Mencermati Kelemahan AVG Antivirus
Antivirus yang banyak beredar di pasaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai pengguna, Anda harus cermat menganalisis dan memilih antivirus yang paling cocok. Tulisan ini mengajak Anda untuk mencermati kelemahan AVG Antivirus, salah satu software proteksi yang populer dan masuk dalam 10 besar antivirus terbaik versi toptenreviews.com.
Seperti kita ketahui, setiap hari bermunculan virus baru yang bergentayangan di dunia maya dan siap menyusup ke jaringan komputer Anda. Ada berbagai cara yang digunakan virus untuk menginfeksi komputer PC atau laptop, yakni sebagai berikut.
- Melalui program dan dokumen. Ini banyak terjadi pada komputer jaringan, satu komputer mengakses komputer lain lewat jaringan LAN. Kemudian, virus menyebar di antaranya.
- Internet. Pada dasarnya, internet adalah komputer jaringan juga. Proses infeksi biasanya melalui proses download.
- Email yang membawa virus. Biasanya, dalam bentuk attachment, bahkan ditemukan beberapa email yang mengandung script berbahaya.
- CD, disket, atau USB flash disk. Biasanya, disket atau flash disk tersebut diakses oleh komputer bervirus. Lalu, virus menyebar saat diakses oleh komputer lain.
Gejala Komputer Terinfeksi Virus
Komputer yang terinfeksi akan menunjukkan gejala-gejala sebagai berikut.
- Komputer menjadi lemot, bekerja tidak secepat biasanya. Bahkan, berhenti merespons perintah.
- Komputer hang, tiba-tiba merestart dengan sendirinya.
- Program-program berjalan tidak seperti biasanya.
- Program antivirus tidak bisa dijalankan dan tidak bisa diinstall ulang.
- Program terhapus dari komputer.
Memilih Antivirus
Antivirus dewasa ini sudah menjadi kebutuhan tersendiri mengingat mobilitas komputer dan nyaris jarang ditemukan komputer yang tidak terhubung ke dalam jaringan. Dengan kata lain, risiko penularan virus sangat besar, tidak bisa tidak, antivirus harus digunakan.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih antivirus.
- Harga. Walaupun saat ini banyak antivirus gratis, jika Anda menghendaki tingkat proteksi yang lebih baik, dianjurkan untuk memakai software berbayar. Harganya bervariasi dan mudah ditemukan review-nya di internet.
- Reputasi. Antivirus yang baik adalah yang memiliki reputasi baik di kalangan pengguna. Maka, cukup penting bagi kita untuk mengetahui antivirus mana yang direkomendasikan berdasarkan survei.
- Kemudahan dalam instalasi dan penggunaan.
- Dukungan teknis pelayanan dan informasi virus.
- Frekuensi update. Semakin sering antivirus merilis update baru, akan semakin baik.
Kompetensi AVG Antivirus
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, AVG Antivirus boleh dibilang memenuhi kriteria sebagai software antivirus terbaik. Software ini dirancang untuk sistem proteksi prima komputer dari terjangan virus, worm, spywar, dan sebagainya.
AVG Antivirus juga memiliki tingkat maintainability yang cukup tinggi, automatic upadate dengan fasilitas update setiap hari, dan masih ada beberapa kelebihan yang dimiliki AVG. Namun, ada baiknya kita mencermati kekurangan antivirus ini sebelum memutuskan menggunakannya.
Kelemahan AVG Antivirus
Berdasarkan pengalaman pengguna di Indonesia, ada beberapa titik kelemahan AVG Antivirus yang perlu Anda pertimbangkan.
- Memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap operating system. Oleh karena itu, apabila operating systemnya bermasalah, AVG Antivirus juga akan ikut bermasalah.
- Beberapa kali tercatat AVG membaca file.exe dan menganggapnya virus. Padahal, belum tentu file tersebut benar-benar virus.
- Sayangnya, saat AVG Antivirus menemukan file.exe yang dideteksi sebagai virus, ia akan langsung men-delete. Ini yang sering merepotkan karena kita harus menginstall lagi file.exe yang dihapus tersebut.
- Beberapa orang melaporkan bahwa AVG tidak akurat dalam mendeteksi trojan sehingga masih kalah bersih dibandingkan antivirus lain dalam program scanning.
- Kurang bersahabat dengan pengguna komputer pemula sebab penggunaannya tergolong rumit dan kurang simpel.
Nah, silakan Anda pertimbangkan untuk menggunakannya atau tidak.






