logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Nutrisi    Artikel Umum Nutrisi    Karbohidrat

Karbohidrat: Klasifikasi dan Peran Karbohidrat

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Karbohidrat merupakan salah satu zat yang dibutuhkan dalam sistem metabolisme manusia. Karbohidrat termasuk senyawa organik yang paling melimpah di muka bumi. Senyawa ini memiliki berbagai fungsi dalam sistem kinerja metabolisme manusia, terutama sebagai cadangan makanan, sebagai “bahan bakar”, dan materi pembangun.

Selain itu, karbohidrat pun memiliki andil dalam proses fotosintesis. Dalam proses fotosintesis, tumbuhan mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Karbohidrat merupakan zat pembentuk energi utama manusia dalam menjalankan segala aktivitas sehari-hari. Sumber makanan yang mengandung karbohidrat antara lain padi-padian beserta olahannya dan umbi-umbian.

Klasifikasi Karbohidrat

Monosakarida

Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. Monosakarida terbagi menjadi dua, yaitu aldosa dan ketosa. Contoh dari aldosa yaitu glukosa dan galaktosa. Sementara contoh ketosa adalah fruktosa.

Disakarida

Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. Contoh dari disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa.

Polisakarida

Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. Contoh polisakarida adalah selulosa, glikogen, dan amilum.

Peran Karbohidrat Secara Biologis

Peran dalam Biosfer

Proses fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di muka bumi, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Organisme autotraof (yang bisa mengubah bahan anorganik menjadi organik), seperti tumbuhan hijau, bakteri, dan alga memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. Sementara itu, mayoritas organisme heterotrof (yang membutuhkan senyawa organik), termasuk manusia benar-benar sangat bergantung pada organisme autrotrof untuk mendapatkan makanannya.

Peran Sebagai Bahan Bakar dan Nutrisi

Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan tubuh makhluk hidup. Misalnya, glukosa (senyawa dari karbohidrat) yang merupakan nutrien utama sel. Sel-sel tubuh akan menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan untuk menjalankan sel-sel tubuh. Untuk manusia, karbohidrat merupakan salah satu sumber nutrisi. Dalam satu gram karbohidrat, terdapat nilai energi sebesar 4 kalori.

Peranan Sebagai Cadangan Energi

Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai energi cadangan. Nantinya, energi cadangan akan di-hidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid, termasuk kroloplas. Dengan mensintesis pati, tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama, sehingga pati merupakan energi cadangan.

Peran Sebagai Materi Pembangun

Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. Misalnya, selulosa merupakan komponen utama dinding sel tumbuhan. Selulosa bersifat seperti serabut, liat, tidak larut di dalam air, dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain. Misalnya hemiselulosa dan pektin. Sementara itu, kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa.

Peran Sebagai Pengatur Metabolisme Lemak

Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna. Jika energi tidak cukup tersedia, akan mengakibatkan terjadinya peningkatan katabolisme lemak. Akibatnya, terjadi penumpukan badan-badan keton dan terjadi keasaman pada darah.

Peran Sebagai Penghemat Protein

Energi merupakan kebutuhan utama tubuh. Oleh karena itu, jika karbohidrat yang berasal dari makanan tidak mencukupi, protein akan diubah untuk menghasilkan sejumlah energi. Padahal, protein memiliki fungsi yang utama sebagai zat pembangun dan memperbaiki jaringan. Agar dapat dipakai sesuai fungsinya, karbohidrat harus dipenuhi dalam menu sehari-hari.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Manfaat Sayuran Hijau bagi Kesehatan
  • Seputar Kandungan Gizi Kacang Tanah
  • Pentingnya Air Susu Ibu untuk Bayi
  • Sayuran Pencegah Kanker
  • Bahaya Susu Kedelai - Sisi Gelap Sang Kacang Kedelai
  • Olahan Gandum untuk Diet
  • Makanan yang Memiliki Kandungan Protein Tinggi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA