logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Budaya    Keanekaragaman Budaya

Kebudayaan Nusantara - Warisan yang Pantas Dipertahankan


Ilustrasi kebudayaan nusantara

Kebudayaan nusantara adalah sebutan bagi kebudayaan yang "beredar" di sepanjang kawasan nusantara. Kebudayaan nusantara sama dengan jenis kebudayaan lain, yaitu merupakan hasil dari proses berpikir manusia. Ketika memelajari kebudayaan nusantara, kita dapat melihat sejauh mana peradaban mampu diciptakan oleh manusia. Secara singkat budaya dapat dimaknai sebagai hasil cipta, karsa, dan rasa.

Manusia hidup idealnya memang berpikir. Memikirkan yang baik untuknya ataupun untuk orang lain. Selain kebutuhan yang sifatnya primer, sekunder, dan tersier, nyatanya manusia juga membutuhkan sebuah pemenuhan terhadap batinnya. Sebuah pemenuhan yang hanya dapat membuat manusia itu senang. Salah satunya adalah berkesenian atau berkebudayaan.

Atas dasar itulah berbagai hasil kesenian atau kebudayaan terlahir dari manusia. Jika dikaitkan dengan wilayah Indonesia, kesenian yang dibicarakan pun akhirnya meluas. Indonesia atau nusantara merupakan sebuah kawasan dengan macam-macam kebudayaan dan kesenian. Kebudayaan nusantara tersebut membentang luas dari barat hingga timur Indonesia. Menawarkan aneka keindahan dan keunikan masing-masing.

Kebudayaan Nusantara - Cipta, Rasa, dan Karsa Masyarakat Nusantara

Dengan proses cipta yang terjadi pada kebudayaan, baik itu kebudayaan nusantara ataupun kebudayaan dalam bentuk apapun, manusia berusaha untuk menemukan hakikat sesuatu yang menjadi kebenaran. Proses ini akan membimbing manusia menjadi lebih baik sesuai dengan kodrat manusia menuju kesempurnaannya.

Rasa sendiri merupakan makna keindahan yang dirasakan oleh jiwa manusia. Dengan rasa ini, manusia mampu menciptakan sesuatu yang indah dan sangat menyentuh. Musik, karya seni, ataupun puisi merupakan contoh yang dihasilkan oleh rasa manusia. Hal-hal yang dirasakan oleh masyarakat nusantara yang seperti itulah yang "membangun" kebudayaan nusantara itu sendiri.

Sementara karsa berkaitan dengan kesusilaan. Dengan kesusilaan, manusia dibimbing untuk memahami mana yang baik dan mana yang buruk. Terlebih ketika berbicara mengenai kebudayan nusantara. Wilayah nusantara sangat erat kaitannya dengan peraturan susila. Kebudayaan nusantara itu sendiri merupakan bentuk dari rasa susila yang dimiliki oleh masyarakat nusantara.

Ketiga proses tersebut (cipta, karsa, dan rasa) terbentuk oleh satu kekuatan yang disebut daya. Daya berarti upaya atau kegiatan, bisa juga diartikan sebagai "perilaku". Namun, daya bukanlah upaya biasa, daya bukanlah kegiatan sembarang, daya bukanlah perilaku asal-asalan saja. Sehingga kebudayaan, dalam hal ini kebudayaan nusantara terbentuk tidak secara asal dan murahan.

Kebudayaan Nusantara - Pengertian Budaya Menurut Beberapa Ahli

Daya merupakan penggalan dari kata Hridaya (bahasa Sansekerta) yang berarti hati. Maka, budaya menurut Anan Krishna berarti upaya, tindakan, atau perilaku yang dituntun oleh pikiran yang jernih dan sesuai dengan kata hati-nurani. Begitupun yang berlaku pada proses pembentukan kebudayaan nusantara.

Menurut Tylor; culture is that complex whole which includes knowledge, belief, art, morals, law, custom, and any other capabilities and habits acquired by man as member of society. Dari definisi tersebut, kita dapat mengidentifikasi bahwa budaya merupakan:

  • Sebuah kesatuan yang rumit. Kesatuan tersebut bisa meliputi kesatuan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, serta manusia dengan manusia.
  • Budaya mencakup sejumlah kemampuan manusia yang bersifat psikologis, yang tidak tampak secara material. Budaya lebih bersifat pada ekspresi emosional dan mental.
  • Hasil nyata dari suatu budaya dapat berupa seni atau penjabaran moral dalam bentuk kelakuan.
  • Budaya bersifat kesinambungan dan memiliki keajekan tertentu. Budaya di dalamnya berupa adat istiadat yang tidak terputus-putus.
  • Definisi ini tidak membedakan antara satu bangsa dengan bangsa yang lain. Setiap bangsa memiliki budaya, tidak ada bangsa yang tidak berbudaya.
  • Kebudayaan tidak diturunkan secara genetis, ia dipelajari dari lingkungan hidup.
  • Kebudayaan tidak diciptakan oleh orang perorang, melainkan dicapai oleh seorang individu sebagai bagian masyarakat.

Kebudayaan Nusantara - Berbeda dan Indah

Budaya tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dalam hal ini berdasarkan lingkup wilayah, yaitu wilayah nusantara merupakan bagian dari kehidupan sosial. Antara yang satu dengan yang lainnya tidak bisa dipisahkan, karena seluruhnya sudah terikat oleh suatu sistem. Oleh sebab itulah, Koencoroningrat memberikan penjelasan mengenai sistem ini.

Menurutnya, sistem dalam berbudaya, berlaku juga untuk kebudayan nusantara, terdiri atas tujuh unsur, antara lain; agama, organisasi sosial, bahasa, kesenian, mata pencaharian, teknologi, dan pengetahuan.

Bagian paling luar dari kebudayaan nusantara dapat berupa hal-hal fisik yang diciptakan oleh manusia, misalnya karya seni, candi, puisi, atau alat musik khas nusantara. Bagian inilah yang paling mudah kita amati. Karena ia bersifat fisik, maka tidak sulit untuk menjaganya, contohnya seperti peninggalan budaya yang kita lihat di museum-museum yang ada di nusantara.

Kebudayaan Indonesia atau biasa kita sebut kebudayaan nusantara lahir dari proses cipta, karsa, dan rasa dalam kurun waktu yang sangat panjang. Perbedaan suku dan latar belakang menjadikan kebudayaan nusantara sangat beragam.

Dari Sabang sampai Merauke kita dapat melihat berbagai bentuk-bentuk perbedaan tersebut yang meliputi perbedaan bahasa, agama, mata pencaharian, dan lain-lain. Setiap kebudayaan nusantara yang membentang dari barat hingga timur memiliki ciri khas masing-masing jika ditinjau dari tujuh unsur budaya di atas.

Sebagai contoh, suku Sunda memiliki kepercayaan yang berbeda dengan orang Papua. Suku Jawa memiliki kebiasaan-kebiasaan yang berbeda dengan orang Makasar. Begitupun dengan kebudayan yang dimilikinya. Meskipun demikian, kebudayaan-kebudayaan dari suku yang berbeda satu terhimpun dalam satu kesatuan, yaitu kebudayaan nusantara.

Kebudayaan Nusantara - Dan Cerita Mirisnya

Bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang terbangun dari satu budaya. Ia merupakan kumpulan dari berbagai latar belakang budaya. Oleh karena itu, kebudayaan nusantara merupakan harta berharga yang dimiliki oleh bangsa kita dan tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Keadaan kebudayaan nusantara saat ini sedang dalam titik yang memprihatinkan. Banyak produk dari kebudayan nusantara yang diakuisisi oleh negara lain. Lantas yang bisa dilakukan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia hanyalah menghujat tanpa dibarengi usaha agar produk-produk kebudayaan nusantara itu tidak kembali diakui oleh negara lain.

Kesadaran masyarakat Indonesia akan kekayaan kebudayaan nusantara yang dimilikinya terbilang belum terlalu tinggi. Rasa kepemilikan berbagai produk kebudayaan nusantara sangat kurang. Mementingkan diri sendiri, tanpa memperhatikan nasib kebudayaan negaranya sudah merupakan hal yang biasa terjadi. Maka bukanlah suatu hal yang mengherankan jika ternyata banyak produk dari kebudayaan nusantara kita "dicuri" oleh bangsa lain.

Beberapa faktor harus diakui ikut bertanggung jawab atas terjadinya hal ini. salah satunya adalah modernisasi. Telah banyak diakui bahwa modernisasi perlahan menjauhkan anak-anak muda dari budaya asli Indonesia, entah melalui teknologi informasi, film-film barat, maupun gaya hidup yang dibawa melalui pemasaran produk-produk asing.

Kondisi ini tentu lebih parah jika pemerintah tidak memberikan apresiasi terhadap pemeliharaan budaya serta penghargaan terhadap orang-orang yang berjuang melestarikan kebudayaan nusantara. Setiap yang lahir tentu akan mengalami kematian, begitulah hukum alam. Kebudayaan nusantara yang pernah lahir juga akan menemui kematiannya jika kita berpegang pada hukum tersebut.

Kebudayaan nusantara adalah warisan leluhur yang sudah sepantasnya kita pelihara. Bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak pemerintah terkait, tetapi semua aspek lapisan masyarakat Indonesia. Hal yang harus diingat adalah kebudayaan nusantara itu merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa dari seluruh masyarakat Indonesia.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pakaian Adat Maluku, Salah Satu Pembentuk Karakter Bangsa
  • Sabung Ayam - Antara Tradisi dan Permainan
  • Perilaku Konsumsi
  • Pengaruh Asing pada Baju Adat Nusantara  
  • Mengenal Kebudayaan Beberapa Negara Eropa Barat
  • Dekolonisasi Demi Menjaga Unsur Kebudayaan Indonesia
  • Melestarikan Kebudayaan Daerah
  • Mengelola Perbedaan Adat Istiadat & Keragaman Budaya
  • Mengenal Lebih Dekat Adat Istiadat Maluku
  • Mari Lestarikan Macam-macam Budaya Indonesia
  • Mengenal Beberapa Suku Bangsa di Indonesia
  • Kompak Berdua Dengan Batik Sarimbit
  • Mengenal dan Menjaga Kebudayaan Indonesia
  • Artikel Seni dan Budaya Khas Yogyakarta
  • Tari Maluku Utara yang Menawan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA