logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Syiah    Kebenaran Syiah

Kebenaran Syiah: Mengusung Kebenaran Tentang Imam Mahdi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Apa sajakah kebenaran Syiah? Seperti yang kita ketahui, Syiah adalah kelompok yang membela Ali. Dalam sejarahnya, memang terdapat golongan yang membantu Ali bin Abi Thalib ketika menjabat sebagai khalifah. Saat itu golongan tersebut menolong Ali dalam mengatasi pemberontakan Perang Unta yang dipimpin Talhah, Zubair, dan janda nabi, Aisyah.

Syiah cenderung meyakini bahwa Ali bin Abi Thalib seharusnya diangkat sebagai khalifah setelah Nabi Muhammad SAW karena Nabi sudah mengangkat Ali sebagai pengganti dalam peristiwa Gadir Khum -meski hadits yang menyebut pengangkatan Ali ini sifatnya mutawatir.

Kebenaran Syiah di Antara Sisi “Hitam” Mereka

Kita mengenal Syiah sebagai paham yang cenderung eksklusif, menambah-nambahkan ibadah bid'ah, dan menuhankan imam-imam mereka. Kita juga mengetahui bahwa CIA sedang berstrategi untuk melenyapkan Syiah.

Adapun caranya adalah dengan mengambinghitamkan mereka; menyebar berita kebohongan tentang Syiah melalui ulama-ulama Islam terkemuka; dan menyudutkan Republik Islam. Di balik sisi negatif dan pemojokan Syiah ala CIA, terdapat kebenaran utama dalam Syiah; yaitu keberanian mereka menggagas Imam Mahdi.

Pembelaan Utama Kepada Imam Mahdi

Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad SAW adalah penghulu nabi. Setelah beliau, tidak ada lagi nabi lain. Hal ini terbukti benar karena hingga 1400 tahun kemudian, belum ada orang yang mampu “menyetarai” nabi. Meskipun garis kenabian telah putus, menurut Syiah, masih akan ada “penghulu para penghulu”, yaitu al-Mahdi.

Maksudnya, akan muncul seorang imam yang memenuhi bumi dengan keadilan karena sebelum kedatangan Al-Mahdi, bumi ini telah dipenuhi kecurangan. Keunggulan Imam Mahdi dibandingkan imam-imam Syiah lainnya diungkapkan oleh imam keenam, Jafar as-Shadiq sebagai berikut, "Barangsiapa mengakui  semua imam, tetapi mengingkari Imam Mahdi, ia seperti mengakui semua nabi, tetapi mengingkari Nabi Muhammad SAW”.

Ucapan Imam keenam bukan berarti menyetarakan Imam Mahdi dengan Nabi Muhammad. Akan tetapi, menegaskan betapa berbahayanya keadaan dunia ketika Imam Mahdi datang.

Peran Sentral Imam Mahdi

Menjelang Kiamat, umat Islam tidak lagi berpatokan pada Al-quran atau Al-hadits. Bahkan, kemungkinan umat Islam sempat menampik keberadaan Al-Mahdi. Maksudnya, umat Islam akan termakan hasutan Dajjal, mengingat terdapat hadits yang berbunyi sebagai berikut, "Sejak Allah SWT menciptakan Nabi Adam hingga hari kiamat, tidak ada satu ujian pun yang lebih dahsyat daripada Dajjal".

Ketika umat Islam “terkecoh” oleh Dajjal tersebutlah Imam Mahdi muncul. Oleh karena itu, maksud imam keenam, jika saat itu umat Islam memilih Dajjal hanya karena tipu muslihatnya yang keji dan tidak membela Al-Mahdi yang benar, umat Islam sama saja tidak mengakui Islam; yang artinya mengingkari keberadaan Imam Mahdi sebagai penerus peran Nabi Muhammad SAW.

Konsistensi Syiah pada Imam Mahdi

Dibandingkan dengan Sunni, Syiah sangat loyal dengan imam-imam mereka. Bahkan, salah satu cita-cita Mahmud Ahmadinejad, presiden Iran saat ini adalah “mempercepat kedatangan Imam Mahdi karena dunia sudah dipenuhi kelicikan AS dan sekutu-sekutunya”.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Bahaya Syiah: Politik Amerika Serikat Versus Syiah
  • Aliran Syiah: Lahir dari persoalan politik
  • Sejarah Syiah dan Sunni di Era Kekhalifahan
  • Belajar Tentang Syiah untuk Pemula
  • Apa Itu Syiah? Pertanyaan Sederhana yang Sangat Sensitif
  • Tentang Syiah: Sejarah dan Aliran-Alirannya
  • Beberapa Pokok Ajaran Syiah
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA