dengan tujuan yang pasti akan membuat orang fokus dan tak akan lupa dengan mimpi yang telah dibangunnya sejak lama. Bahwa tujuan itu akan menjadi motivasi meraih mimpi yang tak akan hilang. Bila mimpi itu tergerus oleh hinaan atau oleh tekanan, maka mungkin saja bahwa mimpi itu bukanlah tujuan hidup lagi.
Seseorang yang sangat memimpikan masuk surga, maka akan selalu ingat bahwa kejahatan sekecil apapun akan dibalas nantinya, di dunia maupun di akhirat. Berkarakter selalu baik bukanlah perkara mudah. Hidup bagai di penjara. Tak boleh terlalu menikmati kesenangan dengan sepuasnya.
Menangis pun dianggap bathil dan berdosa manakala menangis karena akibat dari alasan cinta, harta, tahta, dan wanita. Menangis yang baik adalah tangisan mahluk di tengah malam ketika menyadari dosa-dosanya yang telah dilakukannya. Tapi, bukankah dosa itu tak jauh-jauh dari urusan dunia yang berarti termasuk karena masalah cinta, tahta, harta, dan wanita?
Karakter Ayah
Banyak film yang juga mempersembahkan cerita yang sangat kuat mengenai karakter manusia yang disebut ayah. Di antara karakter-karakter seorang ayah yang cukup kuat yang akan mempengaruhi karakter anak laki-lakinya, ditampilkan dalam film-film berikut.
Life Is Beautiful
Karakter-karakter keras yang ditunjukkan dalam film juga ternyata membawa emosi para penontonnya. Tapi, di antara kerasnya karakter tersebut masih juga ada kesejukkan melihat karakter seorang ayah yang tak ingin anaknya tahu betapa kerasnya sebuah perang.
Joshua, seorang anak kecil tak pernah tahu bahwa ayahnya dalam bahaya. Yang ia tahu bahwa mereka sedang bermain memperebutkan poin hingga 1000 yang nantinya akan berhadiah sebuah tank sungguhan.
Film yang sangat menggugah ini berakhir cukup tragis dengan terbunuhnya sang ayah. Tapi janji ayah Joshua kalau menang akan mendapatkan sebuah tank, benar-benar terwujud dengan cara yang tak pernah diduga.
Masa kecil yang indah ini sangat mempengaruhi kehidupan Joshua berikutnya. Bagi Joshua, tank permainan tersebut adalah hadiah terindah dari sang ayah. Inilah karakter seorang ayah yang akan mampu menumbuhkan seorang lelaki kecil menjadi seorang laki-laki sejati.
Pursuit of Happyness
Ini juga memperlihatkan sebuah karakter seorang ayah yang sangat teguh memang tekadnya untuk dapat memberikan hal terbaik kepada anak laki-lakinya. Pekerjaan apapun dilakukannya asalkan sang anak dapat makan dan tumbuh dengan normal. Keyakinan akan keberhasilan menuntunnya ke arah passion hidupnya yang sesungguhnya.
Contoh kerja keras dan keyakinan yang kokoh ini akan membekas dalam sekali di hati sang anak. Kelak sang anak akan membuat ayahnya bangga dengan mempersembahkan hasil terbaik kepada ayahnya. Seperti kata Donald Trump, “Ayahkulah orang pertama yang yakin bahwa aku akan bangkit.”
Keyakinan dan kata-kata seorang ayah akan membuat anak laki-lakinya tumbuh tegar dan gagah berani dalam menyongsong mimpi-mimpinya yang mungkin harus melewati onak dan duri.






