logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Ilmu Sosial    Komunikasi

Masalah Kehidupan Sosial di Masyarakat


Masalah kehidupan sosial muncul dengan adanya unsur-unsur sebuah kebudayaan yang ada di masyarakat. Di dalam kehidupan-kehidupan kelompok sosial, biasanya selalu ada perdebatan antara satu dengan yang lainnya. Dengan terjadinya bentrok antarmasyarakat dalam hubungan sosial yang kurang baik, maka akan menyebabkan gangguan dalam kehidupan sosial.

Apakah Anda tahu mengapa terjadi masalah kehidupan sosial? Masalah sosial muncul karena adanya perbedaan pemahaman yang berbeda-beda yang dapat menjadikan masalah sosial. Oleh sebab itu, masalah sosial ditetapkan oleh sebuah lembaga yang memiliki wewenang yang khusus seperti pada tokoh-tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, musyawarah masyarakat, dan yang lain-lainnya. Masalah kehidupan bermasyarakat bisa terjadi akibat faktor berikut.

  • Ekonomi
  • Budaya
  • Biologis
  • Psikologis

Pengertian dari nilai sosial adalah mengenai masalah yang dianggap buruk atau baik oleh masyarakat. Cara menilai baik buruknya sebuah nilai sosial adalah memproses secara musyawarah dengan proses menimbang. Hal tersebut dipengaruhi oleh sebuah kebudayaan yang dianut oleh masyarakat. Maka setiap masyarakat mempunyai pemahamannya terhadap perbedaan sebuah nilai sosial yang berada di dalam sebuah masalah kehidupannya.

Ciri-ciri dari nilai sosial yang di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Adanya interaksi antara masyarakat.
  • Terbentuknya sosialisasi.
  • Merupakan sebuah kebutuhan bagi manusia atau juga kepuasan sosial.
  • Adanya perbedaan budaya yang satu dengan budaya yang lainnya.
  • Memengaruhi perkembangan sosial pada masyarakat.
  • Memiliki kekuasaan di dalam masyarakat.
  • Berkaitan yang satu dengan yang lainnya.

Kehidupan Sosial - Nilai Dominan

Nilai ini dianggap lebih penting dari pada nilai-nilai yang lainnya. Nilai dominan tersebut didasarkan seperti berikut ini.

  • Adanya perubahan menuju perkembangan yang lebih baik seperti pada bidang ekonomi, politik, hukum, dan sosial.
  • Seberapa besar nilai yang diikuti oleh masyarakat tersebut.
  • Tinggi rendahnya pendapatan yang didapat oleh nilai tersebut.
  • Adanya suatu kebanggaan dalam menganut nilai-nilai dominan tersebut.

Di dalam kehidupan bermasyarakat, ada juga nilai yang menjadi sebuah kepribadian yang mendarah daging, yaitu melakukan tindakan yang tidak dipikir dengan pertimbangan atau cara pola pikir yang tidak baik sehingga nilai ini tersosoialisasi sejak kecil. Apabila sebuah nilai tidak dikerjakan, seseorang akan merasa malu atau bersalah. Seperti contoh pada seseorang yang belum bisa menafkahi keluarganya dan tidak bertanggung jawab.

Nilai ini menjadi sebuah landasan bagi manusia dalam mengembangkan sebuah motivasi yang dilakukan dalam sebuah masalah kehidupan bersosial. Pandangan seseorang dilihat dari:

  • nilai material;
  • nilai vital; dan
  • nilai kerohanian.

Seni dan Kehidupan Sosial

Di dalam kehidupan seni dan kehidupan masyarakat selalu muncul dalam mencapai suatu tujuan yang menjadikan taraf perkembangannya. Masalah seni dan kehidupan ini selalu bertolak belakang. Ada sebagian orang yang tidak setuju dan menolak dengan perbedaan bertolak belakang ini. Menurut pemahaman seni tersebut, seni merupakan suatu tujuan bagi dirinya sendiri untuk mengubah sebuah perkembangan dan menciptakan sebuah kreativitas.

Seni juga dapat disimpulkan sebagai kekayaan untuk kekayaan dan manusia juga mengabdi untuk kemanusiaan jika sesuatu tidak ingin menjadi suatu hal yang sia-sia. Sebuah ilmu ada untuk menjadikan sebuah pedoman bagi makhluk hidup yang berguna bagi semua makhluk hidup.

Salah satu yang perlu dipelajari dalam kehidupan ini adalah mencari arti dari kehidupan dan tujuan hidup manusia. Dilihat dari sudut pandang Islam, tujuan para nabi tidak sama dengan tujuan individu yang ada di dalam masyarakat sekarang karena tujuan nabi diutus untuk membimbing manusia ke jalan yang benar. Maka dari itu, di dalam sebuah kehidupan ini kita harus menganalisa dengan baik dan benar.

Kehidupan Sosial - Arti Kehidupan

Kehadiran agama sangat ditutntut dewasa ini karena dengan berbagai masalah yang dihadapi umat manusia tidak menjadi sebuah lambang dari keshalehan atau juga adanya khutbah. Adanya agama menunjukkan cara yang paling afektif dalam memecahkan sebuah masalah. Agama dalam hal urusan sosial mempunyai perhatian yang besar dan ada 5 alasan untuk masalah sosial seperti.

  • Al-quran adalah sumber terbesar dalam yang berkenaan dengan muamalah.
  • Masalah sosial dalam Islam misalnya adanya kenyataan dalam beribadah dengan masalah sosial. Maka ibadah boleh disingkat atau juga ditangguhkan, tetapi tidak boleh ditinggalkan. 
  • Ibadah juga mengandung segi sosial dalam ganjaran yang lebih besar daripada ibadah yang dilakukan perorangan. 
  • Di dalam Islam, amal lebih baik di bidang sosial dan mendapatkan ganjaran yang lebih baik daripada ibadah sunnah.

Sosiologi mempunyai paradigma yang mengkaji berbagai masalah. Sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan yang berada di masyarakat dan di dalam kehidupan tentang masyarakat. Sosiologi juga mempelajari berbagai gejala sosial yang muncul seperti pada perubahan sosial, hubungan antarmasyarakat, dan interaksi dalam kehidupan bersosialisasi.

Di dalam sosiologi ini juga dipelajari tentang norma dan aturan-aturan yang dibuat dalam kehidupan bersosial mengenai kegiatan masyarakat. Maka dapat disimpulkan, pranata sosial membuat aturan-aturan yang harus dipahami dan dihargai oleh setiap individu. Oleh karena itu, peraturan tersebut harus ditaati oleh masyarakat agar tercipta kehidupan yang harmonis antarsesama individu dan terjalin hubungan dalam kehidupan masyarakat yang baik serta terkendali.

Adapun faktor yang menjadikan sebuah titik tolak antarkesamaan derajat dalam kehidupan sosial adalah adanya hak asasi manusia. Yang membedakan derajat antara masyarakat dalam kehidupan sosialnya adalah:

  • ilmu pengetahuan; 
  • kekayaan;
  • kedudukan;
  • kekuasaan; 
  • kehormatan dan lain sebagainya.

Maka dari itu, kita harus mempunyai kesadaran dalam membangun kehidupan bersosialisasi. Karena dengan kesadaran, maka masalah-masalah yang ada di masyarakat akan lebih memberikan kenyaman dalam kehidupan yang kita jalani di sebuah lingkungan.

Alangkah lebih baiknya kita harus banyak berinteraksi dengan masyarakat-masyarakat yang ada di lingkungan sekitar agar kita tahu permasalahan apa yang ada di dalam masyarakat. Setelah tahu dengan maslah-masalah yang timbul di dalam kehidupan ini, maka kita bisa mengkaji dan mempelajarinya faktor-faktor yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat.

Pendekatan sosiologi dalam bidang sosial dan cara pandang dalam kehidupan bersosialisasi akan menghasilkan ilmu yang digunakan untuk memahami sumber yang terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kita bisa meneliti dalam ilmu sosial, penelitian legalistis, dan juga penelitian filosofis.

Dengan pendekatan ini, maka setiap orang akan mendapatkan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada pada individu-individu yang berbeda dengan semua pemikiran dan pemahaman dalam cara berpikirnya. Selain itu, kita bisa mempelajari ilmu sosiologi agama yang terdapat banyak logika yang dikembangkan dalam perspektif, terutama sosiologi sebagai landasan dalam mengkaji keagamaan di suatu masyarakat dalam kehidupannya.

Dengan pendekatan tersebut, maka akan muncul persfektif fungsional, konflik, simbolik, interaksi, dan teori kesadaran atau juga keuntungan. Persfektif tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda dalam cara pola berpikir dari masing-masing individunya.

Semoga dengan adanya sosiologi dalam pendekatan ini, masyarakat bisa menyadari dengan saling menghargai antarsesamanya agar terjalinnya suatu hubungan yang harmonis sehingga kehidupan sosial yang ada di dalam kehidupannya menjadi saling menguntungkan dan hidup dalam kerukunan antarsesama manusia.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi pembacanya dan menjadikan sebuah pembelajaran dalam kehidupan sosial. Selain itu, saling menghargai antarsesama manusia agar terjalin hubungan sosial yang baik dan harmonis.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Filsafat Ilmu Komunikasi - Menelaah Komunikasi
  • Diam, Contoh Komunikasi Non-Verbal
  • Komunikasi Lintas Budaya yang Lucu
  • Belajar Gaul dari Kamus Gaul
  • Jurnalisme Publik: Jurnalisme Warga Masyarakat
  • Makalah Jurnalistik, Memantau Akun para Jurnalis
  • Makalah Komunikasi Bisnis, Paparan Komunikasi yang Berorientasi Tujuan
  • Hal Penting Saat Membuat Workshop Jurnalistik
  • Tugas Humas Pemerintahan - ANNEAHIRA.COM
  • Sejarah Perkembangan Komunikasi dari Masa ke Masa
  • Memahami 10 Prinsip Organisasi
  • Teknik Komunikasi - Gunakan Otak Kanan dan Kiri
  • Mengulas Dasar Jurnalistik
  • Teori Humas Pemerintah Salah Alamat
  • Lebih Tahu Ilmu Komunikasi dari Pengantar Komunikasi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA