Jadi Jagoan Karate

Jagoan selalu identik dengan seseorang yang hebat dan sering dijagokan bila dalam keadaan terdesak. Anda pun bisa menjadi jagoan untuk diri Anda sendiri. Dewasa ini, banyak sekali marak terjadi kejahatan dengan berbagai modus.
Meski sekecil apapun, seyogyanya kita mempunyai tameng untuk membela diri. Tentu bukan tameng besi yang akan kita bawa kemana-mana. Tapi jurus-jurus karate bisa menjadi salah satu yang bisa andalkan selain doa dan perlindungan dari Tuhan.
Apa itu Karate?
Karate adalah salah satu jenis olahraga yang terkenal berasal dari Jepang. Awalnya karate bernama Tote yang artinya Tangan China. Tetapi tulisan Tote dirubah dalam kanji Jepang menjadi Karate. Arti dari karate sendiri adalah ‘Tangan Kosong’. Dengan Kara yang berarti kosong dan Te yang mempunyai arti tangan.
Aliran dalam Karate
Ada empat aliran Karate utama yang diakui oleh World Karatedo Federation (WKF) yaitu aliran Shotokan, aliran Goju Ryu, aliran Shito Ryu dan dan aliran Wado Ryu. Selain WKF, Japan Karatedo Federation (JKF) juga mengakui keempat aliran utama itu.
Awal Mula Karate di Indonesia
Karate sendiri masuk ke Indonesia pada tahun 1963 yang dibawa oleh para mahasiswa Indonesia yang baru pulang dari studi di Jepang. Para mahasiswa ini kemudian membentuk perkumpulan karate yang bernama Persatuan Olahraga Karate-Do Indonesia (PORKI). Kini nama PORKI diganti menjadi FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia).
Mengenal Teknik Dasar Karate
Sebelum mulai masuk ke dalam dojo Karate, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu, teknik-teknik dasar dalam karate yang terbagi menjadi tiga bagian. Yaitu Kihon atau latihan dasar memukul, menendang, menangkis dan lain-lain. Kemudian Kata yaitu latihan jurus-jurus dalam karate. Dan yang terakhir adalah Kumite, latihan tanding atau populer disebut sparring.
Bila masih memegang sabuk putih, Anda hanya akan diajari teknik Kihon berupa tendangan dan pukulan saja. Bila sudah masuk ke sabuk cokelat, Anda baru diajarkan tehnik membanting dan dibanting. Kalau sudah masuk sabuk dan atau sabuk hitam, baru Anda dianggap sudah menguasai Kihon.
Dalam Kata Anda akan belajar cara-cara bertarung yang baik dan benar. Setiap gerakan dan pernapasan akan berbeda-beda dalam setiap Kata. Kalau Anda berlatih karate di beberapa aliran yang berbeda, Anda akan menemukan perbedaan gerak dan nama di dalam Kata.
Anda tidak akan bisa melakukan Kumite sebelum memasuki sabuk tingkat lanjut seperti sabuk biru atau di atas sabuk biru. Ada dua jenis Kumite yang biasa dilakukan dalam karate. Yaitu Kumite Shiai dan Goshinjutsu Kumite.
Bila dalam Shiai hanya boleh melakukan teknik-teknik terbatas untuk latihan, dalam Goshinjutsu boleh melakukan teknik apapun yang akan digunakan untuk bertanding. Seperti jurus Jujutsu, menyerang bagian vital di tubuh lawan dan kuncian.
Semoga informasi singkat tentang Karate tadi membuat Anda semakin bersemangat untuk mencoba jenis bela diri yang satu ini. Tidak perlu takut akan cedera, karena setiap teknik akan diajarkan berdasarkan tingkatan dan kemampuan Anda.
Selain bisa untuk membela diri, Karate juga sering tampil dalam acara kesenian dan maju ke sea games dalam cabang olahraga bela diri. Maju terus karate Indonesia!
| Beri rating untuk artikel di atas |








