logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Munakahat

Serba-Serbi Kawin Muda


Ilustrasi kawin muda

Kawin muda atau biasa disebut pernikahan dini sering dianggap sebagai kawin yang bermasalah. Padahal pernikahan tidak mengenal tua atau muda. Semua kembali kepada niat masing-masing pribadi dan individu. Pernikahan adalah sesuatu yang indah dan lumrah. Pernikahan bukanlah peristiwa besar tetapi juga tidak boleh dipandang remeh dan sepele.

Nabi berkata: “Menikahlah, maka engkau akan menjadi kaya.” Dalam pandangan Islam menikah dipandang sebagai ibadah. Tetapi, kenapa kawin muda dianggap sebuah masalah? Muda itu ukurannya apa dan berapa rentang usianya? Kita tidak pernah tahu. Celakanya lagi, pemberitaan media dan tayangan televisi cenderung lebih menyudutkan pelaku nikah muda, ketimbang melihat sisi positifnya.

Apa yang disebut kawin muda sesungguhnya bukanlah rentang batas usia menuju jenjang pernikahan. Tetapi, secara hakiki adalah usia perkawinan, lama atau sebentarnya masa pernikahan. Seberapa lama pun orang menikah, kemungkinan cerai bisa saja terjadi. Kita lupa menikah bukan soal umur tertentu, tetapi masalah kesiapan. Tidak semua pernikahan juga bermuara dari cinta. Boleh jadi karena terpaksa atau karena keadaan. Perkawinan muda secara umum muncul karena pertumbuhan penduduk yang demikian cepat dan tingkat usia subur rata-rata yang lebih cepat dari generasi sebelumnya.  

Bagi sebagian orang, nikah itu mudah. Ada orang-orang tertentu berani dan sanggup melaksanakan pernikahan dalam keserderhanaan. Misalnya sudah tidak memiliki orang tua, lalu meminta seorang teman menjadi wali hukum. Tanpa prosedur yang rumit, akan nikah dilangsungkan dan syukuran makan-makan diadakan. Cukup buat keluarga dan teman dekat.

Pasangan yang kawin muda perlu belajar mengenal karakter masing-masing, karena setiap pribadi pastilah dipengaruhi oleh pola sosial budaya tempat mereka berasal. Tujuannya supaya kedua pasangan dapat saling berbagi kasih sayang. Sebab, manusia seringkali membuat “pagar api” dengan batas-batas dunianya sendiri tanpa sedikitpun mau belajar dan saling mengenal orang lain. Itu sebabnya, walaupun jodoh di tangan, prosesnya tetap melalui usaha saling mengenal, walaupun sebatas dikenalkan oleh orangtua, adik, kakak, tetangga, atau bahkan orang tidak ada kaitannya langsung.

Kebanyakan yang gagal kawin muda atau cerai. Bukan karena alasan kawin muda, tetapi melainkan alasan ekonomi dan lain sebagainya.

Perbedaan Istilah Nikah dengan Kawin

  • Nikah dari segi bahasa berasal dari kata "kumpul". Dalam bahasa Arab berarti bersatunya dua perkara. Lafaz yang semakna dengan Az-Zuwaaj adalah An-Nikaah. Nikah artinya saling bersatu, berkumpul, dan berhimpun. Sedangkan perkawinan disebut jima’. Perkawinan ialah ikatan yang menjadikan halalnya hubungan intim antara laki-laki dengan perempuan.
  • Istilah kawin biasanya dipakai untuk hewan atau binatang. Sedangkan untuk manusia disebut nikah. Bahkan kata-kata nikah pun berangsur-angsur memudar. Kebanyakan anak muda-mudi menyebutnya meried walaupun tulisannya sebenarnya married.
  • Kawin dalam bahasa Sansekerta disebut kahwin, ka-awin yang bermakna dipikul atau diboyong. Bahkan dalam undang-undang, istilah yang digunakan adalah Undang-undang perkawinan bukan pernikahan.
  • Pada umumnya orang lebih biasa menyebut “mas kawin” ketimbang “mas nikah.”
  • Dalam UU no 1 tahun 1974 tentang Perkawinan pasal 1, perkawinan didefinisikan sebagai sebuah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Arti dan Tujuan Pernikahan

  • Nikah adalah penyempurna ibadah lahiriah dan batiniah.
  • Menikah untuk mencapai keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah.
  • Tidak ada larangan atau undang-undang yang menghalangi orang miskin menikah. Kawin menjadi mahal karena pasangan menikah takut diejek atau dihina, karena tidak dirayakan. Resepsi pernikahan dalam Islam memang dianjurkan untuk menghindari fitnah atau nikah diam-diam.
  • Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang laik (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS An-Nur [24]:32).
  • Nasihat baginda Nabi Muhammad saw., “berilah mahar yang laik, nafkahi istri dengan sandang, pangan, dan papan.”
  • Dalam Alquran tujuan pernikahan untuk memperoleh surga dan ampunan Tuhan
  • Menikah untuk menjaga kelangsungan keturunan dan mencapai kenikmatan seksual.
  • Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnyapada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS Ar-Rum [30]:21).
  • Nikah termasuk sunnah. Nabi berkata, “Demi Allah, sungguh aku adalah orang yang paling takut dan paling takwa dari kalian. Aku shalat, aku tidur, aku puasa aku berbuka, dan aku menikahi wanita. Barangsiapa membenci sunnahku, dia tidak termasuk golonganku. Dan bagi para pemuda, siapa di antara kalian yang mampu, maka menikahlah, karena sesungguhnya itu dapat menundukan pandangan dan memelihara kemaluan, barangsiapa yang tidak mampu hendaknya dia berpuasa, karena puasa adalah benteng baginya.”

Seputar Nikah Muda-Pernikahan Dini

  • Orang yang kawin muda biasanya bercerai. Faktanya yang kawin pada usia-usia normal juga bercerai.
  • Berapa usia yang paling cocok buat nikah muda? Undang-undang perkawinan menetapkan usia 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki.
  • Jika selagi muda sudah menikah. Kebanyakan malah asyik main dan kongkow bersama teman-teman.
  • Jika sudah siap lebih baik kawin daripada harus terlibat cinta terlarang atau penyimpangan seksual.
  • Terkadang persoalan virginitas masih disalahpahami. Misalnya, laki-laki menuntut pasangan hidupnya perawan. Sementara laki-laki mungkin sudah tidak perjaka. Ini masalah pandangan hidup yang terus-menerus hidup di kultur masyarakat.
  • Perempuan yang berhubungan seks di usia muda berisiko mengalami sejumlah gangguan seksual seperti tidak ada frigiditas, sulit mencapai orgasme, kejang otot vagina yang timbul karena memiliki pengalaman buruk pada hubungan seks sebelum nikah. Laki-laki yang menunda hubungan seksual karena takut nikah bisa menyebabkan kesulitan mempertahankan ereksi serta ejakulasi dini.
  • Kawin muda penyebab tingginya kematian ibu dan bayi yakni terlalu muda kawin, terlalu sering melahirkan, dan terlalu tua melahirkan.
  • Menikah muda dikhawatirkan masih suka mengandalkan ego masing-masing. Faktanya orang yang menikah pada usia yang cukup dewasa pun egois. Bulan-bulan pertama usia pernikahan serasa dunia milik berdua. Setelah itu timbul cekcok. Mana ada, sebuah rumah-tangga yang tidak pernah ribut satu sama lain.
  • Di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali banyak pasangan muda-mudi yang menikah muda. Fenomena kawin muda merupakan pengulangan zaman. Dahulu, kawin muda dianggap lumrah, tahun bergulir, nikah muda ditentang. Kini, malah sudah biasa remaja yang sudah menikah dan niatnya datang dari mereka sendiri.
  • Jika menikah muda karena hamil duluan. Ada penolakan keluarga yang terjadi akibat malu dan ini dapat menimbulkan stres.

Macam-macam Istilah Perkawinan

  • Kawin paksa
  • Kawin siri
  • Kawin lari
  • Kawin gantung
  • Kawin kontrak
  • Kawin di luar nikah.
  • Kawin dua—poligami atau poliandri
  • Dikawini

Terakhir, sekalipun survei membuktikan tingginya angka perceraian. Masih banyak orang yang ingin menikah. Bahkan, pasangan yang sudah bercerai pun ingin menikah kembali dengan orang berbeda atau mencari pasangan baru. Orang yang takut terjerumus ke dalam zina, sebaiknya menikah. Dan menikahlah untuk menjadi kaya dan memiliki keturunan. Jadikan hidup lebih bermakna dengan menikah.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Manfaat Makalah Talak
  • Hakikat di Balik Pengertian Akad Nikah
  • Pengantin Berjilbab yang Menjadi Idaman
  • Menjadi Suami Sholeh Dambaan Setiap Wanita
  • Solusi Pergaulan Bebas? Menikahlah!
  • Gaun dan Jilbab Pengantin Muslimah
  • Tujuan Pernikahan Menurut Islam
  • Cara Mengatasi Pergaulan Bebas
  • Mahar Adalah Salah Satu Syarat Pernikahan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA