Karya Tulis Ilmiah Tentang Pendidikan
Ilustrasi karya tulis ilmiah tentang pendidikan
Karya tulis ilmiah tentang pendidikan adalah suatu karya tulis yang berisi pemikiran seseorang yang diulas secara ilmiah untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik mutu pendidikan di instansi terkait, mutu pendidikan dalam sebuah lembaga pendidikan, maupun peningkatan pendidikan secara keseluruhan.
Dalam pembuatan suatu karya tulis ilmiah tentang pendidikan, biasanya dibutuhkan suatu penelitian, di mana dalam penelitian tersebut harus mencari berbagai data. Data hasil penelitian tersebut nantinya akan dijadikan sebagai acuan untuk melahirkan pendapat-pendapat yang dapat dikaji secara ilmiah serta nantinya akan diterapkan secara nyata di dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan tersebut.
Karya tulis ilmiah tentang pendidikan dapat membahas berbagai hal, baik itu bidang pendidikan maupun bidang lain yang masih berhubungan dengan pendidikan seperti kebudayaan, teknologi, ataupun masalah mutu sumber daya manusia yang bergerak di dalam pendidikan.
Tujuan penulisan suatu karya ilmiah biasanya ditujukan bagi masyarakat umum agar mengetahui aspek-aspek apa saja yang mendukung berkembangnya suatu ilmu pengetahuan dan pendidikan. Selain itu, karya tulis ilmiah tentang pendidikan ini juga akan memberikan berbagai solusi akan berbagai permasalah dalam dunia pendidikan.
Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah Tentang Pendidikan
Untuk membuat suatu karya ilmiah, baik itu karya ilmiah tentang pendidikan maupun karya ilmiah yang membahas bidang lain, ada unsur-unsur yang harus diperhatikan. Metode penulisan karya ilmiah tersebut juga haruslah berdasarkan berbagai data yang didapat langsung dari hasil survei di lapangan maupun berdasarkan berbagai referensi yang digunakan dalam penulisannya.
Buku, ensiklopedi, kamus atau berbagai bahan yang didapatkan dari internet bisa dijadikan referensi dalam penulisan suatu karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah juga harus diperkuat dengan berbagai hasil survei yang langsung diambil dari pengamatan dan penelitian di lapangan. Hal ini sangat perlu untuk dilakukan agar data yang disajikan di dalam sebuah karya tulis tersebut merupakan data yang akurat dan terpercaya.
Pengambilan data bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti penyebaran angket atau kuesioner atau kita bisa juga langsung mewawancarai narasumber yang memang ahli dalam bidang pendidikan. Setelah mendapatkan berbagai data yang dibutuhkan, barulah kita bisa memulai penulisan karya tulis ilmiah tentang pendidikan tersebut. Kerangka karangan dalam karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut.
Bab 1 - Latar Belakang
Di dalam bab satu, biasanya kita akan membahas latar belakang suatu permasalahan yang akan kita angkat dalam karya tulis ilmiah tentang pendidikan ini. Misalnya saja, penerapan ujian nasional yang membawa dampak yang sangat baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara keseluruhan dan kualitas para pelajar kita sebagai penerus bangsa. Di bagian latar belakang inilah, kita akan mengulas berbagai hal yang menjadi alasan mengapa ujian nasional tersebut sangat baik bagi peningkatan mutu pendidikan.
Bab 1 - Identifikasi Masalah
Setelah mengulas latar belakang, masih pada bab satu, yang berikutnya kita lakukan adalah pengidentifikasian masalah. Dalam identifikasi masalah ini, kita akan mengangkat penerapan ujian nasional berdasarkan kenyataannya di lapangan, misalnya saja adalah siswa yang memiliki persiapan yang baik di dalam menghadapi ujian nasional akan merasa siap dan yakin bisa lulus.
Namun sayangnya, d ibeberapa kasus yang terjadi malah anak-anak pandai dan berprestasi ini ternyata malah menjadi salah satu yang tidak lulus ujian nasional. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Adakah tindakan pihak sekolah yang akan mencarikan jalan keluar serta mencari tahu berbagai kemungkinan yang menyebabkan siswa yang seharusnya mampu mengerjakan ujian nasional tersebut dengan baik malah dinyatakan tidak lulus?
Bab 1 - Batasan Masalah
Masih di bab satu, kita juga akan melakukan pembatasan masalah, menentukan metode penulisan yang akan kita gunakan, apakah dengan metode pengamatan langsung, teknik wawancara, ataukah dengan mencari berbagai sumber referensi. Kita juga akan menentukan hipotesis atau dugaan yang berdasarkan hasil pikiran penulis karya tulis ilmiah tentang pendidikan ini serta menentukan sistematika penulisan.
