Psikologi Keinginan Wikileaks
Ilustrasi keinginan
Nama Wikileaks kian menjulang. Julian Assange dan kawan-kawan jadi superhero abad ini. Cerita absurd di film Hollywood soal membobol rahasia negara ternyata terwujud. Aktor di balik itu semua adalah Wikileaks. Situs pembocor kawat diplomatik ini telah merilis ribuan data rahasia negara.
US dan sekutu geram bukan main. Hilary Clinton mengecam tindakan Wikileaks. Bahkan, Julian Assange disebut lebih berbahaya ketimbang Osama Bin Laden. US kian dijauhi oleh banyak negara terkait kawat diplomatik yang bocor. Kini, keinginan Wikileaks dalam hal politik jadi sorotan. Mengapa Wikileaks super berani membocorkan informasi bersifat rahasia?
Psikologi Seseorang
Melalui sebuah perjalan panjang, psikologi menjadi bagian dari ilmu pengetahuan di dunia ini. Psikologi telah dikenal sejak zaman Aristoteles sebagai sebuah ilmu jiwa, yaitu ilmu tentang kekuatan hidup, sebelum kelahiran ilmu psikologi tahun 1879.
Pada waktu itu, Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari tentang gejala kehidupan. setiap makhluk hidup itu mempunyai jiwa karena jiwa adalah unsur kehidupan.
Berdasarkan perkembangannya, sejarah psikologi berkembang sejalan dengan perkembangan intelektual di benua Eropa dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika.
Di dalam kajiannya, ilmu psikologi berhubungan dengan ilmu-ilmu lainnya, sehingga psikologi sering disebut sebagai ilmu yang luas dan ambisius. Ilmu psikologi dibatasi dengan ilmu alam oleh ilmu biologi dan ilmu saraf. Dengan ilmu sosial, ilmu psikologi dibatasi oleh ilmu sosiologi dan antropologi. Berikut ini beberapa kajian ilmu psikologi adalah sebagai berikut.
1. Psikologi perkembangan
Psikologi perkembangan adalah salah satu bidang psikologi yang mempelajari tentang perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk tingkah laku manusia tersebut, mulai dari lahir sampai tua.
Bidang psikologi perkembangan mempunyai kaitan erat dengan psikologi sosial. Hal tersebut dikarenakan dalam perkembangannya ada interaksi sosial di dalam tingkah laku manusia tersebut.
Selain itu, psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi kepribadian karena di dalam perkembangan setiap individu dapat membentuk kepribadian yang khas di dalam diri individu tersebut.
2. Psikologi Sosial
Di dalam bidang psikologi sosial, dibagi menjadi tiga ruang lingkup studi. Tiga ruang lingkup studi tersebut adalah sebagai berikut.
- Di dalam psikologi sosial, mempelajari tentang studi pengaruh sosial terhadap proses setiap individu, seperti studi tentang persepsi, motivasi proses belajar, dan sifat.
- Di dalam psikologi sosial, mempelajari tentang proses individual bersama, seperti bahasa, sikap sosial, dan perilaku meniru.
- Yang terakhir, psikologi sosial mempelajari tentang interaksi kelompok, seperti kepemimpinan, komunikasi hubungan kekuasaan, dan kerjasama kelompok, dan persaingan.
3. Psikologi Kepribadian
Psikologi kepribadian adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dalam menyesuaikan dirinya terhadap lingkungannya. Psikologi kepribadian mempunyai hubungan dengan psikologi perkembangan dan sosial.
Hal tersebut karena kepribadian seseorang itu mengalami perkembangan dimulai sejak masih kecil dan dalam perkembangannya tersebut dipengaruhi oleh interaksi sosial dengan lingkungannya.
4. Psikologi Kognitif
Psikologi kognitif adalah bidang psikologi yang mempelajari tentang kemampuan kognisi, seperti persepsi, proses belajar, kemampuan bahasa, dan emosi.
Kajian psikologi tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan wilayah terapannya. Akan tetapi, di Indonesia ini, wilayah-wilayah terapan psikologi belum dijalankan sepenuhnya, seperti seorang psikolog pendidikan bekerja di sebuah perusahaan di bagian HRD. Wilayah-wilayah terapan psikologi tersebut adalah sebagai berikut.
5. Psikologi Sekolah
Psikologi sekolah dilakukan untuk menciptakan sebuah situasi di dalam sekolah yang dapat mendukung anak-anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademiknya, bersosialisasi, dan emosinya. Tujuannya adalah untuk membentuk mind set anak tersebut.
6. Psikologi Industri dan Organisasi
Psikologi industri harus memfokuskan pada pengembangan, pengevaluasian, dan prediksi kinerja suatu pekerjaan seorang individu di dalam sebuah lingkungan industri. Sedangkan psikologi organisasi mempelajari tentang bagaimana satu organisasi dapat memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya.
7. Psikologi Kerekayasaan
Di dalam psikologi ini, penerapannya dilakukan secara berinteraksi antara manusia dan mesin untuk meminimalkan kesalahan manusia, ketika berhubungan dengan mesin.
8. Psikologi Klinis
Psikologi klinis menerapkan ilmu psikologinya dengan cara memahami, mencegah, dan memulihkan keadaan psikologis seorang individu menuju keadaan normal.
Salah satu teori psikologi yang membahas tentang tingkah laku seseorang adalah teori Skinner. Teori Skinner disebut juga teori tingkah laku radikal (radical behaviorism). Teori ini mengenai stimulus-respon, yang mempercayai bahwa setiap tingkah laku itu dapat diamati, dan didasari oleh respon positif atau negatif yang diterima.
Respon positif berarti akan mendapatkan hadiah, sebaliknya, respon negatif menandakan akan mendapatkan hukuman. Skinner yakin bahwa manusia akan berusaha untuk mendapatkan respon positif atau hadiah dari apa yang dilakukannya.
Baik Skinner maupun Watson mempunyai pandangan yang sama, bahwa setiap tingkah laku manusia dapat diamati dengan menggunakan metode ilmiah. Tapi Watson tidak setuju kalau inner feeling (perasaan) dapat diamati. Watson yakin bahwa perasaan dapat dipelajari sebagai mana mempelajari ketrampilan-ketrampilan lainnya.
Teori behaviorism atau tingkah laku ini sangat berpengaruh. Sehingga banyak ahli lain, seperti Edward C. Tolman, dan Clark L. Hull turut memformulasikan teori-teori mereka sendiri yang didapat dari hasil pengamatan di laboratorium, bukan melalui observasi introspeksi. Teori ini juga melahirkan banyak teori belajar yang menyangkut metode pembelajaran pada manusia dan hewan.
Selain itu, Wikileaks mempunyai sebuah tujuan dalam melakukan hal tersebut. Keadaan psikologinya dalam situasi seperti itu mempunyai tujuan dalam menciptakan dunia barunya, yaitu ingin mendapatkan perhatian dari banyak orang.
Seseorang tidak akan bisa menirukan kalau tidak memberikan perhatian kepada objek yang akan ditirunya. Misalnya, seorang anak ingin meniru ibunya masak. Tentunya sang gadis harus memperhatikan ibunya terlebih dahulu sebelum bisa meniru.
Sebelum bisa meniru, seseorang harus bisa mengingat-ingat apa yang akan dia tiru. Untuk itu, seseorang yang ingin meniru harus mempunyai kemampuan fisik dan koordinasi kekuatan fisik yang memadai, serta motivasi. Tidak mungkin seseorang akan meniru orang lain bila tidak ada motivasi dalam dirinya untuk melakukan hal tersebut.
Menurut Bandura, seseorang menirukan orang lain karena ingin mendapatkan pujian atau respon yang sama atau lebih dari orang yang akan ditirunya. Seorang anak kecil akan terus menirukan tingkah laku orang yang ditirunya selama dia mendapatkan senyuman, persetujuan, atau komentar positif dari orang-orang yang ada di lingkungannya.
Bila hal tersebut tidak didapatkannya, dia akan berhenti meniru dan akan mencari objek lain untuk ditiru. Begitulah yang dilakukan oleh Wikileaks untuk dapat menciptakan dunia barunya.
Megalomaniak?
Dalam ilmu psikologi, terdapat istilah megalomaniak. Gejala untuk terus berkuasa. Meminjam istilah David Mcleland, yaitu need of power. Jika motif Wikileaks adalah kekuasaan, ini agak tidak masuk akal karena bukan kuasa yang ia dapat, melainkan teror. Namun, kekuasaan model V merujuk pada film V for Vendeta boleh jadi demikian. Kekuasaan itu bukan terbentuk secara formal, melainkan informal.
Lihat saja para pendukung Wikileaks yang berdemo mengecam penangkapan Julian Assange. Juga para peretas (hacker) yang memproklamirkan perang cyber melawan musuh Wikileaks di dunia maya. Model ini mirip V, yaitu orang lain yang tergerak melawan meski Wikileaks tidak punya kekuasaan formal.
Membedah keinginan politik Wikileaks kian rumit. Konon, Wikileaks pun tidak bebas nilai karena dibiayai oleh filantropis, George Soros. Orang kaya di dunia ini memberi dukungan penuh pendanaan Wikileaks. Kini Wikileaks beroperasi di server yang mirip bungker.
Para politisi US melihat relasi ini sebagai bentuk ancaman karena George Soros dan kawan-kawan dituding ingin menciptakan dunia baru hingga terjadi gonjang-ganjing. Lalu, ada yang meraup untung dari situasi ini. Mirip ketika gelombang ekonomi 98 yang dituding didalangi George Soros.
We Open Goverment
Visi politik Wikileaks adalah transparansi. We open goverment. Demikian slogan Wikileaks. Kebebasan dan keterbukaan adalah tata dunia baru yang diidamkan Wikileaks. Julian Assange sudah menegaskan tidak akan bergeming terhadap teror yang menerpa awak Wikileaks. Hacker kelas dunia ini, bahkan sudah menyiapkan server cadangan jika sewaktu-waktu serangan pada Wikileaks datang.
Bahkan, rencana itu sangat matang karena Wikileaks akan mengirim file rahasia tersebut ke media terkemuka dunia jika terjadi hal yang tak diharapkan. Selain itu, Wikileaks memiliki enskripsi yang ketat. Reputasi Julian Assange sudah tidak diragukan lagi.
Konon, selama tersambung dengan internet, tidak ada satu pun sistem yang tidak bisa dibobol oleh pria asal Australia ini. Mari kita sambut dunia baru yang merupakan keinginan Wikileaks. We open goverment.

