Mengenal Kata dan Jenis-Jenisnya

Kata atau dalam bahasa arab disebut kalimah dalam KBBI merupakan unsur yang diucapkan atau dituliskan sebagai perwujudan dari kesatuan pikiran dan perasaan yang dapat digunakan dalam bahasa.
Meski secara tersurat dikatakan unsur yang diucapkan maupun dituliskan, rasanya yang dimaksud pengucapan tidak harus berarti bersuara. Kita tahu bahwa orang bisu juga bisa mengungkapkan kata dengan bahasanya.
Oleh karenanya penting kiranya kita tahu jenis dan fungsi kata agar semakin tau bagaimana cara menggunakan kata dengan baik dan benar. Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut.
Jenis-Jenis Kata
Ada yang membagi kata menjadi 7 jenis, ada pula yang membaginya menjadi 10 jenis. Namun pada dasarnya intinya sama hanya pengelompokannya saja yang berbeda. Adapun pembagian kata yang terdiri dari 10 jenis adalah sebagai berikut:
- Kata Benda atau Noun
- Kata kerja atau Verb
- Kata sifat atau Adjective
- Kata ganti atau Pronoun
- Kata Keterangan atau Adverb
- Kata Bilangan atau Numeralia
- Kata sambung atau Conjunction
- Kata Depan atau Preposition
- Kata Sandang atau Determiner, dan
- Kata Seru atau Interjeksi
Penjabaran Jenis-Jenis Kata
- Kata Benda atau Noun
Kata benda terdiri dari nama benda, orang, tempat, dan yang dibendakan. Kata benda dibagi menjadi dua, yakni kata benda yang nyata yang dapat ditangkap oleh panca indra (seperti laptop, kereta, kuda, penggaris), dan kata benda abstrak (seperti keadilan, kemanusiaan, kecantikan).
- Kata kerja atau Verb
Kata kerja merupakan kata yang menunjukkan aktivitas atau perbuatan. Kata kerja ada dua macam, yakni transitif (yang diikuti oleh objek), intransitive (yang tidak diikuti oleh objek), aktif (yang dilakukan oleh subjek), dan pasif (yang dilakukan oleh objek).
- Kata sifat atau Adjective
Kata sifat digunakan untuk mengungkapkan kualitas, kuantitas, dan keadaan suatu benda. Contoh: pintar, cantik, rajin.
- Kata ganti atau Pronoun
Kata ganti digunakan untuk menggantikan kata benda. Kata ganti ada beberapa macam:
Kata ganti orang- Kata ganti orang pertama, yakni yang mengajak bicara (untuk tunggal adalah aku atau saya, sedangkan untuk jamak kami atau kita)
- Kata ganti orang kedua, yakni yang diajak bicara (untuk tunggal adalah kamu, sedangkan untuk jamak kamu semua atau kalian)
- Kata ganti orang ketiga, yakni yang dibicarakan (untuk tunggal adalah dia atau ia, sedangkan untuk jamak mereka)
Kata ganti kepunyaan
Contoh: mu dalam milikmu, ku dalam milikku, nya dalam miliknya
Kata ganti penunjuk
Contoh: di sana, di sini, di situ
- Kata Keterangan atau Adverb
Kata yang memberikan keterangan, baik akan sesuatu yang sedang dilakukan, sesuatu yang terjadi, juga menerangkan waktu, dan tempat. Contoh: Lusa, besok, hari ini, kemarin, terkadang.
- Kata sambung atau Conjunction
Kata ini biasanya diikuti oleh kata benda atau kata ganti. Digunakan untuk menghubungkan antar kata atau kalimat. Contohnya sedangkan, dan, atau, namun.
- Kata Bilangan atau Numeralia
Merupakan kata yang menunjukkan kuantitas atau jumlah suatu benda serta deret atau urutan. Contoh satu, dua, tiga, pertama, kedua, ketiga.
- Kata Depan atau Preposition
Kata yang terletak di depan kata benda atau kata ganti. Contoh: dari, pada, di atas, di bawah, di antara.
- Kata Sandang atau Determiner
Contoh : seorang, sebuang, sang, si
- Kata Seru atau Interjeksi
Kata yang digunakan untuk menunjukkan ekspresi seperti kagum atau terkejut sehingga membuatnya berseru. Contoh : wah, wow, ah
Sekali lagi, beberapa orang berbeda pendapat tentang pembagian kata ini. Sebagai mana ilmu bahasa, pemaknaan manusia akan kata pun cenderung berubah dari waktu ke waktu. Justru perbedaan tersebut yang akan menambah warna baru dalam ilmu pengetahuan.