Sistematika penulisan suatu karya tulis ilmiah akan menguraikan terlebih dahulua apa saja yang akan kita bahas dalam setiap bab lengkap dengan subbab-subbab yang mendukung, berapa bab yang akan menjadi patokan kita dalam menulis karya ilmiah ini, serta menentukan pada bab berapa kita akan memberikan kesimpulan dari keseluruhan pembahasan yang dilakukan di dalam karya ilmiah ini.
Bab 2 - Definisi dan Teori
Setelah bab satu selesai, kita akan masuk pada bab dua di mana kita akan menguraikan berbagai definisi penting yang berhubungan dengan apa yang sedang kita angkat menjadi tema dalam penulisan karya tulis ilmiah tentang pendidikan tersebut.
Berbagai definisi yang kita tuliskan di dalam bab ini juga harus disertai dengan pendapat para ahli yang berkaitan dengan bidang pendidikan, aspek-aspek pendukungnya, serta hal-hal lain yang masih berkaitan dengan berbagai pengertian yang dibutuhkan agar pembaca yang membaca karya tulis ini menjadi lebih mengerti apa yang sedang kita bahas.
Bab 3 - Pembahasan
Bab tiga adalah bab yang berisi tentang pembahasan yang hendak kita angkat. Biasanya, di dalam pembahasan ini kita akan mengangkat lagi berbagai unsur penting yang berhubungan dengan pendidikan, berbagai teknologi yang terkait dengan dunia pendidikan seperti penggunaan komputer atau teknologi lain yang mendukung pendidikan secara keseluruhan.
Setelah kita menguraikan secara lengkap apa yang hendak kita bahas, kita harus menghubungkannya dengan penerapan yang sudah terjadi di dalam masyarakat atau menghubungkannya dengan berbagai kasus yang sudah terjadi di dalam masyarakat. Dari sanalah, kita akhirnya dapat membantu merumuskan suatu jalan keluar yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang sedang dihadapi.
Memang, pembahasan ini selain berdasarkan data dan referensi yang kita dapatkan, kita juga boleh memasukkan unsur-unsur pikiran kita sendiri, di mana kita memberikan berbagai ide yang mungkin bisa diterapkan oleh para pembaca karya tulis ilmiah tentang pendidikan ini.
Tujuan inilah yang sebenarnya ingin dicapai dari sebuah karya ilmiah, di mana dari karya tulis tersebut, akan ada banyak orang yang mendapatkan berbagai ide baru yang bisa diterapkan langsung di dunia pendidikan, baik secara lokal maupun secara nasional.
Bab 4 - Kesimpulan
Bab keempat atau bab yang terakhir umumnya berisi kesimpulan, kritik, dan saran. Di dalam kesimpulan, kita akan melakukan suatu penyimpulan dari apa yang sudah kita bahas di bab sebelumnya. Kesimpulan ini biasanya bersifat sangat objektif, berdasarkan hasil pemikiran penulisnya sendiri.
Selanjutnya, penulis dapat menuliskan berbagai saran yang mungkin bisa diambil untuk langsung diterapkan di kehidupan nyata. Sehingga, karya tulis ilmiah tentang pendidikan ini benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan secara luas.
Pada bab ini pula, kita sebagai penulis sekaligus memberikan berbagai kritik terhadap instansi-instansi atau individu yang berkepentingan di dalam dunia pendidikan agar lebih memerhatikan peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan, termasuk peningkatan sumber daya manusia
Suatu karya tulis ilmiah tentang pendidikan dikatakan berhasil jika apa yang dibahas di dalam karya ilmiah itu mampu memberikan sumbangsih yang nyata di dalam dunia pendidikan. Dalam artian, bahwa apa yang disajikan di dalam karya tulis itu mampu direalisasikan dan diterapkan di dalam kehidupan.
Jangan salah, ada banyak sekali karya tulis ilmiah yang sebenarnya sangat bagus, namun ternyata setelah dilogikakan, ada banyak sekali ide-ide yang dimasukkan di dalam pembahasan ternyata tidak bisa diterapkan di dalam dunia nyata. Karya tulis ilmiah tentang pendidikan dikatakan berhasil jika mampu menggerakkan orang-orang yang membaca karya ilmiah tersebut dan langsung mengambil tindakan nyata.

