logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Bisnis    Koperasi    Dasar Koperasi

Mengintip Beberapa Kelemahan Koperasi


Ilustrasi kelemahan koperasi

Koperasi memanglah didirikan untuk usaha dan mitra kerja bersama yang akan menguntungkan banyak pihak, terutama anggota koperasi. Dengan menjadi anggota koperasi, warga masyarakat akan mendapatkan keuntungan yang lebih, terutama di bidang ekonomi. Selain untuk menghemat pengeluaran tiap bulannya, masyarakat bisa sekaligus menanam modal dan mendapatkan keuntungan dari usaha koperasi.

Memang banyak sekali keuntungan yang bisa diperoleh dari koperasi, keuntungan-keuntungan itu menjadi kekuatan utama koperasi dalam menggaet pengikut atau anggotanya. Akan tetapi, walaupun menjanjikan banyak sekali kelebihan, koperasi juga mempunyai beberapa kekurangan atau kelemahan. Kelemahan koperasi tersebut selain berasal dari pengurus koperasi itu sendiri juga bisa berasal dari anggotanya.

Berikut ini adalah kelemahan-kelemahan koperasi baik yang disebabkan oleh kepengurusan (pengelola) koperasi ataupun yang disebabkan oleh anggota koperasi:

Pengawasan yang Lemah

Akan tetapi, rasa kepercayaan yang tinggi ini juga bisa menjadi kelemahan dari koperasi. Pengelola koperasi percaya penuh kepada anggotanya, sehingga pengawasan pengelola koperasi sangatlah lemah. Pengelola tidak bisa total dalam mengawasi anggotanya.

Misalnya dalam contoh hal peminjaman modal. Koperasi tidak bisa mengawasi langsung modal itu digunakan untuk apa. Bisa saja sang peminjam modal menyalahgunakan uang koperasi tersebut sehingga malah akan merugikan orang banyak, terutama sang penanam modal.

Rasa Ketidakjujuran

Anggota koperasi diberi kepercayaan penuh oleh pihak koperasi. Dengan demikian, setiap anggota koperasi terutama anggota yang meminjam modal koperasi bebas menjalankan modal pinjaman itu sesuai dengan usaha yang akan dijalankannya.

Namun, banyak sekali anggota koperasi yang tidak jujur. Ketidakjujuran ini akan mengakibatkan kinerja koperasi menjadi timpang, karena rasa kepercayaan antara pengelola dengan anggota menjadi berkurang, bahkan tidak ada. Hal ini akan mengakibatkan koperasi tidak bisa berkembang.

Selama ini, koperasi memang dibangun dengan rasa saling percaya dan demokratis. Semua komponen dalam koperasi (baik pengelola, anggota, dan penanam modal) harus bergerak bersama dalam memajukan koperasi. Ketiga komponen tersebut haruslah jujur dalam menjalankan kepercayaan koperasi, karena jika tidak, koperasi akan menjadi timpang, dan mereka tidak akan mendapatkan manfaat dan keuntungan dari koperasi yang diikutinya.

Itulah yang menjadi beberapa kelemahan koperasi. Kejujuran merupakan hal yang sangat penting dalam mengembangkan koperasi. Jika semua komponen koperasi benar-benar jujur dalam menjalankan koperasi, maka akan banyak sekali manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pola Manajemen Koperasi
  • Keanggotaan Koperasi
  • Syarat Pendirian Koperasi
  • Mengenal Kegiatan-Kegiatan Koperasi
  • Lambang Koperasi Adalah Kesejahteraan Rakyat
  • Mengenal Prinsip Koperasi
  • Menteri Koperasi yang Senang Berbagi
  • Jenis-Jenis Koperasi di Indonesia
  • Investasi Daerah yang Patut Digalakan
  • Mengetahui Berbagai Fungsi Koperasi
  • Unsur Keterbukaan dalam Laporan Koperasi
  • Pegadaian Syariah - Solusi Syariah pada Pegadaian
  • Koperasi Unit Desa - Sudahkah Berlandaskan Syariat?
  • Sekilas Tentang Koperasi dan Sistem Manajemennya
  • Asas Koperasi Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA