logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Komputer & Teknologi    Software    Antivirus    Kelemahan Avira

Menimbang Kelemahan Avira Antivirus

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Tidak ada satu pun antivirus yang benar-benar terhindar dari kekurangan. Setiap antivirus memiliki kelebihan dan kekurangan. Semua bergantung pada kebutuhan pemakainya. Nah, kalau Anda memakai Avira Antivirus, tulisan ini akan mengupas sisi kelemahan Avira Antivirus untuk menjadi pertimbangan Anda dan memilih antivirus paling tepat.

Sekilas Avira

Avira Antivirus dikembangkan oleh Avira GmbH. Antivirus berlogo payung ini memiliki beberapa versi yang merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya. Pada 2010, Avira Antivirus mengeluarkan versi ke-10 dengan penambahan fitur dan akurasi yang lebih baik dalam mendeteksi virus.

Pada tahun yang sama, situs lembaga survei internet, toptenreviews.com, menobatkan Avira Antivirus sebagai salah satu dari 10 Antivirus terbaik. Situs ini banyak dijadikan rujukan para pemakai antivirus di seluruh dunia dan menyeleksi antivirus berdasarkan beberapa poin penting yang menjadi aturan standar, di antaranya: kemudahan dalam instalasi dan operasi, akurasi dalam mendeteksi virus, serta kemampuan mengisolasi file-file yang terinfeksi.

Performa Avira Antivirus dinilai cukup bagus dengan beberapa kelebihan sebagai berikut.

  1. Memiliki akurasi yang cukup tinggi dalam mendeteksi virus.
  2. Sudah terintegrasi dengan Rootkit.
  3. Mudah dalam proses instalasi maupun operasi.
  4. Pemakaian resources memori relatif kecil sehingga scanning lebih cepat.
  5. Dilengkapi fitur-fitur tambahan, seperti pencarian nama virus, penambahan scheduler scan, dan parental control.

Kelemahan Avira Antivirus

Namun, di antara kelebihan yang disebutkan tersebut, Avira Antivirus memiliki beberapa kelemahan yang harus diwaspadai. Beberapa kelemahan Avira Antivirus berdasarkan pengalaman pemakai adalah sebagai berikut.

  1. Keluhan yang paling banyak disampaikan pengguna Avira adalah kesalahan mendeteksi file berekstensi exe sebagai virus, misalnya pada file crack dan keygen.
  2. Untuk user yang melakukan update manual, agak sedikit direpotkan dengan download file yang cukup besar. Saat ini, file update tersedia dalam ukuran 15 MB dan belum ada yang lebih kecil dari itu.
  3. Proses scanning tidak mudah untuk di-kill process. Kadang-kadang, menimbulkan masalah pada komputer dengan RAM kecil. Untuk diketahui, resources memori yang digunakan Avira dalam proses scanning berkisar 12-14 MB.
  4. Tampilan scan tidak bisa di-maximize.
  5. Scanning custom hanya menyediakan scan drive, tidak bisa scan folder.
  6. Pada komputer dengan file quaranteine yang cukup banyak, akan mengalami masalah pada saat loading menu Quarantine. Proses loadingnya terasa lambat. Begitupun saat akan menyeleksi file yang dikarantina tersebut.
  7. Avira kurang bersahabat dengan pemakai software gratis karena tingkat ketelitian yang tinggi Avira dalam mendeteksi file crack.

Kelemahan-kelemahan tersebut hendaknya menjadi pertimbangan saat Anda menentukan antivirus mana yang akan Anda gunakan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Manfaaf Download Antivirus Baru
  • Memilih Antivirus yang Tepat
  • Kaspersky, Antivirus Paling Bagus Saat Ini
  • Avira Update: Cara Update Antivirus Avira
  • Download Avast Free Edition
  • Panduan Mengupdate Avira AntiVir dan AVG Antivirus
  • Pentingnya Antivirus Terbaru
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA